IBA
DAH DOA PENYEMBAHAN, 04 AGUSTUS 2026
YUDAS 1:11
(Seri: 34)
Yudas 1:11
Subtema: ANTIKRIS BERDIRI DI BAIT ALLAH
Shalom…
Mula pertama saya mengucapkan puji syukur kepada TUHAN, oleh karena rahmat-Nya kita dihimpunkan di atas gunung TUHAN yang kudus, kita boleh datang menghadap Dia lewat Ibadah Doa Penyembahan. Berarti sebentar kita akan tersungkur di ujung kaki salib TUHAN, menggunakan leher menundukkan kepala di ujung kaki salib-Nya.
Saya juga tidak lupa menyapa anak-anak TUHAN, umat ketebusan TUHAN, Bapak Ibu, Saudara/I, yang turut bergabung lewat online / live streaming / video internet baik dari Youtube, Facebook, atau media sosial apa saja yang dapat digunakan.
Selanjutnya mari kita ikuti Surat Yudas sebagai Firman penggembalaan untuk Ibadah Doa Penyembahan, dan kita masih berada pada Yudas 1:11 dan malam ini merupakan seri pemberitaan Firman untuk yang ke-34 kalinya.
Namun tetaplah berdoa dalam Roh, mohon kemurahan daripada TUHAN supaya Firman yang dibukakan itu meneguhkan setiap hati kita pribadi lepas pribadi.
Kiranya bahagia dan sejahtera saat kita duduk diam menikmati sabda ALLAH.
Yudas 1:11
(1:11) Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.
“Celakalah mereka...” antara lain:
a. Karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain.
b. Oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam.
c. Mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.
Dari ayat ini kita memperoleh pengertian, betapa banyaknya nanti orang-orang yang menjadi bagian setan tri tunggal. Sebab pada ayat ini ada 3 (tiga) kali kata "mereka."
Kata “mereka” menunjuk orang-orang yang menjadi bagian dari Setan tritunggal atau menggabungkan diri lalu mengikuti setan tri tunggal, yaitu NAGA, ANTIKRIS, dan NABI-NABI PALSU.
Adapun bayangan dan gambaran dari setan tri tunggal:
1. Kain adalah gambaran dan bayangan dari ULAR NAGA.
Sebab, Kain telah membunuh Habel, adiknya.
Jadi Kain adalah pembunuh manusia yang pertama, demikian juga naga adalah pembunuh manusia dari sejak semula … (Yohanes 8:44).
2. Bileam adalah gambaran dan bayangan dari NABI-NABI PALSU, sebab Bileam melayani karena upah / mencari keuntungan dan pelayanan semacam ini menyesatkan … (2 Petrus 2:3).
3. Korah adalah gambaran dan bayangan dari ANTIKRIS. Sebab, Korah telah bangkit memberontak untuk melawan Musa dan Harun … (Bilangan 16:1-2). Demikian antikris memberontak kepada TUHAN. Itulah sebabnya antikris disebut orang durhaka
Singkat kata:
Kain gambaran dari Naga.
Bileam gambaran dari nabi-nabi palsu.
Korah gambaran dari Antikris, yang merupakan tritunggal daripada Setan.
Terkait dengan: KEDURHAKAAN / Pemberontakan Korah (Bagian 2).
2 Tesalonika 2:3-4 --- Perikop: "Kedurhakaan sebelum kedatangan TUHAN."
(2:3) Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, (2:4) yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai ALLAH. Bahkan ia duduk di Bait ALLAH dan mau menyatakan diri sebagai ALLAH.
Sebelum hari TUHAN tiba harus datang dahulu 2 (dua) hal:
Yang Pertama: MURTAD.
Berarti, hari-hari terakhir akan banyak orang murtad. Tetapi pengertian murtad disini bukan berarti beralih kepada agama lain, sebagaimana yang tertulis di dalam 1 Timotius 4:1.
1 Timotius 4:1
(4:1) Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan.
Akan ada orang murtad, mereka mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan.
