IBADAH DOA PENYEMBAHAN, 14 SEPTEMBER 2021
(Seri: 160 )
Kolose 3:19
1 Petrus 3:7
(3:7) Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan istrimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.
Daniel 12:3
(12:3) Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.
Singkat kata; ayat 14b “jauhilah penyembahan berhala”! dan ayat 15b “Pertimbangkanlah sendiri apa yang aku katakan!” hal ini kita hubungkan dengan 1 Korintus 10:19-20.
1 Korintus 10:19-20
(10:21) Kamu tidak dapat minum dari cawan Tuhan dan juga dari cawan roh-roh jahat. Kamu tidak dapat mendapat bagian dalam perjamuan Tuhan dan juga dalam perjamuan roh-roh jahat.
1 Korintus 10:6-10
(10:6). Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat, (10:7) dan supaya jangan kita menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti beberapa orang dari mereka, seperti ada tertulis: "Maka duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria."(10:8) Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang. (10:9) Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular.(10:10) Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.
1. Pada ayat 6: Bangsa Israel menginginkan hal-hal yang jahat.
Keterangan: BANGSA ISRAEL MENYEMBAH BERHALA. Bangsa Israel jatuh dalam penyembahan berhala lembu emas tuangan. Tentang penyembahan berhala ditulis dengan lengkap di dalam kitab Musa yang kedua yakni Keluaran 32:1-35, menurut pembagiannya antara lain:
A. Ayat 1-6 tentang lembu emas.
1. Musa tampil untuk menjadi gembala dihadapan Tuhan.
Keluaran 33:1
(33:1) Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah, berjalanlah dari sini, engkau dan bangsa itu yang telah kau pimpin keluar dari tanah Mesir, ke negeri yang telah Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub, demikian: Kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri itu--
(105:7) Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya. (105:8) Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan, (105:9) yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak; (105:10) diadakan-Nya hal itu menjadi ketetapan bagi Yakub, menjadi perjanjian kekal bagi Israel.
(105:11) firman-Nya: "Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu."
(25:34) Dan padang penggembalaan sekitar kota-kota mereka janganlah dijual, karena itu milik mereka untuk selama-lamanya."
Dan padang penggembalaan sekitar kota-kota mereka janganlah dijual, karena itu milik mereka untuk selama-lamanya. Ladang atau padang penggembalaan di larang untuk dijual karena itu milik pusaka kita untuk selama-lamanya.
Tiga hal itu betul-betul pernah disuguhkan setan kepada Tuhan Yesus Kristus saat Ia dibawa ke padang Gurun, disitulah Yesus diuji dengan tiga perkara yaitu;
- Soal keinginan daging; iblis menyuruh Yesus mengubah batu menjadi roti.
Zakharia 11:4
(11:4) Beginilah firman TUHAN Allahku kepadaku: "Gembalakanlah domba-domba sembelihan itu!
(11:5) Orang-orang yang membelinya menyembelihnya dengan tidak merasa bersalah dan orang-orang yang menjualnya berkata: Terpujilah TUHAN! Aku telah menjadi kaya! Dan orang-orang yang menggembalakannya tidak mengasihaninya. (11:6) Sebab Aku tidak lagi akan mengasihani penduduk bumi, demikianlah firman TUHAN, melainkan sesungguhnya, Aku akan menyerahkan manusia masing-masing ke dalam tangan gembalanya dan ke dalam tangan rajanya; mereka ini akan menghancurkan bumi dan Aku tidak akan melepaskan seorangpun dari tangan mereka."
- Golongan pertama: Orang-orang yang membelinya menyembelihnya dengan tidak merasa bersalah = tidak merasa bersalah terhadap domba sembelihan.
Kalau kita merasa sebagai kawanan domba Allah sudah seharusnya kita secepatnya menyatu dengan korban Kristus dan di sisi lain seorang gembala sidang harus benar-benar bertanggung jawab dalam hal menggembalakan kawanan domba Allah.
(11:7) Maka aku menggembalakan domba-domba sembelihan itu untuk pedagang-pedagang domba. Aku mengambil dua tongkat: yang satu kusebutkan "Kemurahan" dan yang lain kusebutkan "Ikatan"; lalu aku menggembalakan domba-domba itu.
Keterangan: TONGKAT KEMURAHAN( KASIH / KECINTAAN)
Begitu besar kasih Allah sehingga IA mengaruniakan anak-Nya yang tunggal supaya dunia selamat. Kemudian oleh karena kasih Allah dosa kita juga diampuni. Kalau orang berdosa berada di tengah-tengah Ibadah dan pelayanan dalam sebuah penggembalaan itu adalah kemurahan Tuhan.
