IBADAH KAUM MUDA REMAJA, 28 MARET
2026
STUDY YUSUF
(SERI 13)
SUBTEMA: 20.000
LAKSA TENTARA PASUKAN BERKUDA (CELAKA KEDUA) Seri 4
Salam
sejahtera bagi kita semua oleh karena rahmat-Nya kita sekaliannya dihimpunkan
di atas gunung Tuhan yang kudus, sehingga malam ini kita boleh datang menghadap
Dia lewat Ibadah Kaum Muda Remaja.
Saya
tidak lupa menyapa anak-anak Tuhan yang turut bergabung secara online di
manapun saudara berada baik dalam negeri maupun di luar negeri.
Selanjutnya,
biarlah kiranya Allah bertakhta di hati kita sehingga kita boleh merasakan
damai sejahtera dan bahagia saat kita duduk diam mendengarkan sabda Allah.
Mari
kita ikuti STUDY YUSUF sebagai Firman Penggembalaan untuk Ibadah Kaum
Muda Remaja.
Berikanlah
Roh Tuhan untuk menguasai, mengendalikan seluruh kehidupan kita, supaya malam
ini apapun yang kita perbuat, kita perbuat dengan sesuai kehendak Tuhan saja.
Kita
akan kembali memperhatikan…
Kejadian
44:18-34 ---Perikop: “Yehuda membela Benyamin”
Seluruh ayat ini
merupakan tutur kata Yehuda kepada Yusuf sebagai mangku negara atau raja muda
di Mesir.
Isi pokok dari tutur
kata Yehuda; memohon kelepasan bagi Benyamin.
Pertanyaannya: Mengapa
Yehuda memohon kelepasan bagi Benyamin?
Jawabnya…
Kejadian 44:29-31
(44:29) Jika anak ini kamu ambil pula dari padaku, dan
ia ditimpa kecelakaan, maka tentulah kamu akan menyebabkan aku yang ubanan ini turun
ke dunia orang mati karena nasib celaka. (44:30) Maka sekarang,
apabila aku datang kepada hambamu, ayahku, dan tidak ada bersama-sama dengan
kami anak itu, padahal ayahku tidak dapat hidup tanpa dia, (44:31)
tentulah akan terjadi, apabila dilihatnya anak itu tidak ada, bahwa ia akan
mati, dan hamba-hambamu ini akan menyebabkan hambamu, ayah kami yang ubanan
itu, turun ke dunia orang mati karena dukacita.
Apabila Benyamin tidak
kembali ke Kanaan, maka Yakub:
- Turun ke dunia
orang mati karena nasib celaka… (ayat 29).
- Turun ke dunia
orang mati karena dukacita… (ayat 31).
Perlu untuk diketahui:
Mati karena nasib celaka
dan mati karena dukacita = binasa.
Tuhan tidak menghendaki
kebinasaan manusia melainkan beroleh hidup kekal… (Yohanes
3:16).
Contoh: MATI KARENA NASIB
CELAKA
Wahyu
8:13
(8:13) Lalu aku melihat: aku
mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara
nyaring: "Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi
oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup
sangkakalanya."
Dinyatakan 3 (tiga)
kali celaka. Tiga kali celaka ini merupakan penghukuman dari sangkakala yang
kelima, sangkakala yang keenam, dan sangkakala yang ketujuh.
Malam
ini kita masih membahas CELAKA KEDUA.
Celaka
yang kedua terjadi pada saat malaikat yang keenam meniup sangkakalanya. Pada
saat itulah keempat malaikat yang terikat dekat sungai Efrat dilepaskan untuk
membunuh sepertiga dari umat manusia. Hal itu telah disiapkan bagi jam dan
hari, bulan dan tahun. Sebagaimana yang tertulis dalam Wahyu 9:14-15.
Sekarang
penduduk bumi berada pada angka 8,3 Miliar. Sepertiga dari 8,3 Miliar adalah
2,7 Miliar. Jadi jumlah yang mati terbunuh sangat banyak (fantastis). Sedangkan
musibah yang terjadi pada saat Covid-19 tahun 2020 yang mati terbunuh ± 14
juta.
Tetapi
yang mati terbunuh pada CELAKA KEDUA jumlahnya sepertiga dari umat manusia.
Sekarang
kita akan membahas CELAKA KEDUA dari…
Wahyu
9:16 ---Perikop: “Sangkakala yang keenam”
(9:16) Dan jumlah tentara
itu ialah dua puluh ribu laksa pasukan berkuda; aku mendengar jumlah mereka.