MURTAD = Mundur dari Kristus dan salibnya. Sedangkan,
AJARAN SETAN-SETAN = Ajaran yang membinasakan manusia.
Perlu untuk diketahui, orang-orang yang murtad satu kali akan saling menyerahkan dan saling membenci, sebagaimana dengan yang tertulis di dalam Injil Matius 24:9-10.
Matius 24:9-10
(24:9) Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku, (24:10) dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.
Satu kali akan ada siksaan yang dahsyat, dimana anak-anak TUHAN akan dibunuh dan akan dibenci oleh semua bangsa oleh karena pada nama TUHAN.
Pendeknya; orang-orang yang murtad satu kali akan saling menyerahkan dan saling membenci.
Seorang suami menyerahkan isterinya.
Seorang isteri akan menyerahkan suaminya.
Orang tua akan menyerahkan anak-anaknya.
Sebab masing-masing akan mempertahankan nyawanya, saling membenci satu dengan yang lain menunjukkan bahwa kasih itu semakin dingin.
Pertanyaannya: Mengapa Saling Menyerahkan dan saling Membenci?
Jawabnya: Karena pada masa itu akan ADA SIKSAAN YANG DAHSYAT.
Jadi oleh karena siksaan yang dahsyat ini semua orang akan saling menyerahkan.
Saudara, sampai malam ini kasih TUHAN sangat besar dan luar biasa menguasai kehidupan kita. Maka kasih itu hendaklah dipertahankan, karena satu kali kasih itu akan diangkat dari atas muka bumi ini, akhirnya satu dengan yang lain saling membenci dan saling menyerahkan.
Jadi jangan sia-siakan kasih ALLAH yang sempurna yang saat ini sedang dinyatakan dengan limpahnya dan luar biasanya kepada kita.
Percayalah, kasih yang dinyatakan kepada kita malam ini adalah suatu kemurahan, jangan disiakan-siakan dan jangan diabaikan, jangan dientengkan karena satu kali kasih itu akan diangkat oleh TUHAN dari atas muka bumi ini dan kita semua harus tahu ini.
Sebelum hari TUHAN tiba harus datang dahulu 2 (dua) hal:
Yang Kedua: DURHAKA = Memberontak -> Antikris.
2 Tesalonika 2:3-4
(2:3) Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, (2:4) yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.
Satu kali ANTIKRIS duduk di Bait ALLAH dan mengaku sebagai ALLAH.
Pada saat itu antikris mengambil alih kedudukan di dalam Bait ALLAH, dan pada saat itu;
- Ia meninggikan diri kepada ALLAH.
- Menggantikan ALLAH sebagai ALLAH yang disembah.
Pendeknya, antikris bangkit memberontak untuk melawan ALLAH yang disebut juga sebagai Panglima Bala Tentara.
Daniel 8:11
(8:11) Bahkan terhadap Panglima bala tentara itu pun ia membesarkan dirinya, dan dari pada-Nya diambilnya korban persembahan sehari-hari, dan tempat-Nya yang kudus dirobohkannya.
Wujud pemberontakan (pendurhakaan) antikris kepada TUHAN:
Menghentikan korban sehari-hari yaitu korban sembelihan dan korban santapan = Menghentikan ibadah dan pelayanan yang terhubung dengan salib, serta melenyapkan firman ALLAH dari atas muka bumi ini.
Pendeknya;
- Pada masa itu tidak ada kesempatan untuk bertobat sebab darah salib tidak berlaku lagi pada masa itu = korban sembelihan dihentikan.
- Terjadi kelaparan yang dahsyat karena dunia dilanda kekeringan yang hebat = menghapus korban santapan.
Tempat-Nya yang kudus dirobohkan = Menghujat kemah kediaman ALLAH = Menghujat Roh ALLAH.
Itulah yang terjadi nanti ketika orang durhaka DUDUK di Bait ALLAH.
Kembali saya ingatkan, apa yang terjadi ketika antikris duduk di Bait ALLAH?
