KAMI MENANTIKAN KESAKSIAN SAUDARA YANG MENIKMATI FIRMAN TUHAN

Terjemahan

Wednesday, May 13, 2026

IBADAH KAUM MUDA REMAJA, 09 MEI 2026

 


IBADAH KAUM MUDA REMAJA, 09 MEI 2026

STUDY YUSUF

 

Kejadian 44:18-34

(Seri 18)

 

Subtema: CAHAYA INJIL TENTANG KEMULIAAN KRISTUS

 

Mula pertama saya mengucapkan puji syukur kepada TUHAN oleh karena rahmat-Nya besar dinyatakan kepada kita sehingga kita boleh berkumpul di dalam rumah TUHAN dan berada di hadirat TUHAN lewat Ibadah Kaum Muda Remaja.

 

Saya juga tidak lupa menyapa Kaum Muda Remaja, saudara/saudari, Bapak/Ibu juga yang mengikuti ibadah pemberitaan Firman lewat online, kiranya damai sejahtera ada di hati kita, sehingga damai sejahtera itu memberi sukacita, bahagia, saat kita duduk diam mendengarkan sabda ALLAH.

 

Mari selanjutnya kita ikuti STUDY YUSUF sebagai Firman Penggembalaan untuk Ibadah Kaum Muda Remaja.

 

Kejadian 44:18-34 ---Perikop: “Yehuda membela Benyamin”

Seluruhnya merupakan tutur kata Yehuda kepada Yusuf sebagai mangku negara atau raja muda di Mesir, yang memohonkan kelepasan bagi Benyamin.

 

Alasan Yehuda memohon kelepasan bagi Benyamin…

Kejadian 44:29-31

(44:29) Jika anak ini kamu ambil pula dari padaku, dan ia ditimpa kecelakaan, maka tentulah kamu akan menyebabkan aku yang ubanan ini turun ke dunia orang mati karena nasib celaka. (44:30) Maka sekarang, apabila aku datang kepada hambamu, ayahku, dan tidak ada bersama-sama dengan kami anak itu, padahal ayahku tidak dapat hidup tanpa dia, (44:31) tentulah akan terjadi, apabila dilihatnya anak itu tidak ada, bahwa ia akan mati, dan hamba-hambamu ini akan menyebabkan hambamu, ayah kami yang ubanan itu, turun ke dunia orang mati karena dukacita.

 

Apabila Benyamin tidak kembali ke Kanaan, maka Yakub:

        Turun ke dunia orang mati karena nasib celaka… (ayat 29).

        Turun ke dunia orang mati karena dukacita… (ayat 31).

 

Perlu untuk diketahui; Mati karena nasib celaka dan mati karena dukacita = Binasa

Sesungguhnya TUHAN tidak menghendaki kebinasaan manusia, melainkan supaya beroleh hidup yang kekal… Yohanes 3:16.

 

Contoh: MATI KARENA NASIB CELAKA

 

Saudara, pada Wahyu 9 dan Wahyu 11 terdapat tiga celaka sebagai penghukuman dari sangkakala yang kelima, sangkakala yang keenam, dan sangkakala yang ketujuh.

 

CELAKA PERTAMA: Wahyu 9:1-12

CELAKA KEDUA: Wahyu 9:13-21.

CELAKA KETIGA: Wahyu 11:15-19.

 

Sekarang kita masih membahas: CELAKA KEDUA (bagian kelima).

 

Adapun CELAKA KEDUA terjadi pada saat malaikat yang keenam meniup sangkakalanya pada Wahyu 9:13-21, namun CELAKA KEDUA ini ada kaitannya dengan Wahyu 10 dan Wahyu 11.

 

Wahyu 10:1-11 berbicara tentang: “Gulungan Kitab yang Terbuka” yaitu; Pengajaran Firman ALLAH yang murni dan yang benar itulah:

-          Firman Pengajaran yang rahasianya dibukakan.

-          Firman Pengajaran Mempelai dalam terangnya Tabernakel.

 

KEGUNAAN FIRMAN PENGAJARAN YANG RAHASIANYA DIBUKAKAN:

Mazmur 119:130

(119:130) Bila tersingkap, Firman-Firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh.

