KAMI MENANTIKAN KESAKSIAN SAUDARA YANG MENIKMATI FIRMAN TUHAN

Terjemahan

Monday, February 4, 2013

IBADAH KAUM MUDA REMAJA, 02 FEBRUARI 2013



Tema:  STUDY YUSUF
(seri 55)

Subtema: PELAYANAN DARI NABI-NABI PALSU MENGARAH KEPADA PASAR TUNGGAL (PERDAGANGAN BEBAS)

Shalom!
Selamat sore, salam sejahtera, salam dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.
Oleh karena kasih-Nya kita boleh berada di dalam rumah Tuhan, beribadah melayani Tuhan.

Kita lanjutkan firman penggembalaan untuk ibadah kaum muda remaja, dari Kejadian 37.
Kejadian 37: 28
(37:28) Ketika ada saudagar-saudagar Midian lewat, Yusuf diangkat ke atas dari dalam sumur itu, kemudian dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh syikal perak. Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir.

Yusuf dijual kepada orang Ismael oleh saudara-saudaranya.

Kejadian 37: 5, 9
(37:5) Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya; sebab itulah mereka lebih benci lagi kepadanya.
(37:9) Lalu ia memimpikan pula mimpi yang lain, yang diceritakannya kepada saudara-saudaranya. Katanya: "Aku bermimpi pula: Tampak matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah kepadaku."

Yusuf menerima karunia mimpi dan selanjutnya menceritakannya kepada saudara-saudaranya.
Menerima karunia mimpi, menunjukkan bahwa; YUSUF ADALAH SEORANG NABI.

Mari kita lihat; Tugas seorang nabi.
Kisah Para Rasul 2:
(2:17) Akan terjadi pada hari-hari terakhir -- demikianlah firman Allah -- bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.

Di hari-hari terakhir Tuhan akan mencurahkan Roh Kudusnya, sehingga;
-      Anak-anak laki-laki dan perempuan akan BERNUBUAT.
-      Teruna-teruna akan mendapat PENGLIHATAN-PENGLIHATAN.
-      Orang-orang yang tua akan mendapat MIMPI.
Tiga karunia nabi ini diawali dengan bernubuat, kemudian penglihatan, kemudian mimpi.

Bandingkan dengan Bilangan 12.
Bilangan 12: 6
(12:6) Lalu berfirmanlah Ia: "Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, TUHAN menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi.

Pada Kisah Para Rasul, diawali dengan BERNUBUAT, tetapi pada kitab Bilangan, diawali dengan NABI.
Berarti, TUGAS DARI SEORANG NABI adalah BERNUBUAT.
Dalam 1 Korintus 14: 3 dikatakan, nabi yang bernubuat, berarti;
-      Membangun.
-      Menghibur.
-      Menasihati.

Sebelum nabi bernubuat terlebih dahulu;
-      ALLAH MENYATAKAN DIRINYA, lewat KARUNIA PENGLIHATAN.
Menyatakan diri = Allah berhadirat = diam di dalam rumah-Nya (bertabernakel).

Wahyu 21: 3
(21:3) Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

Ketika Allah berhadirat, di sini dikatakan;
·       MEREKA MENJADI UMAT-NYA.
Berarti; menjadi kawanan domba Allah
Kalau kawanan domba Allah tergembala dengan baik, maka kawanan domba Allah mendapat pemeliharaan, perlindungan, pembelaan dan penjagaan dari Tuhan

·       IA MENJADI ALLAH MEREKA.
Berarti; memper-Tuhankan Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub = memper-Tuhankan Allah yang hidup = tidak mempertuhankan allah asing (allah yang mati), misalnya; harta, kekayaan, uang, kedudukan, jabatan, posisi dan lain sebagainya.

Sebelum nabi bernubuat, terlebih dahulu;
-      ALLAH BERBICARA / BERKATA-KATA KEPADA SEORANG NABI, lewat KARUNIA MIMPI
Yeremia 23: 28
(23:28) Nabi yang beroleh mimpi, biarlah menceritakan mimpinya itu, dan nabi yang beroleh firman-Ku, biarlah menceritakan firman-Ku itu dengan benar! Apakah sangkut-paut jerami dengan gandum? demikianlah firman TUHAN.