Jawabnya: Dia memberontak kepada TUHAN, dia meninggikan diri bahkan mengaku sebagai ALLAH yang harus disembah. Itu peristiwa manakala antikris duduk di Bait ALLAH.
Sekarang kita akan bandingkan,
KETIKA ANTIKRIS BERDIRI DI BAIT ALLAH.
Matius 24:15, 21
(24:15) "Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel -- para pembaca hendaklah memperhatikannya – (24:21) Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.
Ketika orang durhaka (Antikris) yang disebut “pembinasa keji berdiri di Bait ALLAH (tempat kudus)” maka pada saat itu akan terjadi SIKSAAN YANG DAHSYAT yang belum pernah terjadi dan belum pernah dilihat mata manusia sejak dunia ada, dan pemandangan itu sangat mengerikan.
Jadi perhatikan hal ini, jangan bermasa bodoh, jangan sampai tidak peduli dengan rencana TUHAN ini, kesempatan yang TUHAN berikan untuk kita datang menghadap Dia dalam setiap pertemuan-pertemuan ibadah itu kasih ALLAH, kemurahan ALLAH sedang luar biasa diobral kepada kita malam ini.
Jadi jangan bermasa bodoh terhadap kasih ALLAH dan kemurahan ALLAH yang dicurahkan begitu luar biasa bagi kita saat ini.
Jadi dapat dibayangkan betapa hebatnya nanti siksaan yang akan terjadi apabila pembinasa keji / antikris / orang durhaka berdiri di Bait ALLAH.
Matius 24:19
(24:19) Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.
Oleh siksaan yang dahsyat akan ada yang mengalami CELAKA:
Ibu-ibu yang sedang hamil -> Hamba TUHAN yang belum mengalami lahir baru.
Dari sini kita dapat melihat: hamba-hamba TUHAN, gembala-gembala atau pemimpin jemaat juga belum tentu mengalami kelahiran baru. Sebab itu jangan kita terkecoh.
Jadi, kalau kita benar-benar sebagai domba dan bulat hati menyerahkan diri kepada TUHAN menjadi satu kehidupan yang tergembala, maka TUHAN akan memberikan gembala yang sungguh-sungguh sesuai dengan hatinya TUHAN, bukan gembala (hamba TUHAN) yang belum lahir baru. Sebaliknya, kalau saya adalah seorang gembala, maka TUHAN akan memberikan domba-domba untuk digembalakan. Maka kalau gembala (pemimpin sidang jemaat) belum lahir baru, bagaimana nasib domba-domba? bagaimana nasib sidang jemaat?
2. Ibu-ibu yang menyusukan bayinya -> Hamba TUHAN yang masih kanak-kanak rohani / belum dewasa.
Inilah yang nanti akan terjadi bilamana antikris berdiri di bait suci Allah, siksaan yang terjadi begitu dahsyat (mengerikan) di pemandangan mata. Mengapa? Karena siksaan itu adalah siksaan yang belum terjadi sejak dunia ada, dan belum pernah dilihat oleh mata manusia, sejak dunia ada. Kemudian saat duduk di bait Allah antikris mengaku sebagai Allah sebagai sesembahan.
Jadi, untuk hal ini abaikan sajalah harga diri ini, abaikan sajalah segala keinginan-keinginan daging ini. Itu jauh lebih baik. Gunakan waktu-waktu yang ada ini untuk menyembah, sebab nanti jam-jam menyembah akan diambil dari atas muka bumi ini. Sehingga satu kali nanti ada penyembahan yang lain, yaitu; menyembah antikris, yang mengaku sebagai Allah.
Kalau sekarang ini kita gunakan jam-jam yang ada untuk penyembahan akan berguna melepaskan kita dari penyembahan. Jadi, jangan malas untuk menyembah, apalagi imam-imam jangan malas untuk menyembah.
Matius 24:20
(24:20) Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.
Berdoalah, supaya ketika melarikan diri jangan jatuh di musim dingin dan jangan jatuh pada hari Sabat.
Kata "berdoalah" ada kaitannya dengan mendengar firman ALLAH dengan sungguh-sungguh.
Jadi, saat kita mendengar firman ALLAH, itulah saat dimana kita mendapat kesempatan emas untuk menaikkan doa-doa kepada TUHAN.
Alasan saya mengatakan itu: kalau kita menaikkan doa, tetapi tidak mau mendengar firman, maka doa tidak didengar TUHAN, bahkan doa semacam ini disebut KEKEJIAN di hadapan TUHAN.
Apa yang dimaksud dengan jangan jatuh pada musim dingin dan hari sabat?
MUSIM DINGIN artinya: Kasih ALLAH dan kemurahan-Nya sudah terangkat dari atas muka bumi ini. Sebab orang durhaka menghentikan korban sehari-hari, itulah korban sembelihan dan korban santapan.
Kemudian orang durhaka merobohkan tempat-Nya yang kudus (bait suci). Maka pada saat itulah kasih Allah semakin dingin. Maka pada saat itu bukan waktu yang tepat untuk melarikan diri atau bukan waktu yang tepat untuk berdoa kepada TUHAN.
Waktu yang tepat untuk menaikan doa, waktu yang tepat untuk melarikan diri adalah saat ini, kasih Allah luar biasa diobral, kemurahannya dinyatakan.
HARI SABAT = Hari ketujuh itulah hari perhentian. Kalau dikaitkan dengan peta zaman -> kerajaan seribu tahun damai.
2000 tahun yang pertama dari Adam sampai Abraham. Disebutlah itu zaman Allah Bapa.
2000 tahun kedua dari Abraham sampai Yesus datang ke dunia ini dan naik ke sorga, disebut zaman Anak Allah.
2000 tahun yang ketiga, sejak Roh Kudus turun di loteng Yerusalem, sampai sekarang, disebutlah itu zaman Roh El-Kudus.
Seluruhnya ada enam hari. Sedangkan hari yang ketujuh adalah hari perhentian kekal -> kerajaan seribu tahun damai. Pada saat itu bukanlah waktu untuk melarikan diri. Sebab pada saat antikris berdiri di bait Allah, disitu ada siksaan yang dahsyat. Tapi Alkitab berkata; berdoalah, supaya pada saat melarikan diri jangan jatuh pada saat musim dingin, dan jangan jatuh pada hari sabat.
Tidakkah TUHAN sedang menceritakan rencana penyelamatan yang sudah Dia kerjakan 2000 tahun yang lalu di bukit Golgota kepada kita? kabar itu terus dibawa sampai malam ini.
Jadi kalau ada yang tertinggal dari umat manusia, kalau ada yang tertinggal satu dari antara kita, itu bukannya salah TUHAN, itu salahnya sendiri, mengabaikan pekerjaan keselamatan yang telah dikerjakan TUHAN untuk kita pribadi lepas pribadi.
Jadi dari sini kita bisa melihat, bahwasannya di hari-hari terakhir ini kita harus:
Menghargai korban sehari-hari, itulah korban sembelihan dan korban santapan.
Jangan jauh dari jam-jam ibadah = tekun dalam tiga macam ibadah pokok. Tujuannya, kita harus menunjukan jati diri kita sebagai satu kehidupan domba yang tergembala.
2 Tesalonika 2:5
(2:5) Tidakkah kamu ingat, bahwa hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu?
Dari perkataan Paulus kepada jemaat di Tesalonika, kita bisa mengetahui bahwasannya: sampai sejauh ini TUHAN masih bersama-sama dengan kita.
Ini suatu kebahagian yang luar biasa dan sungguh ajaib, karena apabila orang yang kita kasihi dekat dengan kita maka betapa bahagianya hidup kita, teramat lebih TUHAN dekat dengan kita.
Oleh sebab itu, jangan kita menjauhkan diri dari jam-jam ibadah dan jangan terpaksa tinggal bersama dengan TUHAN di dalam rumah TUHAN.
Bukti nyata TUHAN bersama-sama dengan kita ialah: TUHAN senantiasa ingatkan kita tentang datangnya orang murtad dan orang durhaka sebelum hari TUHAN tiba.
