IBADAH DOA PENYEMBAHAN, 14 JULI 2026
YUDAS 1:11
(Seri: 31)
Subtema: PEMBUNUH MANUSIA
DARI SEJAK SEMULA (NAGA)
Mula pertama saya mengucapkan puji syukur kepada TUHAN, oleh
karena rahmatNya kita sekaliannya dihimpunkan di atas gunung TUHAN yang kudus
sehingga kita boleh datang menghadap Dia lewat Ibadah Doa Penyembahan, itu
berarti kita pergunakan leher ini untuk menundukkan kepala di ujung kaki salib
TUHAN, sujud menyembah kepada Dia sebab hanya kepada Dia sajalah kita berbakti.
Saya juga tidak lupa menyapa anak-anak TUHAN, umat ketebusan
TUHAN yang turut bergabung lewat online / live streaming atau
video internet baik dari Youtube, Facebook atau media sosial apa saja.
Selanjutnya mari kita sambut SURAT YUDAS sebagai Firman
Penggembalaan untuk Ibadah Doa Penyembahan dari Yudas 1:11.
Namun tetaplah berdoa dalam Roh, mohon kemurahan dari pada
TUHAN supaya Firman yang dibukakan itu meneguhkan hati kita masing-masing dan
doa kami dari tempat ini kiranya kita boleh merasakan damai sejahtera Sorgawi
sehingga dalam kesukaan bahagia kita duduk diam menikmati sabda Allah, dan kita
tenang duduk di kaki Salib dalam suasana sukacita, bahagia kita menerimanya.
Yudas 1:11
(1:11)
Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh
Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke
dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan
seperti Korah.
“… Celakalah mereka...” antara lain:
a. Karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh
Kain.
b. Oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam
kesesatan Bileam.
c. Mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.
Saudara, kalau kita menyelidiki dengan teliti dan seksama,
maka ayat ini memberitahukan kepada kita bahwa betapa banyaknya nanti
orang-orang kristen yang menjadi bagian dari setan tri tunggal. Hal ini tidak
disadari oleh banyaknya orang Kristen.
Tetapi pengertian ini TUHAN berikan kepada kita supaya
jangan kita terseret dan menjadi bagian dari setan tritunggal. Biarlah kiranya
kita kelak dibawa masuk menjadi bagian dari tubuh Kristus itulah sidang
mempelai TUHAN, gereja yang sempurna.
Pada ayat ini terdapat 3 kali kata "mereka",
semuanya menunjukkan kepada orang-orang yang menggabungkan diri, lalu mengikuti
setan tri tunggal yaitu naga, antikris, dan nabi-nabi
palsu.
Sebagai pembuktian: yang PERTAMA diawali dengan: Kain
-> NAGA.
Tabiatnya adalah pembunuh manusia dari sejak semula.
Kisahnya…
tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh
dia… Kejadian 4:8.
Ini kisah sekaligus pada ayat sebelumnya…
Kejadian 4:6
(4:6)
Firman TUHAN kepada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
TUHAN tahu bahwa Kain itu hatinya panas dan mukanya
muram.
Malam ini juga yang masih belum bertobat di situ,
berubahlah, karena kalau tidak kelanjutannya ada pada ayat 7 -- Apakah
mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak
berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda
engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."
Jadi di ayat 7 TUHAN sudah memberitahukan bahwasanya
dosa sudah mengintip di depan pintu, berarti; dosa sudah mengincar pribadi
Kain dan dosa itu sangat menggoda, tetapi TUHAN berkata kepada Kain: “…engkau
harus berkuasa atasnya …”
Kalau itu ada di antara kita; BERTOBATLAH. Karena arahnya
nanti; menjadi bagian dari Setan Tritunggal.
Yohanes 8:44
(8:44)
Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan
bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam
kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia
berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala
dusta.
Manusia pertama yang menjadi pembunuh adalah Kain.