 

Manfaat pembukaan rahasia Firman ALLAH, memberi dua hal:

1.       Memberi terang = seseorang tidak lagi tinggal didalam kegelapan. Artinya; tidak ada lagi tempat untuk menyembunyikan dosa.

2.       Memberi pengertian kepada orang-orang bodoh = orang-orang bodoh mempunyai pengertian, sehingga orang-orang bodoh tidak lagi mengulangi kesalahan sebagai perbuatan bodoh.

 

Petrus adalah salah satu murid Yesus yang selalu mengulangi kesalahan sebagai perbuatan bodoh, namun pada akhirnya Petrus terselamatkan, sebab pengertian-pengertian yang dia terima dari TUHAN menolong dia.

Oleh sebab itu teruslah berdoa, memohonlah kepada TUHAN supaya Firman yang dibukakan itu senantiasa meneguhkan setiap hati kita pribadi lepas pribadi.

 

2 Petrus 1:16 ---Perikop: “Nubuat tentang kemuliaan Kristus telah digenapi”

(1:16) Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan TUHAN kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.

 

Petrus menolak keras ajaran lain yaitu; dongeng nenek-nenek tua, cerita-cerita isapan jempol manusia, termasuk takhayul-takhayul dan filsafat kosong manusia. Sebaliknya ia berpegang teguh kepada Berita Injil yaitu:

1.       Injil Keselamatan (Efesus 1:13).

2.       Injil Kerajaan (Matius 24:14).

 

Maka didalam 2 Petrus 1:16 disitu juga dikatakan Petrus tetap berpegang teguh kepada:

1.       “Kuasa”… berarti; Injil Keselamatan.

Tanda Injil Keselamatan: ada kuasa kesembuhan, kuasa mengadakan mujizat, kuasa mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib dan kuasa mengusir setan.

2.       Kedatangan TUHAN kita, Yesus Kristus sebagai raja disebut juga Injil Kerajaan.

 

a.       MANFAAT INJIL KESELAMATAN: orang-orang yang menerima Yesus menjadi percaya, bertobat, dilahirkan kembali lewat Baptisan air, selanjutnya dipenuhkan oleh Roh-El Kudus = dibenarkan 🡪 orang-orang yang dibenarkan ALLAH.

Kemudian di tengah-tengah Injil Keselamatan, (ketika Injil Keselamatan diberitakan) disitu terjadi mujizat-mujizat dan perbuatan-perbuatan ajaib termasuk mujizat kesembuhan. Namun antusias kita tidak boleh berhenti sampai disitu tetapi harus dilanjutkan sampai kepada Injil Kerajaan, sebagaimana yang tertulis dalam Ibrani 6:1 --- Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Kemudian tertulis pada 1 Timotius 4:6.

 

b.       MANFAAT INJIL KERAJAAN: membawa gereja TUHAN / membawa sidang jemaat sampai kepada kesempurnaan, disebut juga Sidang Mempelai TUHAN, Bercahaya Kemuliaan ALLAH.

Pendeknya; Injil Kerajaan disebut juga Cahaya Injil tentang Kemuliaan Kristus.

 

 

KITA AKAN LIHAT “CAHAYA INJIL TENTANG KEMULIAAN KRISTUS”

2 Korintus 4:3-6

(4:3) Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, (4:4) yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran ALLAH.

 

Firman Pengajaran yang rahasianya dibukakan disebut juga dengan Cahaya Injil tentang Kemuliaan Kristus sangat berkuasa membawa sidang jemaat kembali kepada gambar wujud ALLAH berarti; Bercahaya Kemuliaan ALLAH.

 

2 Korintus 4:5

(4:5) Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai TUHAN, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus.

 

Paulus menolak untuk memberitakan dongeng nenek-nenek tua, cerita-cerita isapan jempol manusia sama persis seperti Petrus.

 

2 Korintus 4:6

(4:6) Sebab ALLAH yang telah berFirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan ALLAH yang nampak pada wajah Kristus.

 

Dari dalam gelap akan terbit terang, artinya; Injil Kerajaan atau Cahaya Injil tentang Kemuliaan Kristus sangat berkuasa melepaskan kita dari kegelapan sehingga kita dibawa kepada terangnya TUHAN, yakni; menjadi sidang mempelai TUHAN Bercahaya Kemuliaan ALLAH.

