KAMI MENANTIKAN KESAKSIAN SAUDARA YANG MENIKMATI FIRMAN TUHAN

Terjemahan

Wednesday, February 6, 2013

IBADAH PEMBUBARAN PANITIA NATAL, 24 JANUARI 2013

Shalom, selamat malam.
Mohon maaf, kami tidak bisa menerbitkan firman penggembalaan untuk ibadah doa penyembahan pada malam hari ini, karena satu dan lain hal, oleh sebab itu, kami akan menerbitkan firman yang lain (firman dari Ibadah Pembubaran Panitia Natal, 24 Januari 2013).


IBADAH PEMBUBARAN PANITIA NATAL, 24 JANUARI 2013

Shalom, saudaraku.
Selamat siang, salam sejahtera, salam dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.
Oleh karena kasih-Nya kita boleh berada di tempat ini, untuk beribadah melayani, terkhusus untuk ibadah pembubaran panitia natal 2012, sebab ibadah pelayanan adalah yang nomor satu, sedangkan yang lainnya adalah nomor sekian, setelah ibadah, dilanjutkan dengan acara bebas.

Kemudian, saya juga mau menyampaikan ucapan terima kasih untuk segala perhatiannya, secara khusus bagi panitia natal 2012, baik juga seksi-seksi yang mengambil bagian mengerjakan pekerjaannya, bertanggung jawab sesuai dengan karunia jabatan yang Tuhan percayakan, saya beri penghormatan yang setinggi-tingginya.
Tetapi pekerjaan ini tidak sampai di sini saja, pekerjaan Tuhan ini kita kerjakan sampai Tuhan datang pada kali yang kedua, kita melayani Tuhan sampai nafas terakhir.
Ibadah pembubaran panitia natal pada siang hari ini, berguna supaya nanti apabila kita kembali mengadakan ibadah natal di tahun 2013 ini, maka panitia natal pun akan dipilih kembali, termasuk seksi-seksinya.

Kita patut bersyukur, ibadah natal 2012 berjalan dengan baik, mulai dari; ibadah natal pendidikan agama Kristen, ibadah natal sekolah minggu, sampai puncaknya ibadah natal umum, semua berjalan dengan baik, semua karena kemurahan Tuhan. Dana dan biaya tersedia, tercukupi sesuai kebutuhan, semua karena kemurahan.
Tuhan berkemurahan, karena Tuhan melihat kita mau dipakai, Tuhan tidak akan mengulurkan tangan-Nya kalau kita tidak mau dipakai. Biarlah di tahun 2013 ini, kita lebih sungguh-sungguh lagi memberikan diri untuk dipakai oleh Tuhan / melayani Tuhan.

Kita segera memperhatikan Keluaran 16.
Keluaran 16: 22
(16:22) Dan pada hari yang keenam mereka memungut roti itu dua kali lipat banyaknya, dua gomer untuk tiap-tiap orang; dan datanglah semua pemimpin jemaah memberitahukannya kepada Musa.

Pada hari yang keenam bangsa Israel memungut roti (itulah manna yang turun dari sorga) dua kali lipat banyaknya, berarti; DUA GOMER UNTUK TIAP-TIAP ORANG.

Keluaran 16: 29
(16:29) Perhatikanlah, TUHAN telah memberikan sabat itu kepadamu; itulah sebabnya pada hari keenam Ia memberikan kepadamu roti untuk dua hari. Tinggallah kamu di tempatmu masing-masing, seorang pun tidak boleh keluar dari tempatnya pada hari ketujuh itu."

Pada hari keenam, Tuhan memberikan dua gomer untuk dua hari;
-      Satu gomer yang pertama, untuk hari keenam.
-      Satu gomer yang kedua, untuk hari ketujuh.

Keterangan: SATU GOMER YANG PERTAMA
Ketika bangsa Israel memungut satu gomer, dimulai dari hari pertama sampai hari kelima.

Keluaran 16: 15-16
(16:15) Ketika orang Israel melihatnya, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: "Apakah ini?" Sebab mereka tidak tahu apa itu. Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Inilah roti yang diberikan TUHAN kepadamu menjadi makananmu.
(16:16) Beginilah perintah TUHAN: Pungutlah itu, tiap-tiap orang menurut keperluannya; masing-masing kamu boleh mengambil untuk seisi kemahnya, segomer seorang, menurut jumlah jiwa."