Demikian juga NAGA adalah pembunuh manusia dari sejak
semula, sebagaimana dalam… Kejadian 3:4 -- Tetapi ular itu berkata
kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati,
Padahal ular sudah melancarkan suatu tipu daya … Ular
itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon
dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" … Kejadian
3:1.
Jadi di sini, ular sudah memelintir ayat Firman Allah
yang tertulis pada Kejadian 2:16-17 -- Lalu TUHAN Allah memberi
perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan
buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang
jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya,
pastilah engkau mati."
Ular itu memelintir ayat Firman Allah, dan berusaha untuk
memperdaya Hawa. Kalau Hawa terperdaya dengan perkataan ular, maka
manusia akan jatuh dalam dosa karena melanggar hukum Allah, sementara upah dosa
adalah maut.
Jadi ayat 4 ini jelas menunjukkan bahwa NAGA adalah
pembunuh manusia dari sejak semula. Jadi itu sebabnya saya katakan; Kain adalah
gambaran dari NAGA.
1 Yohanes 3:11-12 --- Perikop: "Kasih terhadap
saudara sebagai tanda hidup baru."
(3:11)
Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa
kita harus saling mengasihi; (3:12) bukan seperti Kain,
yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah
sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya
benar.
Kain membunuh Habel, adiknya, sebab Kain berasal dari si jahat
yaitu NAGA.
Pendeknya, Kain adalah gambaran gereja yang telah kehilangan
kasih semula, sebagaimana yang dikatakan pada ayat 11 “…Sebab
inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa kita
harus saling mengasihi …”
Contoh jemaat kehilangan kasih semula: JEMAAT DI
EFESUS.
Wahyu 2:1-3 --- Perikop: "Kepada jemaat di
Efesus."
(2:1)
"Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Efesus: Inilah firman dari Dia,
yang memegang ketujuh bintang itu di tangan kanan-Nya dan berjalan di antara
ketujuh kaki dian emas itu. (2:2) Aku tahu segala pekerjaanmu: baik
jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar
terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut
dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah
mendapati mereka pendusta. (2:3) Dan engkau tetap sabar dan menderita
oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.
Di sini kita melihat; Yesus tampil sebagai Firman Allah yang
hidup untuk mengoreksi sidang jemaat di Efesus, sehingga tampaklah
keadaan mereka yang sebenarnya, sebab pada ayat 2 Tuhan berkata: "…
Aku tahu segala pekerjaanmu …”
Antara lain:
1. Melayani dengan segala jerih payah dan bertekun.
2. Tidak mengenal kata lelah.
3. Tidak kompromi dengan pendusta-pendusta.
4. Tetap sabar dan rela menderita oleh karena nama
TUHAN.
Dalam pandangan manusia jemaat di Efesus ini benar-benar
luar biasa dan istimewa, karena tidak banyak orang mau hidup seperti ini di
tengah-tengah ibadah pelayanannya.
Tetapi kita lihat pada ayat 4 -- Namun demikian Aku
mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.
Sekalipun dalam pandangan manusia begitu luar biasa dan
istimewa, akan tetapi Tuhan mencela jemaat di Efesus, karena setelah dikoreksi
oleh ketajaman Firman Allah, ternyata jemaat di Efesus telah meninggalkan kasih
yang semula.
Pendeknya, hal-hal yang luar biasa dan istimewa ternyata
dapat dikerjakan oleh jemaat di Efesus tanpa kasih mula-mula, tetapi hasilnya
di mata Tuhan: NOL (Nihil).
Berarti, yang menjadi motor penggerak dalam ibadah pelayanan
bukanlah kasih mula-mula, melainkan ambisi, gengsi, hormat, puji-pujian, dan
ketenaran atau popularitas.
Saudara, bagaimana dengan kita dalam ibadah dan
pelayanan? Termasuk dalam mengerjakan kebaktian yang bersifat fellowship,
apakah kita mengerjakan semuanya dengan segala jerih payah, tetapi yang menjadi
motor penggeraknya adalah ambisi, gengsi, hormat, cari puji-pujian, dan
ketenaran atau popularitas, atau semuanya itu kita kerjakan karena
kasih mula-mula?