Nabi yang beroleh mimpi, harus menceritakan mimpinya itu = nabi yang beroleh firman Tuhan, harus menceritakan firman Tuhan dengan benar.
Menceritakan firman Tuhan dengan benar, berarti; tidak menambahkan firman Tuhan dan tidak mengurangkan firman Tuhan.
     DITAMBAHKAN, artinya; menyampaikan firman Tuhan disertai dengan cerita-cerita isapan jempol, dongeng nenek-nenek tua, takhayul-takhayul, dan sebagainya.
·    DIKURANGKAN, artinya; pemberitaan firman Tuhan tentang salib Kristus diganti dengan tanda-tanda heran, tanda-tanda ajaib ataupun teori-teori kemakmuran (lebih mengutamakan tanda-tanda heran / mujizat-mujizat dari pemberitaan firman tentang salib Kristus).
Teori-teori kemakmuran, artinya; orang Kristen tidak boleh miskin.

Tujuan menceritakan firman Tuhan dengan benar; untuk memisahkan JERAMI dari GANDUM.
·    JERAMI menggambarkan kehidupan yang kering-kering, yaitu kehidupan yang tidak menghasilkan = tidak dapat berbuat apa-apa = tidak dapat beribadah melayani Tuhan.
·       GANDUM -> kehidupan yang dipenuhkan oleh firman Tuhan.

Jadi, kesimpulannya: MENJUAL NABI = MENJUAL FIRMAN NUBUATAN / menjual firman yang benar (firman yang tidak ditambahkan, tidak dikurangkan), sedangkan nabi yang menjual nabi / firman para nabi disebut nabi-nabi palsu.
PERLU UNTUK DIKETAHUI:
-   Adapun sebutan nabi palsu ditujukan kepada seorang nabi yang menjual firman para nabi / firman nubuatan (dengan cara menambahkan dan mengurangkan firman Tuhan).
Jadi, sebutan nabi palsu tidak ditujukan kepada sidang jemaat.
-      Sedangkan untuk sidang jemaat sebutannya: domba atau kambing.
Kalau tergembala dengan baik disebut domba, kalau liar (tidak tergembala) disebut kambing.
Namun semua hal ini (pelayanan dari nabi-nabi palsu) Tuhan ijinkan terjadi, sama seperti Yusuf terlebih dahulu berada di sumur.

Matius 18: 7
(18:7) Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.
Memang penyesatan itu harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.
Artinya; Tuhan mengijinkan keberadaan dari nabi-nabi palsu.

Kejadian 37: 28
(37:28) Ketika ada saudagar-saudagar Midian lewat, Yusuf diangkat ke atas dari dalam sumur itu, kemudian dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh syikal perak. Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir.

Tuhan menginjinkan apa yang dilakukan oleh nabi-nabi palsu, sama seperi Yusuf; sebelum Yusuf dijual, TERLEBIH DAHULU BERADA DI SUMUR.

Kemudian, kalau kita perhatikan di sini ...
Kejadian 37: 24
(37:24) Dan mereka membawa dia dan melemparkan dia ke dalam sumur. Sumur itu kosong, tidak berair.

Sumur itu kosong, tidak berair = kering.

2 Petrus 2: 17
(2:17) Guru-guru palsu itu adalah seperti mata air yang kering, seperti kabut yang dihalaukan taufan; bagi mereka telah tersedia tempat dalam kegelapan yang paling dahsyat.

Guru-guru palsu / nabi-nabi palsu itu, seperti mata air yang kering, sumber air tetapi kering = sumur yang kosong,

Selain digambarkan seperti mata air yang kering, juga digambarkan SEPERTI KABUT YANG DIHALAUKAN TAUFAN.
Artinya; melayani namun tidak sanggup membasahi setiap hati = melayani tanpa urapan dari Roh-El Kudus = firman Tuhan yang disampaikan tidak mampu meneguhkan setiap hati.