Jumlah
tentara itu ialah dua puluh ribu laksa pasukan.
1
laksa
= 10 ribu.
Berarti; 20 ribu laksa = 200 juta
pasukan.
Semuanya itu adalah orang-orang
yang terlatih dan mahir di dalam hal menumpahkan darah manusia.
Jadi ini harus diperhatikan dengan
sungguh-sungguh. Alkitab yang mengatakannya sebagaimana yang dinyatakan pada ayat
16… aku mendengar
jumlah mereka.
Jadi
jumlah itu sesuai apa yang didengar oleh Rasul Yohanes dalam kesempatan
penglihatan yang ia terima di Pulau Patmos.
Untuk
mencapai 200 juta pasukan yang sangat banyak, itu berarti; harus melibatkan
pasukan-pasukan yang ada di seluruh dunia.
Jumlah
rakyat Indonesia sekarang ini ada di angka 250 juta. Jadi hampir sebanyak
jumlah warga / rakyat Indonesia.
Jadi
jumlah pasukan berkuda ini adalah jumlah yang sangat banyak sekali, menurut apa
yang di dengar Rasul Yohanes di Pulau Patmos. Berarti pasukan ini melibatkan
seluruh pasukan-pasukan elit yang ada di seluruh dunia ini. Kenapa saya
bilang pasukan elit? Karena mereka mahir di dalam hal menumpahkan darah
manusia, membunuh sepertiga umat manusia.
Kemudian
tentara-tentara tersebut disebut pasukan berkuda. Berarti mereka bukanlah
tentaranya Tuhan.
Kita
bandingkan dengan…
Yesaya
31:1-2 ---Perikop: “TUHANlah penolong yang satu-satunya”
(31:1) Celakalah
orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan
kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, dan kepada pasukan
berkuda yang begitu besar jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang
Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari TUHAN. (31:2) Akan tetapi
Dia yang bijaksana akan mendatangkan malapetaka, dan tidak menarik firman-Nya;
Ia akan bangkit melawan kaum penjahat, dan melawan bala bantuan orang-orang
lalim.
Pasukan
berkuda yang melibatkan pasukan-pasukan di seluruh dunia, mereka itu adalah orang-orang
yang tidak memandang kepada Allah Israel = tidak takut akan Tuhan,
itu sebabnya mereka tidak mempunyai selera atau tidak mempunyai kerinduan
untuk mencari Tuhan.
Itu
berarti; pasukan berkuda ini sangat bengis dan kejam, mereka tidak mengenal
belas kasihan, mereka adalah tentara-tentara yang tidak punya hati, karena
mereka adalah orang-orang lalim.
Lalim = jahat, kejam,
bengis, tidak adil, dan tidak mengenal belas kasihan.
Dan
mereka itu mahir menumpahkan darah manusia secara khusus; darah yang tertumpah
dari sepertiga umat manusia.
Semoga
jangan ada yang tertumpah darahnya dari antara Sidang Jemaat dan Kaum Muda GPT
Betania. Karena kita mempunyai selera untuk mencari Tuhan, dan mempunyai selera
untuk beribadah dan melayani Tuhan.
Demikianlah
keadaan pasukan berkuda tersebut melibatkan pasukan-pasukan di seluruh dunia,
karena jumlahnya fantastis 200 juta, kurang lebih jumlah warga Indonesia 250
juta sekarang ini.
Yesaya
31:3
(31:3) Sebab orang Mesir
adalah manusia, bukan allah, dan kuda-kuda mereka adalah makhluk yang lemah,
bukan roh yang berkuasa.
Perlu
untuk diketahui:
1. Orang Mesir
adalah manusia duniawi, bukan allah.
2. Kuda-kuda
mereka adalah makhluk yang lemah, bukan roh yang berkuasa.
Jadi sebenarnya inilah
yang benar. Sekalipun peristiwa ini akan terjadi, tetapi kita tidak perlu
khawatir karena Tuhan sudah memberitahukan kepada kita terkait Yesaya 31:1-3.
Jadi
pasukan yang berkuda itu tidak perlu ditakuti dengan catatan; kita harus ikuti
rencana Tuhan. Karena kita tidak sanggup menghadapi pasukan berkuda ini dengan
mengandalkan kekuatan sendiri, karena mereka adalah tentara yang terlatih,
tentara elit di seluruh dunia ini, lalu disatukan dengan tentaranya setan,
disebutlah itu pasukan berkuda.