Sekarang TUHAN telah mengoreksi jemaat di Efesus, itu
berarti, TUHAN juga sedang mengoreksi kita pada malam ini.
Ternyata orang bisa memuji TUHAN, orang bisa beribadah dan
melayani kepada TUHAN, termasuk membawa korban dan persembahan yang banyak dan
seterusnya, ternyata semua itu bisa dikerjakan tanpa kasih mula-mula, tetapi
hasilnya = NOL (Nihil).
1 Korintus 13:1-3 --- Perikop: "Kasih"
(13:1)
Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa
malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang
berkumandang dan canang yang gemerincing. (13:2) Sekalipun aku mempunyai
karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh
pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan
gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. (13:3)
Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan
menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih,
sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.
Pada ayat ini, tampaklah perbuatan-perbuatan yang luar biasa
dan istimewa, akan tetapi semuanya dikerjakan TANPA KASIH, hasilnya:
1. "Sama dengan gong yang berkumandang
dan canang yang gemerincing", ini adalah gambaran dari
orang yang tidak mengenal pengalaman kematian dan kebangkitan
Tuhan Yesus Kristus = Nol (nihil).
2. "Tidak berguna" meskipun
dipakai dengan berbagai-bagai karunia untuk bernubuat dan karunia mengetahui
segala rahasia dan karunia memiliki seluruh pengetahuan; dan karunia memiliki
iman yang sempurna untuk memindahkan gunung = Nol (nihil).
3. "Tidak berfaedah"
sekalipun sudah mempersembahkan segala sesuatu yang ada di dalam dirinya bahkan
membakar dirinya sekalipun = Nol (nihil).
Pendeknya; orang yang bekerja giat, yang tidak mengenal kata
lelah, namun bila tanpa kasih semula = NOL (Nihil).
Perlu untuk diketahui: wujud nyata dari “kasih
semula” ialah: KORBAN KRISTUS, yaitu Yesus Kristus yang menderita sengsara
bahkan mati di atas kayu salib, hal ini jelas menyangkut dengan pengampunan
dosa (penebusan) sebagaimana dalam… Yohanes 1:29 -- Pada keesokan
harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah
Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.
Sekarang kita akan lihat, TUJUAN DARI KASIH MULA-MULA.
Yohanes 3:16-17
(3:16)
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya
kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (3:17)
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia,
melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
Kasih Allah pertama kali dinyatakan kepada manusia berdosa
ialah dengan mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal.
Perlu untuk diketahui; ini merupakan penggenapan dari apa
yang dikerjakan Abraham, dimana Abraham telah mempersembahkan Ishak, “...
anak yang tunggal, yang dikasihinya …”, sebagai korban bakaran.
KORBAN BAKARAN berbicara tentang; KASIH, sifatnya: menyelamatkan
berarti menebus dan mengampuni manusia berdosa.
Yesus sudah menjadi korban bakaran, Dia sudah dihanguskan
oleh derita dan sengsaraNya di atas kayu Salib, sebagaimana dalam… Yohanes
2:17 -- "Cinta untuk
rumah-Mu menghanguskan Aku."
Kita lanjutkan dari pembacaan…
1 Korintus 13:4-7
(13:4)
Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak
memegahkan diri dan tidak sombong. (13:5) Ia tidak melakukan yang tidak
sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak
menyimpan kesalahan orang lain. (13:6) Ia tidak bersukacita karena
ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. (13:7) Ia menutupi segala
sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar
menanggung segala sesuatu.
Singkat kata, KASIH itu ...
a. Tidak mencari keuntungan diri sendiri.
b. Tidak menyimpan kesalahan orang lain.
c. Ia menutupi segala sesuatu.
1 Korintus 13:8
(13:8)
Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan
berhenti; pengetahuan akan lenyap.