Dimulai dari hari pertama sampai hari kelima, setiap orang memungut manna / roti yang turun dari sorga; satu gomer untuk tiap-tiap orang.

Keluaran 16: 17-18
(16:17) Demikianlah diperbuat orang Israel; mereka mengumpulkan, ada yang banyak, ada yang sedikit.
(16:18) Ketika mereka menakarnya dengan gomer, maka orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan. Tiap-tiap orang mengumpulkan menurut keperluannya.

Bangsa Israel mengumpulkan manna, satu gomer tiap-tiap orang, sesuai dengan keperluan dalam seisi kemah.
-      Ada yang mengumpulkan banyak, tetapi tidak berkelebihan.
-      Ada yang mengumpulkan sedikit, tetapi tidak berkekurangan.
Tuhan memberikan makanan yang secukupnya, dari hari pertama sampai hari kelima, juga sampai hari keenam, mereka mengumpulkan manna satu gomer untuk tiap-tiap orang.

Syarat untuk menikmati satu gomer.
Keluaran 16: 19
(16:19) Musa berkata kepada mereka: "Seorang pun tidak boleh meninggalkan dari padanya sampai pagi."

Syaratnya; tidak boleh meninggalkan roti / manna yang turun dari sorga sampai besok pagi.
Arti rohaninya untuk kita sekarang adalah; ketika mendengar / menerima kebenaran firman Tuhan, segera ditindaklanjuti, segera dilakukan, tidak boleh ditunda-tunda sampai besok hari = dengar-dengaran.

Tetapi kalau kita perhatikan di sini ...
Keluaran 16: 20
(16:20) Tetapi ada yang tidak mendengarkan Musa dan meninggalkan dari padanya sampai pagi, lalu berulat dan berbau busuk. Maka Musa menjadi marah kepada mereka.

Ada yang meninggalkan roti / manna yang turun dari sorga sampai pagi = ada yang yang tidak dengar-dengaran; sudah mendengar firman tetapi tidak melakukannya.

Dampak negatif kalau membiarkan satu gomer sampai pagi.
1.    BERULAT.
Arti rohaninya; kehidupan menjadi jahat, sama seperti iblis setan = bertingkah laku jahat seperti iblis setan.
Sebab ulat / ular adalah gambaran dari iblis setan.

Mari kita lihat; KEJAHATAN DARI IBLIS SETAN.
Yohanes 8: 44
(8:44) Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.
Banyak kejahatan dari iblis setan, tetapi inilah kejahatan dari iblis setan yang paling mendasar.
-      PEMBUNUH.
Dalam 1 Yohanes 3: 15 dikatakan; membenci sesama = seorang pembunuh.
Berarti, bertolak belakang dengan sifat tabiat dari Allah Bapa, yaitu kasih.
-      TIDAK HIDUP DI DALAM KEBENARAN.
Berarti; bertolak belakang dengan sifat tabiat dari Allah Anak, yaitu hidup benar sesuai firman Tuhan.
-      Dia adalah seorang PENDUSTA, bahkan bapa dari segala pendusta.
1 Yohanes 2: 27
(2:27) Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu -- dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta -- dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
Kalau seseorang hidup dalam pengurapan Roh Kudus, maka urapan Roh Kudus akan mengajari, dan pengajaran Roh Kudus itu tidak dusta.
Berarti; kalau berdusta, bertolak belakang dengan sifat tabiat dari Allah Roh Kudus.

Oleh sebab itu, kalau mendengar dan menerima firman Tuhan, tetapi tidak segera ditindaklanjuti, tidak segera diperhatikan / dilakukan, maka akan berulat.
Jangan heran, mengapa seseorang hidup dalam kebencian, mengapa seseorang tidak hidup dalam kebenaran, dan mengapa seseorang suka berdusta, itu karena dia tidak segera memperhatikan firman Tuhan untuk dilakukan, dia tunda-tunda untuk melakukan firman Tuhan.
Oleh sebab itu, sekiranya saudara mendengar firman Tuhan, dengarlah dengan baik, perhatikan dengan sungguh-sungguh. Jangan sampai bertahun-tahun mendengar firman, tetapi tidak ada perubahan, tetap dengan tabiat yang lama, bahkan 3 kejahatan iblis setan yang mendasar terjadi dalam hidupnya.