Ciri-ciri melayani tanpa urapan Roh Kudus.
2 Petrus 2: 18
(2:18) Sebab mereka mengucapkan kata-kata yang congkak dan hampa dan mempergunakan hawa nafsu cabul untuk memikat orang-orang yang baru saja melepaskan diri dari mereka yang hidup dalam kesesatan.

-      NABI-NABI PALSU MELAYANI DENGAN KATA-KATA CONGKAK.
Sadar atau tidak sadar, seringkali seorang hamba Tuhan mengucapkan kata-kata congkak; sepertinya membangun, sepertinya menghibur dan menasihati, tetapi sesungguhnya melayani dengan kata-kata membesarkan diri sendiri.

-      NABI-NABI PALSU MELAYANI DENGAN MENGUCAPKAN KATA-KATA YANG HAMPA.
Hampa = kosong = tidak berfaedah.
Contoh kata-kata yang hampa; fasih menceritakan seisi dunia = fasih menceritakan perkara-perkara di dunia, perkara-perkara di bawah, perkara-perkara lahiriah (1 Yohanes 4: 1-6).
Kalau seorang hamba Tuhan lebih fasih membicarakan tentang perkara-perkara yang lahiriah (hal-hal duniawi), maka ia tidak akan memikirkan perkara-perkara yang di atas (perkara rohani), di mana Kristus duduk di sebelah kanan Allah.

-      NABI-NABI PALSU MELAYANI DENGAN HAWA NAFSU CABUL.
Tujuannya untuk memikat banyak hati orang-orang yang baru dilepaskan dari kesesatan, orang yang imannya lemah.

Selain memikat hati, kita lihat; HAWA NAFSU YANG LAIN DARI NABI-NABI PALSU.
2 Petrus 2: 1-2
(2:1) Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
(2:2) Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat.

Nabi-nabi / guru-guru palsu MELAYANI DENGAN HAWA NAFSU / DIKUASAI OLEH HAWA NAFSU.

2 Petrus 2: 3
(2:3) Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.

Nabi-nabi / guru-guru palsu melayani hanya untuk mencari untung, lewat cerita-cerita isapan jempol, inilah yang disebut pengajaran-pengajaran palsu / pengajaran-pengajaran sesat.
Nabi-nabi / guru-guru palsu serakah, tamak, cinta uang = melayani karena hawa nafsu.

Sekarang, bandingkan dengan; PELAYANAN YANG DIURAPI.
Roma 10: 17
(10:17) Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Firman Kristus, artinya; firman yang diurapi, yaitu ayat satu menjelaskan ayat yang lain, ayat yang satu meneguhkan ayat yang lain.
Berarti, firman yang diurapi sanggup meneguhkan setiap hati = membasahi setiap hati sampai iman timbul, dan oleh iman itu sendiri, kita dapat membedakan yang baik dan yang tidak baik, ajaran yang sehat maupun ajaran yang tidak sehat.

2 Petrus 1: 19
(1:19) Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.

Firman nubuatan / firman yang diurapi meneguhkan setiap hati = membasahi setiap hati.
Oleh sebab itu, biarlah kita memperhatikan firman nubuatan = memperhatikan pelita yang bercahaya di dalam kegelapan, sampai fajar menyingsing.
Artinya; menyingkapkan segala sesuatu yang terselubung di dalam hati (dosa kegelapan) = menerangi segala kejahatan-kejahatan yang terselubung di dalam hati.

Puncaknya: BINTANG TIMUR ADA DI DALAM HATI.
Artinya; sampai pribadi Kristus tinggal diam di dalam hati, sehingga kita dapat berkata: “Hidupku bukannya aku lagi, tetapi Kristus di dalamku”.

2 Petrus 1: 20
(1:20) Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,

Nubuat-nubuat dalam kitab suci, tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri.
Artinya; firman Tuhan tidak boleh diteguhkan oleh cerita-cerita isapan jempol, dongeng nenek-nenek tua, takhayul-takhayul, filsafat kosong, dan sebagainya.