KASIH itu TIDAK BERKESUDAHAN. Inilah kasih dari kehidupan
yang sudah dewasa adalah panjang sabar.
Mari kita datang menghadap TUHAN beribadah dan melayani
dengan kasih yang semula, wujud nyatanya adalah Korban Kristus, ternyata
tersangkut paut dengan menutupi segala dosa, berarti; tidak bahagia ketika
orang menderita, tidak bahagia karena ketidak-adilan, tetapi bahagia karena
kebenaran, itu dinyatakan kepada kita masing-masing.
Kembali kita membaca…
1 Yohanes 3:11-12
(3:11)
Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa
kita harus saling mengasihi; (3:12) bukan seperti Kain, yang berasal
dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya?
Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar.
Supaya kita MENGENAL KASIH SEMULA, maka kita harus
mendengarkan BERITA tentang SALIB KRISTUS.
1 Petrus 1:10
(1:10)
Keselamatan itulah yang diselidiki dan diteliti oleh nabi-nabi, yang
telah bernubuat tentang kasih karunia yang diuntukkan bagimu.
Nabi-nabi bernubuat tentang kasih karunia yang diperuntukkan
bagi jemaat.
1 Petrus 1:11-12
(1:11)
Dan mereka meneliti saat yang mana dan yang bagaimana yang dimaksudkan oleh Roh
Kristus, yang ada di dalam mereka, yaitu Roh yang sebelumnya memberi kesaksian
tentang segala penderitaan yang akan menimpa Kristus dan tentang segala
kemuliaan yang menyusul sesudah itu. (1:12) Kepada mereka telah
dinyatakan, bahwa mereka bukan melayani diri mereka sendiri, tetapi melayani
kamu dengan segala sesuatu yang telah diberitakan sekarang kepada kamu dengan
perantaraan mereka, yang oleh Roh Kudus, yang diutus dari sorga, menyampaikan
berita Injil kepada kamu, yaitu hal-hal yang ingin diketahui oleh
malaikat-malaikat.
BERITA INJIL adalah berita tentang Yesus Kristus dari Sorga
turun ke bumi dan menjadi manusia, menderita sengsara dan mati di atas kayu
salib, inilah yang harus disampaikan.
Jadi untuk mengenal kata “semula” kita harus
mendengarkan BERITA SALIB, sebab di balik salib TUHAN nyatakan satu kemuliaan
yang luar biasa.
Jadi saudara, disini kita bisa melihat Kain itu adalah
gambaran dari NAGA, pembunuh manusia dari sejak semula.
Kalau dikatakan "sejak semula" berarti,
NAGA pembunuh sampai akhir / sampai selama-lamanya ia tetap pembunuh.
Kalau awalnya pembunuh, tetapi pada akhirnya berubah, maka
demikian juga NAGA tidak disebut pembunuh manusia dari sejak semula. Tetapi
NAGA tidak pernah berubah, dia pembunuh manusia “sejak semula”, berarti,
sampai selama-lamanya dia tetap pembunuh manusia.
Mari kita lihat dalam…
Wahyu 2:5---Perikop: “Naga dikalahkan”
(12:5)
Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua
bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada
Allah dan ke takhta-Nya.
Anak laki-laki di sini ialah anak yang lahir dari benih
Ilahi (lahir dari Firman Allah, Roh Allah, Kasih Allah). Inilah yang
menggembalakan seluruh umat TUHAN.
Jadi bukan berarti ada Maria yang kedua untuk mengadakan
proses kelahiran yang kedua, tetapi kelahiran di sini ialah gereja TUHAN /
sidang mempelai TUHAN yang melahirkannya lewat hubungan intim dengan TUHAN
dari Wahyu 8 sampai dengan Wahyu 12, sesudah hubungan intim itu
sidang mempelai TUHAN mengandung dan melahirkan Anak laki-laki;
lahir dari benih Ilahi dan selanjutnya menggembalakan semua bangsa dengan
gada besi, ini bersifat Ilahi bukan bersifat daging.