Perlu
untuk diketahui:
Pasukan
berkuda ini menunjuk kepada orang-orang yang di dalam hatinya hanya berisikan; Kecepatan
dan, ketangkasan, atau keterampilan, tetapi di dalam hatinya tidak
ada kaitannya dengan Tuhan. Jadi kecepatan, dan ketangkasan (keterampilan) ini
tidak ada kaitannya dengan Sorga. Karena di atas tadi kita sudah melihat mereka
adalah orang yang lalim; kejam, bengis, tidak adil, dan tidak ada selera untuk
mencari Tuhan.
Dan
itu kita buktikan di dalam…
Yesaya
30:15-16
(30:15) Sebab beginilah firman
Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal
diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak
kekuatanmu." Tetapi kamu enggan, (30:16) kamu berkata:
"Bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat," maka kamu akan lari
dan lenyap. Katamu pula: "Kami mau mengendarai kuda tangkas,"
maka para pengejarmu akan lebih tangkas lagi.
Adapun
kuda yang ditawarkaan oleh setan di hari-hari terakhir ini adalah:
a. Lari cepat.
Namun pada
akhirnya akan lari dan lenyap. Berarti; cepat masuk ke dalam
kehancuran, bila tidak mau bertobat dan tidak mau tinggal diam di dalam Tuhan.
Jadi
hati-hati saudara, jangan ingin cepat-cepat menjadi kaya (berhasil) tetapi
cepat hancur kalau tidak mau bertobat dan tidak mau tinggal diam di dalam
Tuhan.
Ayo
perhatikanlah ini, bijaksanalah, jangan ikuti kehendak daging.
b. Mengendarai
kuda tangkas.
Perlu untuk
diketahui; kuda tangkas atau pengetahuan manusia yang tinggi dan ketangkasan
manusia, tidak dapat mengalahkan setan tritunggal, yaitu; antikris.
Jangan kita
menghadapi manusia duniawi dengan ketangkasan dari daging, karena antikris lebih tangkas
lagi.
Namun dalam kesempatan yang lain, Allah Israel
di hari-hari terakhir ini menawarkan kepada kita 2 hal;
a. Bertobat
dan tinggal diam akan diselamatkan.
Tinggal
diam 🡪 Pengalaman Kematian.
Bertobat
dan tinggal diam bila dikaitkan dengan POLA TABERNAKEL:
-
Bertobat terkena pada MEZBAH KORBAN BAKARAN.
-
Tinggal diam (pengalaman kematian) terkena pada KOLAM
PEMBASUHAN TEMBAGA (mati dan bangkit).
b. Tenang dan
percaya disitu letak kekuatan kita.
Tenang 🡪 penyembahan di dalam
penyerahan diri sepenuh.
Tenang dan penyembahan bila dikaitkan dengan POLA
TABERNAKEL;
Tenang terkena kepada RUANGAN SUCI.
Penyembahan terkena kepada MEZBAH DUPA.
Jadi
sekarang ini Allah Israel menawarkan dua hal ini kepada kita. Pilih mana?
Tawaran setan atau tawaran dari Allah? Tetapi kita harus menghargai apa yang
sudah ditawarkan oleh Allah Israel kepada kita di hari-hari terakhir ini.
Singkat
kata; di hari-hari terakhir ini; Tuhan mau mengendalikan hidup kita dengan
sepenuhnya, maka jangan kita percaya kepada kuda yang ditawarkan oleh
setan.
Kita
baca…
Yohanes
3:6-7
(3:6) Apa yang dilahirkan
dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. (3:7)
Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus
dilahirkan kembali.
Kita
harus dilahirkan kembali, dilahirkan dari Benih Ilahi.
Secara khusus dilahirkan dari Roh Allah yang Suci.
Saudara,
memang anak-anak Tuhan perlu dilahirkan kembali. Kalau tidak, kita sama seperti
Nikodemus, dia guru agama dari pada orang Yahudi, tetapi tidak mengerti tentang
kelahiran kembali, dia hanya mengerti soal mujizat-mujizat yang diadakan oleh
Yesus; yang sakit; sembuh, kemudian hanya mengerti tentang perbuatan ajaib yang
dilakukan Yesus, maka dia mengaku bahwa Yesus datang dari Sorga. Tetapi soal
kelahiran kembali dia tidak paham, padahal Nikodemus ini adalah seorang guru
agama orang Yahudi.