Saudara bisa perhatikan; satu-satunya binatang yang tidak memiliki telinga adalah ular, dan satu-satunya binatang yang jalannya tidak lurus adalah ular, mulai dari kepala sampai ekornya tidak lurus.
Oleh sebab itu, hati-hati; kalau kepala tidak lurus, sampai ke bawah tidak lurus.
Saya juga harus berhati-hati; kalau saya tidak lurus / tidak dengar-dengaran, sampai sidang jemaat pun tidak lurus. Sebagai kepala rumah tangga; kalau saya tidak lurus, anak dan isteri saya tidak dengar-dengaran.
-      Perhatikanlah firman ini, secara khusus bagi saudara yang masih muda remaja, sebab firman ini bukan untuk hari ini, tetapi ini adalah masa depan kita.
-      Kalau tidak memperhatikan firman Tuhan / tidak dengar-dengaran, seperti ular, yang tidak punya telinga.

2.    BERBAU BUSUK.
Arti rohaninya; tetap dalam dosa kejahatan.
Sebab bau busuk adalah gambaran dari pada dosa kejahatan.
Sepintar-pintarnya seseorang menyimpan bau busuk, akan tetap tercium. Demikian juga dengan dosa kejahatan, biar bagaimanapun seseorang menyembunyikan dosa kejahatan dengan rapi, tetap tercium.
Tidak ada bau busuk yang tidak tercium, hanya firman Tuhan saja kekal sampai selama-lamanya; semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, tetapi firman Tuhan tidak pernah berlalu sampai selama-lamanya / kekal sampai selama-lamanya (1 Petrus 1: 24-25).

Itulah yang dimaksud satu gomer.
Kita bandingkan dengan makanan yang dimakan oleh Yesus Kristus.
Yohanes 4: 34
(4:34) Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
Makanan Yesus Kristus;
-      Yang pertama adalah melakukan kehendak Allah = melakukan firman Tuhan = satu gomer.
Berarti, melakukan firman Tuhan = menikmati satu gomer.
-      Yang kedua adalah melakukan pekerjaan Allah sampai selesai, itulah dua gomer.
Tetapi saya tidak menceritakan tentang dua gomer.

Sekali lagi saya katakan; melakukan kehendak Allah Bapa = mendengar firman dan melakukannya = menikmati satu gomer.

Mari kita lihat; MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH.
Matius 26: 39, 42
(26:39) Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
(26:42) Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"

Yesus harus meminum cawan Allah = melakukan kehendak Allah.
Minum cawan Allah, artinya; Yesus harus menanggung penderitaan di atas kayu salib.
Berarti, wujud dari satu gomer adalah SATU DENGAN PENDERITAAN YESUS KRISTUS.

Keterangan: SATU GOMER YANG KEDUA
Keluaran 16: 22, 29
(16:22) Dan pada hari yang keenam mereka memungut roti itu dua kali lipat banyaknya, dua gomer untuk tiap-tiap orang; dan datanglah semua pemimpin jemaah memberitahukannya kepada Musa.
(16:29) Perhatikanlah, TUHAN telah memberikan sabat itu kepadamu; itulah sebabnya pada hari keenam Ia memberikan kepadamu roti untuk dua hari. Tinggallah kamu di tempatmu masing-masing, seorang pun tidak boleh keluar dari tempatnya pada hari ketujuh itu."

Kembali saya katakan; pada hari keenam, bangsa Israel memungut manna / roti yang turun dari sorga, dua gomer untuk tiap-tiap orang.
Sebab, pada hari yang ketujuh, Tuhan tidak menurunkan roti dari sorga / tidak ada manna. Oleh sebab itu, pada hari keenam, bangsa Israel harus memungut manna itu dua gomer, untuk dua hari.
-      Satu gomer yang pertama untuk hari yang keenam.
-      Satu gomer yang kedua untuk hari yang ketujuh.
Sedangkan hari yang ketujuh adalah hari perhentian bagi Tuhan Allah, berarti setiap orang yang ada di dalam kemah, tidak boleh keluar dari kemah masing-masing, harus beristirahat dari segala kegiatan-kegiatan / aktivitas-aktivitas.
Tuhan sudah memberikan hari pertama sampai hari keenam, tetapi hari ketujuh adalah hari perhentian bagi Tuhan Allah, Sabat yang kudus bagi Tuhan Allah, oleh sebab itu, bangsa Israel tidak boleh keluar dari kemah masing-masing = tinggal di dalam kemah.
Tinggal di dalam kemah, artinya; tinggal di dalam rumah Tuhan.