(2:4) Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
(11:17) Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah, (11:18) janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu. (11:19) Mungkin kamu akan berkata: ada cabang-cabang yang dipatahkan, supaya aku dicangkokkan di antaranya sebagai tunas. (11:20) Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah! (11:21) Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu. (11:22) Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamupun akan dipotong juga.
kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli maka Ia juga tidak akan menyayangkan bangsa kafir, kita ini hanya kemurahan jadi jangan sombong.
(9:12) dikatakan kepada Ribka: "Anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda," (9:13) seperti ada tertulis: "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau." (9:14) Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil!
(9:15) Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati." (9:16) Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.
Berapa kali kita salah, melayani sesuka hati, tetapi Tuhan tetap menyatakan kemurahan-Nya, ini tongkat kemurahan, mari kita belajar menghargainya seperti Rasul Paulus dalam 1 Korintus 15:8-10.
Penggembalaan yang terkecil dimulai dalam nikah rumah tangga, penggembalaan yang lebih besar lagi di dalam penggembalaan ini. Nikah yang lebih besar dalam penggembalaan GPT Betania, sampai nikah rohani yang sempurna. Diperlukan tongkat ikatan supaya anggota-anggota tubuh yang berbeda-beda menjadi satu, oleh sebab itu Tuhan mengambil tongkat ikatan supaya kita semua terikat menjadi satu tidak tercerai berai.
(4:8) Itulah sebabnya kata nas: "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia." (4:9) Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah? (4:10) Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu. (4:16) Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.
1. Membawa tawanan-tawanan. Membebaskan kita dari segala ikatan dosa apapun.
Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah? Ini berbicara tentang pengalaman kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus.
(4:1) Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu. (4:2) Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.(4:3) Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: (4:4) satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, (4:5) satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, (4:6) satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.
(5:31) Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.(5:32) Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat. (5:33) Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.
(2:5) Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, (2:6) yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
1 Korintus 12 :12-13
(12:12) Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. (12:13) Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.
Telah dibaptis menjadi satu tubuh, masuk dalam pengalaman kematian dan kebangkitan supaya kita semua menjadi satu tubuh. Minum dari satu roh dipuaskan di dalam kegiatan roh ibadah pelayanan itulah karunia-karunia Roh Kudus, tetapi sekalipun karunia berbeda sumbernya dari roh yang satu. Wujud manakala penggembalaan itu digembalakan oleh tongkat ikatan; kita semua menjadi satu walaupun berbeda-beda.
Zakaria 11:5,7,8
(11:5) Orang-orang yang membelinya menyembelihnya dengan tidak merasa bersalah dan orang-orang yang menjualnya berkata: Terpujilah TUHAN! Aku telah menjadi kaya! Dan orang-orang yang menggembalakannya tidak mengasihaninya. (11:7) Maka aku menggembalakan domba-domba sembelihan itu untuk pedagang-pedagang domba. Aku mengambil dua tongkat: yang satu kusebutkan "Kemurahan" dan yang lain kusebutkan "Ikatan"; lalu aku menggembalakan domba-domba itu. (11:8) Dalam satu bulan aku melenyapkan ketiga gembala itu. Kemudian aku tidak dapat menahan hati lagi terhadap domba-domba itu, dan mereka pun merasa muak terhadap aku.
Tiga golongan gembala-gembala tadi dikuasai roh jual-beli (roh dagang) sebab pada ayat 7 dan 5 mereka betul-betul tidak peduli dengan domba sembelihan, domba sembelihan menjadi dagangan.
Inilah yang diwaspadai oleh Tuhan Yesus Kristus sebagai gembala Agung supaya kawanan domba Allah itu, domba sembelihan itu tidak dikuasai oleh roh jual-beli, tidak dikuasai oleh roh dagang. Tidak boleh ada roh dagang dalam sebuah penggembalaan.
(13:16) Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, (13:17) dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. (13:18) Yang penting disini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.
Wujudnya ada di Wahyu 14:3 yaitu nyanyian baru yang tak dapat dipelajari oleh siapapun termasuk antikris (setan kepala ular naga merah padam). Itu pentingnya rumah Tuhan, rumah doa, gunung Sion wujudnya doa penyembahan, nyanyian baru yang tidak dapat dipelajari oleh antikris.
TUHAN
YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI
Pemberita
Firman
Gembala
Sidang; Pdt. Daniel U. Sitohang
No comments:
Post a Comment