2 Tesalonika 2:6
(2:6) Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya.
Satu kali orang durhaka (antikris) akan menyatakan dirinya sebagai raja yang berkuasa dan memerintah atas dunia ini. Dimana antikris akan duduk di Bait ALLAH dan menyatakan diri sebagai ALLAH yang harus disembah, dan berdiri di Bait ALLAH, dan pada saat itu akan terjadi siksaan yang dahsyat, suatu siksaan yang belum pernah terjadi selama dunia ada.
Namun, sekarang gerak dari antikris masih tertahan. Itu sebabnya kita datang dengan bebas untuk menghadap TUHAN, secara khusus malam ini lewat ibadah doa penyembahan. Jadi ini adalah kesempatan emas. Kesempatan yang ada adalah kemurahan TUHAN, kasih TUHAN yang luar biasa.
Terkait: TUHAN MENAHAN KUASANYA, kita selidiki dalam…
Wahyu 10:1 --- Perikop: "Kitab terbuka."
(10:1) Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api.
Malaikat lain yang kuat turun dari Sorga:
Berselubungkan awan dan pelangi di atas kepalanya. Berbicara tentang KEMULIAAN ALLAH yang teramat besar.
Muka-Nya sama seperti matahari ...
Biarlah kiranya kita senantiasa memandang wajah TUHAN, karena TUHAN tidak menyembunyikan wajah-Nya dari kita, sehingga oleh wajah TUHAN “menyinari hidup kita, menyatakan kasih karunia-Nya kepada kita, memberikan damai sejahtera-Nya kepada kita” … Bilangan 6:24-26.
Kaki-Nya bagaikan tiang api.
Hal ini mengingatkan kita dengan bangsa Israel di Padang gurun (Keluaran 13:22)
Malam hari dilindungi tiang api.
Siang hari mereka dilindungi oleh tiang awan.
Bahkan oleh tiang api dan tiang awan mereka terpisah dari Firaun dan Mesir.
Keluaran 14:19-20, 24
(14:19) Kemudian bergeraklah Malaikat Allah, yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berjalan di belakang mereka; dan tiang awan itu bergerak dari depan mereka, lalu berdiri di belakang mereka. (14:20) Demikianlah tiang itu berdiri di antara tentara orang Mesir dan tentara orang Israel; dan oleh karena awan itu menimbulkan kegelapan, maka malam itu lewat, sehingga yang satu tidak dapat mendekati yang lain, semalam-malaman itu. (14:24) Dan pada waktu jaga pagi, TUHAN yang di dalam tiang api dan awan itu memandang kepada tentara orang Mesir, lalu dikacaukan-Nya tentara orang Mesir itu.
Tentang malaikat Allah, di dalam Wahyu 10:1: … Dan aku melihat seorang malaikat lain -> Pribadi Yesus Kristus Gembala Agung. Dialah Gembala yang kuat menggembalakan kawanan domba, menuntun di jalan-jalan TUHAN. Tugas gembala: menuntun dan memimpin perjalanan rohani domba-domba di jalan TUHAN.
Demikian juga TUHAN pernah tampil sebagai malaikat lain menuntun perjalanan bangsa Israel selama 40 tahun di padang gurun. TUHAN memelihara dan melindungi bangsa Israel sebagai kawanan domba dengan tiang awan dan tiang api.
Kegunaan tiang api: melindungi bangsa Israel di malam hari.
Kegunaan tiang awan: melindungi bangsa Israel di siang hari.
Selanjutnya, tiang awan dan tiang api menjadi pemisah antara bangsa Israel dengan Mesir dan Firaun.
Jadi, pentingnya anak-anak TUHAN menjadi satu kehidupan domba yang tergembala. Kalau anak TUHAN tidak tergembala, saya tidak yakin tentang keselamatannya, saya tidak yakin dengan pemeliharaan hidupnya. Tetapi saya terlalu yakin kalau kehidupan anak TUHAN mau menjadi domba-domba yang tergembala. Jadi mulai sekarang berilah dirimu dipimpin dan dituntun oleh malaikat lain di jalan-jalan TUHAN. Jangan merasa asing dengan gembala.