 

Hal ini kita bandingkan dengan Petrus didalam…

2 Petrus 1:17-18

(1:17) Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari ALLAH Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." (1:18) Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus.

 

Singkat kata; TUHAN datang kepada Petrus dalam kemuliaan yang sangat besar untuk memberi pengertian kepada Petrus dalam kebodohannya.

 

2 Petrus 1:19

(1:19) Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh Firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.

 

Memperhatikan Firman yang rahasianya dibukakan (Firman nubuat) sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat gelap.

Kuasa dari Firman yang rahasianya dibukakan, yaitu:

1.       Sampai fajar menyingsing.

Artinya; oleh kuasa Firman yang rahasianya dibukakan kita dilepaskan dari kegelapan, sehingga kita dibawa kepada terang yang ajaib.

2.       Bintang timur terbit bersinar di dalam hati kita = Bercahaya Kemuliaan ALLAH.

Sebab Yesus tampil sebagai Raja dan mempelai Laki-laki Sorga, sedangkan gereja TUHAN yang sempurna tampil sebagai sidang mempelai wanita TUHAN.

 

Jadi saudara, ini harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh karena terkait dengan CELAKA KEDUA.

 

Masih lanjut kita membaca…

2 Petrus 1:20-21

(1:20) Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, (1:21) sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama ALLAH.

 

Nubuat dalam Kitab Suci / Firman yang rahasianya dibukakan tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak diri sendiri.

Sebab pembukaan rahasia Firman terjadi jelas karena Ilham Roh Kudus yaitu ayat Firman ALLAH dijelaskan oleh ayat Firman ALLAH dalam Kitab Suci dari Kejadian sampai Kitab Wahyu.

 

Syarat untuk mendapatkan pembukaan rahasia Firman ALLAH: berada di atas gunung TUHAN yang kudus, berarti setia terhadap ibadah dan pelayanan = Tekun dalam tiga macam ibadah pokok.

 

Doa saya kiranya Kaum Muda Remaja GPT Betania tetaplah tekun dalam tiga macam ibadah pokok:

1.       Tekun dalam Ibadah Pendalaman Alkitab disertai dengan Perjamuan Suci.

2.       Tekun dalam Ibadah Raya Minggu disertai dengan Kesaksian Roh.

3.       Tekun dalam Ibadah Doa Penyembahan.

Sebagaimana tiga alat yang terdapat didalam RUANGAN SUCI merupakan gambaran dari Gunung kudus TUHAN.

 

Kita akan melihat hal itu…

Matius 17:4-5

(17:4) Kata Petrus kepada Yesus: "TUHAN, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." (17:5) Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."

 

Singkat kata; Petrus hendak mendirikan tiga kemah; satu untuk TUHAN, satu untuk Musa dan satu untuk Elia, sama artinya mendirikan rumah TUHAN atau membangun gereja sampai sempurna menurut kehendak manusia Petrus.

 

Ingat gereja TUHAN (sidang jemaat) dibawa masuk dalam Kegerakan yang besar itulah Pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna bukan karena kehendak manusia menafsirkan Firman itu, tetapi oleh karena Ilham Roh-El Kudus.

 

Tetapi dalam kebodohan Petrus, TUHAN datang dalam Kemuliaan yang besar untuk memberi pengertian bahwa sesungguhnya rumah TUHAN dibangun (dibentuk) menjadi tubuh Kristus yang sempurna jelas karena Cahaya Injil tentang Kemuliaan Kristus.

Sebab…

1.       Pada ayat 5 dikatakan; "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."

2.       Pada ayat 2 dikatakan; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

Ini berbicara tentang Cahaya Injil tentang Kemuliaan Kristus.

 

Jadi hindarilah dongeng nenek-nenek tua, cerita-cerita isapan jempol manusia, termasuk takhayul-takhayul dan filsafat-filsafat kosong manusia. Sebab pada CELAKA KEDUA itu bersamaan dengan malaikat yang keenam meniup sangkakalanya, maka dilepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai Efrat dan itu terjadi pada jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga umat manusia (Wahyu 9:14-15).

 

Saat ini jumlah penduduk bumi berada di angka 8,3 Miliar. Sepertiga dari angka 8,3 Miliar berarti 2,7 Miliar. Demikianlah nanti umat manusia dibunuh pada saat sangkakala keenam ditiup bersamaan dengan keempat malaikat yang terikat dekat sungai Efrat itu, dilepaskan untuk membunuh sepertiga penduduk bumi.

Dan jumlah tentaranya kurang lebih 200 juta diseluruh dunia ini nanti dan mereka disebut juga pasukan berkuda yang terlatih (memiliki pertahanan yang kuat dan memiliki strategi yang hebat untuk mengalahkan musuhnya).

 

Tetapi disitu TUHAN masih memberi kesempatan supaya kita mendapat pertolongan yaitu: TUHAN MENYATAKAN GULUNGAN KITAB, artinya itu adalah masa krisis (masa sulit), tetapi disitu masih ada gulungan Kitab yang terbuka --- (10:1) Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api. (10:2) Dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka. Ia menginjakkan kaki kanannya di atas laut dan kaki kirinya di atas bumi… Wahyu 10:1-2.

 

Inilah yang harus kita cari dan yang harus kita tunggu-tunggu dalam setiap pertemuan ibadah kita sekarang ini, bukan sekedar mencatat tetapi tidak beroleh pengertian.

Tetapi dalam pertemuan ibadah kita harus menikmati pembukaan rahasia Firman itulah gulungan Kitab yang terbuka. Gulungan Kitab nya memang kecil, tetapi rahasianya apabila dibukakan sangat besar sekali dan kuasanya besar untuk menolong kita pada saat tampilnya pasukan berkuda dengan jumlah 200 juta di seluruh dunia.

 

Jadi jangan kita bodoh seperti kebodohan Simon Petrus, dahulu dia suka dengan dongeng nenek-nenek tua, cerita-cerita isapan jempol, takhayul-takhayul termasuk filsafat-filsafat kosong manusia.

Namun pada akhirnya persis di atas gunung TUHAN yang tinggi, disitu TUHAN datang dalam kemuliaan-Nya yang sangat besar memberi pengertian kepada Petrus dalam kebodohannya; bahwa gereja TUHAN dibawa masuk dalam kegerakan yang besar itulah Pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna, yang disebut sidang mempelai wanita TUHAN.

 

Jadi di hari-hari terakhir ini, kita harus menyerahkan diri untuk dibawa masuk dalam kegerakan yang besar, yaitu Pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna, sama artinya; sibuk mencari pembukaan rahasia Firman ALLAH, itulah Gulungan Kitab yang Terbuka.

Hanya itu satu-satunya cara untuk menolong gereja TUHAN, itulah Firman Pengajaran yang rahasianya dibukakan, dan Firman Pengajaran Mempelai dalam terangnya Tabernakel, tidak ada cara lain.

 

Jadi semestinya gereja hujan akhir harus sibuk untuk mencari gulungan Kitab yang terbuka, itu sebabnya kita pun berjuang untuk membawa Firman Pengajaran Mempelai dalam Terangnya Tabernakel lewat Paskah PPT yang sudah didepan mata; pada tanggal 27 dan 28 di bulan Mei dan lewat Natal PPT, masing-masing kita adakan dua hari seminar sebanyak tiga kali ibadah. Dan kita senantiasa mendoakan supaya dalam seminar, disitu dinyatakan gulungan Kitab yang terbuka. Jadi gulungan Kitab sangat dibutuhkan oleh gereja TUHAN sampai pada masa 3½ tahun yang pertama, dimana antikris memerintah sampai petang hari.

Jadi jangan berhenti untuk berdoa, supaya dalam setiap pertemuan ibadah dalam Penggembalaan GPT Betania kita beroleh kasih karunia lewat gulungan Kitab yang terbuka.

 

DAMPAK POSITIF MENERIMA GULUNGAN KITAB YANG TERBUKA: Gereja TUHAN dibela dari setan tritunggal yaitu;

1.       Naga 🡪 roh-roh jahat di udara = ujian dari atas.

2.       Laut 🡪 antikris, yang nanti akan berkuasa 7 tahun penuh di atas muka bumi ini yang memuncak pada 3 ½ tahun yang kedua.

3.       Darat / bumi 🡪 nabi-nabi palsu dengan ajarannya yang palsu yang membinasakan.

 

Wahyu 10:2;5

(10:2) Dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka. Ia menginjakkan kaki kanannya di atas laut dan kaki kirinya di atas bumi, (10:5) Dan malaikat yang kulihat berdiri di atas laut dan di atas bumi, mengangkat tangan kanannya ke langit,

 

Jadi dengan gulungan Kitab yang terbuka, inilah cara TUHAN untuk menolong kita menahan kuasa dari setan tritunggal. Jadi jangan ragu dengan gulungan Kitab. Yakinlah dengan gulungan Kitab yang terbuka; itulah Firman Pengajaran yang rahasianya dibukakan dalam terangnya Roh-El Kudus dan Firman Pengajaran Mempelai dalam terangnya Tabernakel, tidak usah mendua hati.

Itu yang akan menolong kita, seperti Simon Petrus dalam kebodohannya diberi pengertian, dan akhirnya dia tertolong dan diselamatkan. Karena Petrus ini berulang kali melakukan kesalahan, baik dalam pengikutannya selama 3 ½ tahun, maupun setelah Yesus mati tiga hari tiga malam ia juga kembali kepada tabiat yang lama.

 

Wahyu 10:9

(10:9) Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: "Ambillah dan makanlah dia; ia akan membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu."

 

Kita berdoa memohon supaya TUHAN memakai malaikat sidang jemaat didalam hal membukakan rahasia Firman. Jadi jangan diam saja berarti; harus bertindak, memohon, sebab disini dikatakan pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya ini tugas kita sekarang.

 

Gulungan Kitab yang terbuka;

1.       Di perut terasa pahit.

Artinya; ketika Firman ALLAH yang dibukakan itu berproses didalam diri kita, memang sakit rasanya, sebab daging ini pasti tersalib.

2.       Di mulut manis rasanya seperti madu.

Artinya; Firman yang dibukakan itu sangat berkuasa untuk memulihkan kehidupan kita, menolong sampai menyelamatkan kita.

 

Sama seperti Yohanes pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya gulungan Kitab yang terbuka. Jadi kalau rasanya pahit sabar-sabar saja, ditengah Firman itu sedang berproses didalam diri kita memang sakit rasanya, pahit rasanya, tetapi hasilnya memberi kepuasan.

TUHAN pasti tolong kita dan menyelamatkan kita dari CELAKA KEDUA yaitu tepatnya pada saat malaikat keenam meniup sangkakalanya, karena bersamaan dengan itu keempat malaikat yang terikat dekat sungai Efrat dilepaskan untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.

 

Jadi pertolongan kita hanyalah datang dari TUHAN.

Dari tangan TUHAN kita menerima gulungan Kitab yang terbuka, oleh sebab itu doakan senantiasa, berjuanglah disitu baik saya, saudara kita semua.

 

Wahyu 10:11

(10:11) Maka ia berkata kepadaku: "Engkau harus bernubuat lagi kepada banyak bangsa dan kaum dan bahasa dan raja."

 

Firman Pengajaran yang rahasianya dibukakan dalam terangnya Roh-El Kudus, dan Firman Pengajaran Mempelai dalam terangnya Tabernakel harus disampaikan kepada bangsa-bangsa, kaum dan bahasa, dan kepada imamat rajani (hamba-hamba TUHAN) lewat Paskah PPT kita adakan seminar dua hari, tiga kali kebaktian, juga nanti seminar Natal PPT dua hari tiga kali kebaktian.

Inilah tugas kita sekarang ini, meskipun rasanya sakit tidak mengapa, asal kita ada didalam rencana TUHAN itu yang terpenting. Karena penderitaan yang kita alami tidak sebanding dengan Kemuliaan yang akan kita terima jauh melebihi dari penderitaan kita.

 

Jadi saudara perhatikanlah ini semua, tetaplah berada dalam rencana TUHAN.

TUHAN Yesus memberkati kita semua. Amin.

 

TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI

 

 

Pemberita Friman:

Gembala Sidang; Pdt. Daniel U. Sitohang

No comments:

Post a Comment