Tetapi NAGA itu tidak bisa membunuh karena “.. tiba-tiba
Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya…” ini
ada kaitannya dengan DOA PENYEMBAHAN, bagaikan asap kemenyan yang naik ke
hadirat Allah.
Namun NAGA tidak berhenti sampai disitu…
Wahyu 12:13-14
(12:13)
Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu
perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu. (12:14) Kepada
perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia
terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat
ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
Di ayat 13, dan ayat 14 NAGA memburu Mempelai
TUHAN, tetapi kepada Mempelai wanita TUHAN diberikan sayap dari burung nasar
yang besar lalu menerbangkannya ke Padang Gurun (Padang Belantara) dimana
dia dipelihara disana selama 42 (empat puluh dua) bulan lamanya,
berarti; selama Naga itu berkuasa atas bumi.
Namun kita melihat…
Wahyu 12:15-16
(12:15)
Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan
itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu. (12:16) Tetapi bumi datang menolong
perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan
naga itu dari mulutnya.
Namun mempelai perempuan tertolong lewat Doa
Penyembahan. Jadi ibadah kita harus sampai kepada tingkat tertinggi
(puncak ibadah) itulah DOA PENYEMBAHAN.
Apa buktinya lewat ibadah doa penyembahan? ”… bumi datang menolong perempuan itu …”
“Bumi”
berbicara tentang Penyembahan… Kejadian 2:6.
Wahyu 12:17
(12:17)
Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi
keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian
Yesus.
Keturunannya yang lain ialah: menuruti hukum-hukum Allah
= penuh dengan Firman Allah, kemudian memiliki kesaksian Yesus = penuh
dengan Roh Kudus, tetapi masih kurang satu, yaitu: MEZBAH DUPA (Doa
Penyembahan) dan inilah yang menjadi sasaran amarah dari pada NAGA itu.
Singkat kata: NAGA adalah pembunuh manusia dari sejak
semula.
Kata “sejak semula” adalah NAGA pembunuh manusia
sampai selama-lamanya, dan yang menjadi sasaran akhir dari NAGA adalah; gereja
yang tertinggal yang rohaninya tidak sampai kepada tingkat yang tertinggi
(puncak ibadah) itulah Doa Penyembahan.
Jadi saudara, kalau TUHAN memberi pengertian kepada kita,
yakni suatu ibadah yang sesuai dengan Pola Tabernakel (tekun tiga macam dalam
ibadah pokok) bukan berarti TUHAN sedang menyiksa kita, tetapi justru TUHAN
sedang menyatakan rencanaNya yang indah dalam kehidupan kita, supaya jangan
kita sama seperti yang ada dalam Yudas 1:11 -- ada tertulis 3 kali kata
“MEREKA”, semua itu terkait dengan setan tritunggal, yaitu; naga,
antikris, dan nabi-nabi palsu, sedangkan Kain itu
adalah gambaran dari NAGA pembunuh manusia dari sejak semula.
Itulah sebabnya saya katakan di atas tadi; nanti tanpa sadar
banyak orang Kristen menjadi bagian dari Setan tritunggal.
Tetapi kepada kita TUHAN sudah memberi pengertian ini,
supaya jangan kita seperti Kain gambaran dari NAGA pembunuh manusia dari
sejak semula … dalam Yudas 1:11 -- Celakalah mereka, karena
mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain.
Tetapi TUHAN dengan panjang sabar-Nya senantiasa menolong
kita, memimpin kita sampai kepada puncak ibadah, itulah Doa Penyembahan.
Jadi saudara, kalau tadi NAGA adalah pembunuh manusia dari
sejak semula, tetapi di dalam … 1 Yohanes 3:11 --Sebab inilah berita
yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa kita harus saling mengasihi;
Intinya: DARI SEJAK SEMULA KITA HARUS SALING MENGASIHI SATU DENGAN YANG
LAIN. Amin.
TUHAN
YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI