KAMI NANTIKAN KESAKSIAN-KESAKSIAN SAUDARA YANG SUDAH MEMBACA FIRMAN TUHAN PADA BLOG INI

Terjemahan

Search This Blog

IBADAH KAUM MUDA REMAJA, 21 DESEMBER 2010

IBADAH KAUM MUDA REMAJA, 21 DESEMBER 2010HYPERLINK "http://gptserangcilegon.blogspot.com/2011/03/ibadah-kaum-muda-remaja-21-desember.ht

"silahkan mengikuti Ibadah Kaum Muda Remaja tentang DAUD dalam 1 Samuel 16"

Tema:  STUDY DAUD
            (Seri 02)

Contoh pribadi yang dipilih Tuhan: DAUD
1 Samuel 16: 1, 4, 6-13
(16:1) Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku."
(16:4) Samuel berbuat seperti yang difirmankan TUHAN dan tibalah ia di kota Betlehem. Para tua-tua di kota itu datang mendapatkannya dengan gemetar dan berkata: "Adakah kedatanganmu ini membawa selamat?"
(16:6) Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: "Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya."
(16:7) Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."
(16:8) Lalu Isai memanggil Abinadab dan menyuruhnya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata: "Orang ini pun tidak dipilih TUHAN."
(16:9) Kemudian Isai menyuruh Syama lewat, tetapi Samuel berkata: "Orang ini pun tidak dipilih TUHAN."
(16:10) Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai: "Semuanya ini tidak dipilih TUHAN."
(16:11) Lalu Samuel berkata kepada Isai: "Inikah anakmu semuanya?" Jawabnya: "Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai: "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari."
(16:12) Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu TUHAN berfirman: "Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia."
(16:13) Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.

Allah memilih Daud menjadi raja atas Israel saat Daud masih remaja/muda belia

Alasan Tuhan memilih Daud:
ALASAN KEDUA.

1 Samuel 16: 11
(16:11) Lalu Samuel berkata kepada Isai: "Inikah anakmu semuanya?" Jawabnya: "Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai: "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari."

Alasannya adalah karena Daud menggembalakan kambing domba ayahnya.
Artinya: berada di dalam kandang penggembalaan = tergembala dengan baik dalam satu kandang penggembalaan dan  satu gembala.

1 Samuel 17: 12-15
(17:12) Daud adalah anak seorang dari Efrata, dari Betlehem-Yehuda, yang bernama Isai. Isai mempunyai delapan anak laki-laki. Pada zaman Saul orang itu telah tua dan lanjut usianya.
(17:13) Ketiga anak Isai yang besar-besar telah pergi berperang mengikuti Saul; nama ketiga anaknya yang pergi berperang itu ialah Eliab, anak sulung, anak yang kedua ialah Abinadab, dan anak yang ketiga adalah Syama.
(17:14) Daudlah yang bungsu. Jadi ketiga anak yang besar-besar itu pergi mengikuti Saul.
(17:15) Tetapi Daud selalu pulang dari pada Saul untuk menggembalakan domba ayahnya di Betlehem.

Ketiga kakak-kakak nya yang besar selalu ikut perang dengan Saul tetapi Daud tetap kembali pulang untuk menggembalakan kambing domba ayahnya.
Artinya adalah sesibuk apapun aktivitas, kegiatan, ekstrakulikuler, di sekolah, di kampus, di tempat kerja dan di setiap komunitas, harus tetap kembali pada kandang penggembalaan, beribadah melayani Tuhan.

Ciri-ciri domba tergembala:
Ciri Pertama.

Yohanes 10: 2-3
(10:2) tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.
(10:3) Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.

Cirinya adalah mendengar suara gembala = dengar-dengaran.

Yohanes 10: 19
(10:19) Maka timbullah pula pertentangan di antara orang-orang Yahudi karena perkataan itu. Banyak di antara mereka berkata:

Jikalau tidak dengar-dengaran pada suara gembala, maka dikuasai roh pertentangan ,dan ini tidak menjadi pilihan Allah.

Contoh dengar-dengaran:
1 Samuel 3: 2-10
(3:2) Pada suatu hari Eli, yang matanya mulai kabur dan tidak dapat melihat dengan baik, sedang berbaring di tempat tidurnya.
(3:3) Lampu rumah Allah belum lagi padam. Samuel telah tidur di dalam bait suci TUHAN, tempat tabut Allah.
(3:4) Lalu TUHAN memanggil: "Samuel! Samuel!", dan ia menjawab: "Ya, bapa."
(3:5) Lalu berlarilah ia kepada Eli, serta katanya: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Tetapi Eli berkata: "Aku tidak memanggil; tidurlah kembali." Lalu pergilah ia tidur.
(3:6) Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi. Samuel pun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta berkata: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Tetapi Eli berkata: "Aku tidak memanggil, anakku; tidurlah kembali."
(3:7) Samuel belum mengenal TUHAN; firman TUHAN belum pernah dinyatakan kepadanya.
(3:8) Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi, untuk ketiga kalinya. Ia pun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta katanya: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Lalu mengertilah Eli, bahwa TUHANlah yang memanggil anak itu.
(3:9) Sebab itu berkatalah Eli kepada Samuel: "Pergilah tidur dan apabila Ia memanggil engkau, katakanlah: Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar." Maka pergilah Samuel dan tidurlah ia di tempat tidurnya.
(3:10) Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: "Samuel! Samuel!" Dan Samuel menjawab: "Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar."

Samuel yang muda belia, peka dengan suara panggilan = pribadi yang dengar-dengaran.

Tiga kali Samuel dipanggil oleh Allah, dikaitkan dengan pola terang TABERNAKEL;
1.    panggilan pertama à Halaman , artinya : dengar-dengaran kepada bapa jasmani.
2.    panggilan kedua  à Ruangan Suci, artinya : dengar-dengaran kepada bapa rohani, yaitu gembala.
3.    panggilan ketiga à Ruangan Maha Suci, artinya : dengar-dengaran kepada Bapa yang di sorga.

Hasil jika dengar-dengaran:
1 Samuel 3: 11, 13-18
(3:11) Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Ketahuilah, Aku akan melakukan sesuatu di Israel, sehingga setiap orang yang mendengarnya, akan bising kedua telinganya.
(3:13) Sebab telah Kuberitahukan kepadanya, bahwa Aku akan menghukum keluarganya untuk selamanya karena dosa yang telah diketahuinya, yakni bahwa anak-anaknya telah menghujat Allah, tetapi ia tidak memarahi mereka!
(3:14) Sebab itu Aku telah bersumpah kepada keluarga Eli, bahwa dosa keluarga Eli takkan dihapuskan dengan korban sembelihan atau dengan korban sajian untuk selamanya."
(3:15) Samuel tidur sampai pagi; kemudian dibukanya pintu rumah TUHAN. Samuel segan memberitahukan penglihatan itu kepada Eli.
(3:16) Tetapi Eli memanggil Samuel, katanya: "Samuel, anakku." Jawab Samuel: "Ya, bapa."
(3:17) Kata Eli: "Apakah yang disampaikan-Nya kepadamu? Janganlah kausembunyikan kepadaku. Kiranya beginilah
Allah menghukum engkau, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika engkau menyembunyikan sepatah kata pun kepadaku dari apa yang disampaikan-Nya kepadamu itu."
(3:18) Lalu Samuel memberitahukan semuanya itu kepadanya dengan tidak menyembunyikan sesuatu pun. Kemudian Eli berkata: "Dia TUHAN, biarlah diperbuat-Nya apa yang dipandang-Nya baik."

Hasilnya adalah
1.    tidak menyembunyikan dosa
2.    tidak menyimpan kesalahan orang lain

Ciri-ciri domba tergembala:
Ciri Kedua.

Yohanes 10: 4
(10:4) Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.

Cirinya adalah mengikuti gembala = mengikuti jejak Kristus.

Wahyu 14: 4-5
(14:4) Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
(14:5) Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

Yesus adalah Gembala Agung.
Mengikuti gembala berarti;
-      tidak mencemarkan diri dari berbagai-bagai dosa
murni sama seperti perawan à tidak tersentuh dosa.
-      tidak ada dusta = tidak ada tipu di mulut.

Hasilnya adalah hutang dosa ditebus oleh darah Yesus.

Wahyu 14: 4B
(14:4) Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.

Ditebus oleh darah Yesus sebagai korban sulung bagi Allah = menjadi sama seperti anak sulung yang berjumlah 144.000 orang.

TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA, MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERIKATI
Pemberita Firman:
Gembala Sidang: Pdt. Daniel U. Sitohang

IBADAH KAUM MUDA REMAJA SERANG, 14 DESEMBER 2010

IBADAH KAUM MUDA REMAJA SERANG, 14 DESEMBER 2010

“silahkan mengikuti Ibadah Kaum Muda remaja tentang DAUD dlm 1 Samuel 16”

Tema:  STUDY DAUD
            (Seri 01)

subtema:
 KEHIDUPAN YANG DIPILIH KARENA TUHAN MELIHAT HATI

Matius 22: 14
(22:14) Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

Banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih.
Kita harus menjadi pribadi yang dipilih , masuk dalm pilihan Allah.

Contoh pribadi yang dipilih:
1 Samuel 16: 1, 6-13
(16:1) Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku."
(16:6) Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: "Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya."
(16:7) Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."
(16:8) Lalu Isai memanggil Abinadab dan menyuruhnya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata: "Orang ini pun tidak dipilih TUHAN."
(16:9) Kemudian Isai menyuruh Syama lewat, tetapi Samuel berkata: "Orang ini pun tidak dipilih TUHAN."
(16:10) Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai: "Semuanya ini tidak dipilih TUHAN."
(16:11) Lalu Samuel berkata kepada Isai: "Inikah anakmu semuanya?" Jawabnya: "Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai: "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari."
(16:12) Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu TUHAN berfirman: "Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia."
(16:13) Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.

Dari anaknya Isai, hanya satu yang Tuhan pilih untuk menjadi Raja atas Israel, yaitu Daud.

Alasan Tuhan memilih Daud:
ALASAN PERTAMA, bagian A

1 Samuel 16:7
(16:7) Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."

Alasan Tuhan memilih Daud adalah karena Tuhan melihat hati.

Mazmur 78: 70-72
(78:70) dipilih-Nya Daud, hamba-Nya, diambil-Nya dia dari antara kandang-kandang kambing domba;
(78:71) dari tempat domba-domba yang menyusui didatangkan-Nya dia, untuk menggembalakan Yakub, umat-Nya, dan Israel, milik-Nya sendiri.
(78:72) Ia menggembalakan mereka dengan ketulusan hatinya, dan menuntun mereka dengan kecakapan tangannya.

Tuhan memilih Daud sebagai raja atas Israel karena Daud
 memiliki hati yang tulus.

Kita pun harus memiliki hati yang tulus seperti Daud. Tulus saat beribadah kepada Tuhan, melayani Tuhan, saat kita memuji dan mendengar Firman Tuhan(tidak ada kepura-puraan).
Kita harus memiliki hati yang tulus supaya menjadi pilihan Allah.

Hati yang tulus ada kaitannya dengan:
1.    kecakapan tangan
Mazmur 78: 72
(78:72) Ia menggembalakan mereka dengan ketulusan hatinya, dan menuntun mereka dengan kecakapan tangannya.

Tangan cakap : suka
 memberi, menolong, membantu.
Kecakapan tangan artinya adalah melayani Tuhan sungguh-sungguh.

2.    sikap yang jujur
Mazmur 37: 37
(37:37) Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan;

Kalau
 tulus, pasti jujur. Sikap, prilaku, perkataan, semuanya jujur di hadapan Tuhan.

Hasil sikap yang jujur:
a.    membawa damai
Mazmur 37: 37
(37:37) Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan;

Dimana
 ada kejujuran , di situ ada damai sejahtera.

b.    ada masa depan
Mazmur 37: 37
(37:37) Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan;

Jika kita
 hidup jujur, masa depan kita ada di tangan Tuhan.

Alasan Tuhan memilih Daud:
ALASAN PERTAMA, bagian B

Kisah Para Rasul 13: 20-23
(13:20) selama kira-kira empat ratus lima puluh tahun. Sesudah itu Ia memberikan mereka hakim-hakim sampai pada zaman nabi Samuel.
(13:21) Kemudian mereka meminta seorang raja dan Allah memberikan kepada mereka Saul bin Kish dari suku Benyamin, empat puluh tahun lamanya.
(13:22) Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.
(13:23) Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus.

Alasan Tuhan memilih Daud adalah karena Daud
 berkenan di hati Tuhan = hati kita menyatu dengan hati Tuhan.

Yosua 24: 23-24
(24:23) Ia berkata: "Maka sekarang, jauhkanlah allah asing yang ada di tengah-tengah kamu dan condongkanlah hatimu kepada TUHAN, Allah Israel."
(24:24) Lalu jawab bangsa itu kepada Yosua: "Kepada TUHAN, Allah kita, kami akan beribadah, dan firman-Nya akan kami dengarkan."

Jika hati menyatu dengan hati Tuhan, maka tidak ada lagi yang melebihi dari Tuhan di hati ini dan tidak ada lagi berhala-berhala.
BERHALA
 adalah: segala sesuatu yang melebihi dari Tuhan

Ciri-ciri hati yang menyatu dengan hati Tuhan:
1 Samuel 13: 13-14
(13:13) Kata Samuel kepada Saul: "Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya.
(13:14) Tetapi sekarang kerajaanmu tidak akan tetap.
 TUHAN telah memilih seorang yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang diperintahkan TUHAN kepadamu."

Cirinya adalah
 mengikuti perintah Allah, seperti Daud berkenan di hati Tuhan karena Tuhan tahu hati Daud adalah seorang pribadi yang mengikuti perintah Tuhan.

TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA, MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERIKATI
Pemberita Firman:
Gembala Sidang: Pdt. Daniel U. Sitohang