Mengapa
kita harus dilahirkan kembali dari Benih Ilahi, dari Roh Allah yang Suci?
(3:8) Angin bertiup ke
mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari
mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang
yang lahir dari Roh."
Kehidupan
yang dilahirkan dari Roh Allah yang Suci; hidupnya sepenuhnya dikendalikan
oleh Tuhan.
Gambarannya;
Angin bertiup ke mana ia mau = tidak menuruti kehendak daging, tetapi
mengikuti gerakan dari Roh Allah itu sendiri.
Seperti pujian…
Ada
Gerakan Roh Allah Di Sini
Ada Gerakan Roh Allah Di Sini
Di
Timur, Di Barat, Utara, Dan Selatan
Ada Gerakan Roh Allah
Ada Gerakan Roh Allah
Ada Gerakan Roh Allah Di Sini
Itu
sebabnya tadi saya katakan; di hari-hari terakhir ini setan menawarkan kuda. Kuda
yang ditawarkan berbicara; kecepatan dan ketangkasan.
Tetapi
Tuhan juga di hari-hari terakhir ini menawarkan dua hal; Bertobat dan
tinggal diam akan diselamatkan kemudian dalam tinggal tenang dan percaya
terletak kekuatan. Pilih mana?
Sekarang
kita akan membaca…
Roma
8:5-6
(8:5) Sebab mereka yang hidup
menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup
menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. (8:6) Karena keinginan
daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai
sejahtera.
Hidup
menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging.
Hidup
menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.
1. Hal-hal
yang dari daging 🡪 perkara-perkara lahiriah
(perkara di bawah / di bumi).
Jangan kita
terikat dengan perkaran lahiriah (perkara di bawah), meskipun di beri
kesempatan mengerjakan apapun yang kita kerjakan selama masih di bumi ini.
2. Hal-hal
yang dari Roh 🡪 Perkara-perkara rohani
(perkara di atas) yaitu; ibadah dan pelayanan yang disebut juga dengan Kegiatan
Roh.
Perlu
untuk diketahui;
Keinginan
daging adalah maut.
Keinginan
Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
Biarlah
kehidupan kita sepenuhnya dikendalikan oleh Tuhan, berarti ada di dalam
kegiatan Roh. Maka jangan terima kuda yang ditawarkan Setan, tetapi terimalah
dua hal yang ditawarkan oleh Tuhan.
(8:7) Sebab keinginan
daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada
hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. (8:8) Mereka yang
hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.
Keinginan
daging adalah perseteruan terhadap Allah karena ia tidak takluk kepada hukum
Allah.
Kehidupan
semacam ini tidak mungkin berkenan kepada Allah.
Berusahalah
untuk berkenan kepada Allah. Jangan terima kuda yang ditawarkan oleh setan,
yang berbicara soal kecepatan dan ketangkasan, tetapi tidak mau bertobat dan
tinggal diam di dalam Tuhan, dan tidak mau tinggal tenang dan percaya kepada
Tuhan… Yesaya 30:15-6.
Kalau
soal ketangkasan antikris dan setan masih lebih tangkas dari manusia daging.
Jadi
jangan terima kuda yang ditawarkan oleh setan, tetapi terimalah dua tawaran
yang ditawarkan oleh Tuhan. Supaya dengan demikian hidup kita dikendalikan oleh
Tuhan sepenuhnya. Itulah orang-orang yang yang dilahirkan dari Benih Ilahi,
dilahirkan dari Roh Allah yang Suci.
Itulah
yang terkait dengan Wahyu 9:16.
Kita
akan membahas pembahasan berikutnya…
Wahyu
9:17
(9:17) Maka demikianlah aku
melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang yang menungganginya;
mereka memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning belerang warnanya;
kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan dari mulutnya keluar api,
dan asap dan belerang.
Nampaklah
dengan jelas bahwa keempat malaikat itu memiliki pasukan elit, kemudian
memiliki senjata untuk menyerang dan memiliki senjata untuk mempertahankan diri
yang kuat dan kokoh.
Sebab
pasukan berkuda itu: memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning
belerang warnanya.
Dari
pakaian dan penampilan pasukan yang berkuda ini, jelas mereka bukan pasukan
yang biasa, tetapi pasukan elit, pasukan khusus.