Jadi kalau kita bandingkan Wahyu 10:1 dengan perjalanan bangsa Israel di Padang gurun yang dituntun oleh malaikat Allah, jelas sekali malaikat yang kuat ini betul-betul memelihara domba-domba, dan memimpin perjalanan domba-domba di jalan-jalan TUHAN, sampai tapal batas TUHAN.
Bagaimana mungkin domba-domba terpelihara oleh tiang awan dan tiang api kalau tidak tergembala? Bagaimana mungkin domba-domba terpisah dari setan dan dunia ini kalau dia tidak tergembala, karena bagi dia tidak berlaku tiang awan dan tiang api? Itu sebabnya dalam Wahyu 10:1: gembala sidang disebut malaikat yang kuat, malaikat yang turun dari Sorga. Kekuatan gembala dapat memelihara domba-domba di Padang gurun dunia ini.
Wahyu 10:2, 5
(10:2) Dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka. Ia menginjakkan kaki kanannya di atas laut dan kaki kirinya di atas bumi, (10:5) Dan malaikat yang kulihat berdiri di atas laut dan di atas bumi, mengangkat tangan kanannya ke langit,
Malaikat kuat yang turun dari Sorga:
Pada tangan kiri memegang gulungan kitab kecil.
Gulungan Kitab ini kalau dibukakan rahasianya maka kuasanya sangat besar membawa kita dari bumi sampai ke Sorga (kekalan). Jadi jangan berhenti berdoa untuk pembukaan rahasia Firman dalam setiap pertemuan-pertemuan ibadah.
Kaki kanan-Nya di atas laut, artinya: Malaikat yang kuat / Gembala yang datang dari Sorga berkuasa menahan kuasa (pergerakan/lajunya) dari antikris. Dan hal itu kita rasakan sampai hari ini. Sampai hari ini kita mempunyai kebebasan untuk tekun dalam tiga macam ibadah pokok.
Kaki kiri-Nya di atas bumi, artinya: Berkuasa untuk menahan kuasa dari nabi-nabi palsu.
Tangan kanan diangkat ke atas, artinya: Menahan kuasa dari naga.
Itu sebabnya malam ini kita mendapat kesempatan untuk berada dalam hadirat TUHAN, ada dalam cengkraman yang kuat dari kuat kuasa Roh Kudus-Nya.
Kiraanya kita memahami pekerjaan penyelamatan yang sudah TUHAN kerjakan bagi kita dari 2000 tahun yang lalu di bukit Golgota.
2 Tesalonika 2:7-9
(2:7) Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, (2:8) pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali. (2:9) Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,
Kedurhakaan itu sebetulnya sudah mulai bekerja, tetapi masih tertahan. Namun kalau yang menahannya itu telah disingkirkan pada saat itulah antikris tampil sebagai raja yang berkuasa dan memerintah atas seantero dunia selama tujuh tahun, yang memuncak pada 3.5 (tiga setengah) tahun yang kedua. Tetapi sesudah itu TUHAN akan membunuh dia dengan nafas mulut-Nya, dan memusnahkan dia.
Jadi saudara, pergunakanlah kesempatan yang baik ini, karena kesempatan kita untuk datang beribadah, di tengah-tengahnya imam-imam melayani TUHAN, itu adalah kemurahan hati TUHAN yang besar bagi kita, dan kasih Allah yang sungguh luar biasa dinyatakan kepada kita.
Inilah terkait dengan orang durhaka. Bukti konkrit TUHAN masih bersama-sama dengan kita sampai malam ini: Dia selalu menceritakan tentang orang murtad dan orang durhaka sebelum hari TUHAN tiba.
Tuhan memberkati kita. Tuhan bersama dengan kita selama-lamanya dalam kerajaan yang kekal, amin.
TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI
Pemberita Firman:
Gembala Sidang; Pdt. Daniel U. Sitohang