Kita perhatikan pribadi; YAKUB.
Kejadian 25: 25
(25:27) Lalu bertambah besarlah kedua anak itu: Esau menjadi seorang yang pandai berburu, seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah.

Yakub adalah seorang yang suka tinggal di kemah.

Mari kita perhatikan; RUMAH ALLAH YAKUB / KEMAH YAKUB.
Yesaya 2: 2-3
(2:2) Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana,
(2:3) dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem."

-      Dari Sion keluar pengajaran, itulah GOMER YANG PERTAMA.
-      juga firman Tuhan dari Yerusalem.
Artinya; melayani Tuhan sesuai kebenaran firman Tuhan.
Sebab Yerusalem adalah gambaran dari ibadah pelayanan, inilah GOMER YANG KEDUA.
Berarti, beribadah melayani Tuhan, sesuai kebenaran firman Tuhan, itulah yang dimaksud menikmati satu gomer yang kedua.

Yohanes 4: 34
(4:34) Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
Menyelesaikan pekerjaan Allah = melayani sampai nafas terakhir = menikmati satu gomer yang kedua.
Biarlah kita melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh, sebab kita semua adalah hamba Tuhan, hamba kebenaran, berarti melayani Tuhan, sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.

Matius 25: 21, 23
(25:21) Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
(25:23) Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Hamba yang pertama dipercaya lima talenta dan hamba yang kedua dipercaya dua talenta setia melayani Tuhan, setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil.
Sebab, ketika tuan dari hamba-hamba ini mempercayakan;
-      lima talenta kepada hamba yang pertama, menghasilkan lima talenta.
-      dua talenta kepada hamba yang kedua, juga menghasilkan dua talenta.
Artinya; kalau setia melayani Tuhan, setia memikul tanggung jawab dalam perkara kecil, menjadi hamba kebenaran, akan menghasilkan buah, itu sudah pasti.
Oleh sebab itu, saya himbau kepada sidang jemaat yang belum mengambil bagian dalam pelayanan, layanilah Tuhan, menikmati jabatan satu gomer yang kedua. Kemudian, bagi imam-imam yang sudah dipercaya melayani Tuhan sesuai dengan karunia yang Tuhan percayakan, ada yang lima talenta, ada yang dua talenta, kerjakanlah dengan baik = setia memikul tanggung jawab dalam perkara kecil.

Matius 25: 21, 23
(25:21) Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
(25:23) Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Kalau setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, disebut HAMBA YANG BAIK dan SETIA, sesuai dengan pernyataan tuan dari hamba-hamba tersebut.

Yesaya 11: 5
(11:5) Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.
Kalau setia memikul tanggung jawab dalam perkara kecil, berarti; tidak menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, sama seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

Dampak positif kalau setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil.
Matius 25: 21, 23
(25:21) Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
(25:23) Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Kalau tetap setia memikul tanggung jawab dalam perkara kecil, akan dipercaya tanggung jawab dalam perkara yang besar.
Saudaraku, inilah yang harus kita perhatikan dengan baik, sebab di tahun 2013 ini, pekerjaan Allah semakin bertambah-tambah.

Kita tidak boleh seenaknya dalam melayani Tuhan, tidak boleh menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, harus tetap setia memikul tanggung jawab dalam perkara kecil.
Oleh sebab itu, sebagai hamba harus setia kepada Kristus sebagai kepala, jangan mengambil jalan masing-masing, jangan menyimpang, supaya Tuhan mempercayakan perkara yang lebih besar.
Biarlah kita menghargai pengajaran mempelai dalam terangnya tabernakel, berarti; masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, dari timur sampai ke barat. Biarlah kita melihat pekerjaan Allah yang besar ini, di dalam kandang penggembalaan yang Tuhan percayakan.

Hasilnya.
Matius 25: 21, 23
(25:21) Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
(25:23) Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Setialah melayani Tuhan, setia memikul tanggung jawab dalam perkara kecil, maka hasilnya; masuk dan turut dalam kebahagiaan tuannya.
Tuan dari setiap hamba-hamba adalah Tuhan Yesus Kristus.
Berarti; masuk ke dalam kerajaan sorga sebagai tempat kebahagiaan yang kekal.

Saya ingatkan kembali; biarlah kita tetap setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, berarti tidak menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan.

TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA, MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI
Pemberita firman:
Gembala Sidang; Pdt. Daniel U. Sitohang

No comments:

Post a Comment