Bila
dikaitkan Wahyu 9:15 jelas ini adalah pasukan elit dari seluruh dunia,
yang disiapkan untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.
Doa
dan harapan saya, kiranya doa Imam Besar berlaku atas kita, sehingga kita mampu
melewati situasi yang sulit ini. Kalau Tuhan tolong yang lain, maka kita juga
ditolong oleh Tuhan.
Kalau
Tuhan menolong Simon Petrus, maka doa syafaat Imam Besar Agung juga berlaku
atas kita semua, sehingga terlepas dari situasi sulit, terlepas dari CELAKA
KEDUA pada saat malaikat keenam meniup sangkakalanya.
Tetapi
jangan pernah berharap untuk mendapatkan pertolongan dari doa syafaat Yesus
sebagai Imam Besar, jikalau engkau mengadalkan kekuatanmu, jikalau engkau tidak
mempunyai selera untuk mencari Tuhan, tidak ada kerinduan untuk beribadah dan
melayani Tuhan, karena itu tidak ada artinya.
Tadi
di ayat 17 pasukan berkuda itu memakai baju zirah.
Berbicara
baju zirah; berbicara tentang kekebalan. Sehingga kalau ada
pedang tidak bisa merobohkan dia, sangat sulit untuk dirobohkan dengan senjata
manusia, kecuali dengan senjata Allah itu sendiri.
Sebagai
tambahan…
Wahyu
6:4
(6:4) Dan majulah seekor
kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya
dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi,
sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang
besar.
Ada
kuda yang berwarna-warni, salah satunya adalah kuda merah padam. Kehadirannya
adalah untuk mengambil damai sejahtera dari bumi.
Sedangkan
pada… Wahyu 9:17.
Kuda-kuda
disini menunjuk pada peperangan yang akan terjadi pada seluruh dunia.
Pada
kuda-kuda itu ada kuasa maut, yaitu senjata yang mutakhir, senjata yang
mematikan, yang dilepaskan untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.
Jadi
Wahyu 6; disitu ada pemberontakan. Tetapi pada Wahyu 9;
berbicara maut.
Kemudian…
Wahyu
9:17B
kepala
kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan dari mulutnya keluar api, dan
asap dan belerang.
kepala
kuda-kuda itu sama seperti kepala singa berarti; ada mahkota.
Itu
berarti; nampaklah mereka seperti raja-raja / pemimpin-pemimpin yang
berkemenangan. Tetapi sebetulnya itu hanyalah akal-akalan untuk mempengaruhi
perasaan-perasaan manusia daging.
Jadi
hati-hati dengan juruselamatmu, janganlah seperti kejadian di tahun 2020; ada
yang satu kali, ada yang dua kali dan ada yang tiga kali. Itu hanyalah
akal-akalan sebab dikatakan; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa.
Kepala kuda-kuda tidak ada mahkota, tetapi kepala singa ada mahkota.
Semakin
tampak mahkota semakin mengerikan.
Jadi
jangan bertahan dengan perasaan, pikiran hati manusia daging. Ayo... Hendaklah
kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga
dalam Kristus Yesus,… Filipi 2:5.
Supaya
jangan terpengaruh dengan tampilan yang dikatakan di dalam Wahyu 9:17 kepala
kuda-kuda itu sama seperti kepala singa,
Kemudian
dikatakan… dari mulutnya keluar api, dan asap dan belerang.
Tampaknya
semakin mengerikan dan menakutkan kalau tidak mengerti rencana Tuhan.
Tetapi
kalau kita mengerti rencana Tuhan, kita akan menerima dua hal yang ditawarkan
oleh Tuhan kepada kita, sebagaimana yang tertulis di dalam Yesaya 30:15…
"Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal
tenang dan percaya terletak kekuatanmu."
Tawaran
ini jangan ditolak dan jangan kita berkata: enggan.
Itulah
pentingnya kita menempatkan diri menjadi suatu kehidupan domba yang tergembala,
supaya kita mengikuti Gembala, dan kita akan dituntun oleh Gembala dan Gembala
selalu melindungi kita di jalan-jalan yang kita lalui, sampai akhirnya tiba di
tempat yang telah Tuhan sediakan… Keluaran 23:20.
Jadi
kalau kita merasa kuat, tidak butuh Tuhan dan tidak mau tergembala, maka memang
mengerikan yang ditampilkan dalam CELAKA KEDUA ini karena berbicara maut,
sedangkan CELAKA PERTAMA berbicara; sengat maut.
Marilah
kita telusuri 3 (tiga) hal itu pada ayat berikutnya:
Wahyu
9:18-19
(9:18) Oleh ketiga
malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api, dan asap
dan belerang, yang keluar dari mulutnya. (9:19) Sebab kuasa
kuda-kuda itu terdapat di dalam mulutnya dan di dalam ekornya. Sebab ekornya
sama seperti ular; mereka berkepala dan dengan kepala mereka itu mereka
mendatangkan kerusakan.
api,
dan asap dan belerang ketiganya keluar dari mulut kuda sebagai malapetaka untuk
membunuh sepertiga dari umat manusia.
Tiga
perkara tersebut adalah perkara yang mematikan tidak dapat kita artikan dengan
bebas, dan tidak dapat diartikan menurut pengertian manusia daging.
Sebab
di ayat 17 dikatakan… aku melihat dalam penglihatan.
Berarti
kita tidak dapat mempelajari hal itu dari manusia, kecuali hanya Tuhan yang
dapat membukakan rahasia Firman.
Karena
di hari-hari terakhir ini banyak sekali orang-orang sesuka hati mengartikan
Kitab Wahyu. Tidak tahu datang dari mana, apakah itu dari egonya?
kesombongannya? atau merasa diri lebih pintar dari orang Kristen? saya tidak
mengerti. Yang anehnya lagi dia juga menyerang hamba-hamba Tuhan,
gembala-gembala yang mengajarkan sidang jemaatnya.
Akan
tetapi dalam pengertian yang sederhana dapat kita melihat tiga senjata
ini menurut sejarah peperangan dunia, disitu terdapat beberapa macam
senjata:
1. Api 🡪 senjata
api; yang sudah digunakan pada perang dunia pertama untuk menghancurkan
dan membinasakan manusia pada saat itu. Tetapi senjata api ini masih digunakan
sampai sekarang, masih berguna, bahkan penjahat pun masih menggunakannya sampai
sekarang.
2. Asap 🡪 bom atom
yang dijatuhkan di Hiroshima dan di Nagasaki. Asapnya membumbung tinggi disebut radiasi
yang membunuh manusia. Ini lebih kejam dari perang dunia pertama.
Bekas dari
asap bom atom ini masih menyisahkan kengerian, sebab sanggup menghentikan
perang dunia yang kedua.
3.
Belerang
Hal belerang ini kita belum tahu prakteknya seperti apa,
tetapi dapat dipastikan senjata ini akan lebih dahsyat dari senjata pada perang
dunia pertama dan perang dunia kedua.
Berarti
peperangan yang akan datang ini atau perang dunia ketiga yang akan datang ini
akan lebih dahsyat dari perang dunia pertama dan perang dunia kedua.
Tetapi secara pengertian sederhana, senjata nuklir tidak
boleh dibangun. Itu sebabnya negara Amerika dan negara Israel berusaha
menghentikan pembangunan nuklir yang ada di satu negara itu, dan mereka
mempunyai orang-orang yang pandai untuk menyelidiki pembangunan yang sedang
berlangsung di negara itu.
Itu sebabnya saya katakan; hal belerang ini kita belum
tahu seperti apa prakteknya, tetapi dapat dipastikan senjata ini nanti akan
lebih dahsyat dari senjata-senjata sebelumnya, itulah perang dunia
pertama dan perang dunia kedua.
Oleh
sebab itu saya sebagai Gembala Sidang GPT Betania, pertama-tama saya mengundang
anak-anak Tuhan, sidang jemaat GPT Betania, Kaum Muda Remaja tanpa terkecuali,
besar kecil, tua muda, laki-laki dan perempuan, dan juga menghimbau, saudara/saudari,
Bapak/Ibu yang terkasih, yang memang mungkin hari ini saudara mengikuti
pemberitaan Friman Allah, maka di hari-hari terakhir ini kita tidak boleh
lengah, kita tidak boleh bermasa bodoh lagi, tidak boleh berlambat-lambatan,
apalagi sengaja tidak peduli dengan ibadah dan pelayanan, kegiatan roh, perkara
rohani, sebab waktunya sudah dekat.
Perang
yang terjadi sekarang ini antara Israel yang dibantu Amerika, melawan Hisbullah
di libanon, Hamas di Palestina sedang memerangi pembangunan nuklir yang
ada di Iran, ini adalah suatu sinyal yang harus kita perhatikan, karena perang
ini bukan perang biasa lagi, karena perang ini sudah menjurus kepada perang
dunia yang ketiga.
Jadi
yang sudah mendapatkan penjelasan ini; berhati-hatilah, jaga diri dengan segala
kewaspadaan, jangan lagi bermasa bodoh, jangan lagi tidak peduli dengan ibadah
dan pelayanan, jangan lagi tidak mau tahu dengan pekerjaan Tuhan, tetapi
perhatikan lah semua yang ada ini.
Jadi
sekali lagi saya sampaikan; jangan keraskan hatimu, jangan bertahan dengan
pengertianmu, jangan bertahan dengan egomu, jangan bertahan dengan kepentingan
diri sendiri, jangan bertahan dengan kebenaran diri sendiri, karena kekerasan
di hatimu tidak memberi keuntungan bagi dirimu sendiri.
Apa
buktinya?
Matius
13:5,20-21
(13:5) Sebagian jatuh di
tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih
itu pun segera tumbuh, karena tanahnya tipis. (13:20) Benih
yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman
itu dan segera menerimanya dengan gembira. (13:21) Tetapi ia
tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau
penganiayaan karena firman itu, orang itu pun segera murtad.
Kenapa
tanah tipis tidak subur? Karena hatinya berbatu-batu, berarti mengeraskan hati.
Ayo
jangan lagi mengeraskan hati. Yang masih mengeraskan hati biarlah dengan
genangan air mata dalam suatu penyembahan hati mu hancur malam ini.
Tanah
yang subur; bilamana benih yang ditaburkan; dia tumbuh, dia berakar ke bawah,
dan di atas dia berbuah menyenangkan hati Tuhan. Inilah suatu kehidupan yang
memiliki pondasi yang kuat.
Matius
13:23
(13:23) Yang ditaburkan di
tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena
itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali
lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."
-
Seratus kali lipat kaitannya dengan Kerajaan
Sorga.
- Enam puluh kali lipat kaitannya dengan tiang-tiang di HALAMAN. Seluruh jumlahnya adalah 60 tiang, menyangga kain yang memagari, melindungi seluruh TABERNAKEL. Berarti; menjadi tiang penopang di dalam rumah Tuhan, Sokoguru. Itulah imam-imam atau pelayan-pelayan Tuhan yang sungguh-sungguh melayani Tuhan disebut Imamat Rajani.
-
Tiga puluh kali lipat dikaitkan dengan POLA
TABERNAKEL terkena kepada BAIT SUCI ALLAH; Milik Kepunyaan Allah itu
sendiri, antara Ruangan Suci sampai kepada Ruangan Maha Suci, panjangnya 30
hasta.
Jadi
jangan kita mengeraskan hati, perhatikan sinyal yang sedang terjadi ini. Apa
yang terjadi itu adalah sinyal (alarm) maka itu jangan diabaikan. Sedangkan
orang yang mengabaikan alarm saat bangun pagi, dia akan terlambat bekerja,
terlambat sekolah, dan dia akan menjadi orang yang pecundang, hanya orang yang
terlambat selalu, karena dia mengabaikan alarm.
Jadi
jangan lagi kita mengeraskan hati karena itu tidak ada faedahnya, bahkan
mengeraskan hati hanya merugikan dirimu sendiri, dan tidak menguntungkan dirimu
sendiri, maka jangan kita bertahan dengan kebenaran diri sendiri, jangan
bertahan dengan pengertian diri sendiri, jangan hidup menurut kepentingan diri
sendiri, karena itu egois, tidak peduli dengan ibadah dan pelayanan.
Nampaknya
daging mu diuntungkan tetapi rohanimu dirugikan. Engkau tidak akan mendapat
upah seratus kali lipat, enam puluh kali lipat, tiga puluh kali lipat.
Tetapi
Tuhan malam ini memberitahukan suatu pengertian. Jika Tuhan kehendaki kita akan
lanjutkan sampai tuntas. Bantu doa supaya kita tetap ada di jalan Tuhan sampai
ruas jalan Tuhan yang terakhir. Tuhan memberkati kita semua. Amen.
TUHAN
YESUS KEPALA GEREJA MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI KITA SEMUA.
Pemberita
Firman:
Gembala
Sidang; Pdt. Daniel U. Sitohang