2 Petrus 1: 21
(1:21) sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

Firman nubatan itu tidak pernah dihasilkan oleh kehendak manusia, termasuk cerita-cerita isapan jempol, dongeng nenek-nenek tua dan takhayul-takhayul.
Sebaliknya, TERJADINYA PEMBUKAAN RAHASIA FIRMAN TUHAN, OLEH KARENA DORONGAN ROH KUDUS.
Misalnya; ayat satu menjelaskan ayat yang lain, atau ayat satu meneguhkan ayat yang lain = saling berkaitan satu dengan yang lain, tidak boleh diteguhkan lewat cerita-cerita isapan jempol, dongeng nenek-nenek tua, takhayul-takhayul maupun filsafat-filsafat kosong.

Oleh sebab itu, biarlah kiranya kita senantiasa berdoa, supaya Tuhan terus membukakan rahasia firman-Nya, dan juga doakan saya, sebagai gembala sidang, supaya tidak menambahkan dan tidak mengurangkan firman Tuhan, melainkan menyampaikan firman oleh karena dorongan Roh Kudus.

Kita kembali memperhatikan; NASIB YUSUF.
Kejadian 37: 28
(37:28) Ketika ada saudagar-saudagar Midian lewat, Yusuf diangkat ke atas dari dalam sumur itu, kemudian dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh syikal perak. Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir.

Saudaraku, akhirnya Yusuf diangkat dari dalam sumur, kemudian dijual kepada orang Ismael, saudagar-saudagar yang berasal dari Midian.
Saudagar artinya; pedagang besar.

Saudaraku, suatu saat nanti akan terjadi perdagangan besar yang disebut pasar bebas / global = pasar tunggal yang sifatnya mendunia, di mana roda perdagangan ini akan dijalankan / dikendalikan oleh nabi-nabi palsu ataupun ANTIKRIS.

Sebagai bukti yang kuat bagi kita;
Wahyu 13: 11
(13:11) Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.

Binatang yang keluar dari dalam bumi -> nabi-nabi palsu.
Memang kelihatannya bertanduk dua seperti anak domba, tetapi kalau berbicara seperti seekor naga, artinya; berbicara penuh dengan kepalsuan = nabi-nabi palsu.

Wahyu 13: 13
(13:13) Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.

Nabi-nabi palsu mengadakan tanda-tanda ajaib / tanda-tanda dahsyat dengan menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.
Pemberitaan firman tentang salib Kristus diganti dengan tanda-tanda yang dahsyat, tanda-tanda ajaib = mujizat-mujizat ataupun teori-teori kemakmuran = nabi-nabi palsu mengurangkan firman Tuhan.

Arah dari pelayanan nabi-nabi palsu.
Wahyu 13: 14
(13:14) Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.

Tujuan mereka mengadakan mujizat-mujizat (tanda-tanda heran, tanda-tanda ajaib); UNTUK MENYESATKAN MEREKA YANG DIAM DI BUMI, sehingga dengan mudah orang-orang sesat tersebut diserahkan / DIBAWA KEPADA SATU TUJUAN, ITULAH ROH JUAL BELI.

Wahyu 13: 16-18
(13:16) Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
(13:17) dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
(13:18) Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

Suatu saat nanti akan terjadi perdagangan besar, bahkan perdagangan yang besar itu menjadi satu di atas muka bumi ini, di mana yang menjalankan (yang menjadi motor penggerak) roda perdagangan itu adalah antikris, sehingga tidak seorangpun dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda dari antikris, yaitu 666 di tangan kanan atau di dahi sebagai cap meterai dari antikris.

Jadi, jelas sekali bahwa pelayanan dari nabi-nabi palsu mengarah kepada roh jual beli, semoga mata rohani kita dicelikkan, kita sadar dan bangun dari tidur.
Oleh sebab itu, biarlah dari sejak sekarang kita tetap setia di dalam rumah Tuhan, setia beribadah melayani Tuhan, supaya kita lepas dari tipu daya dari iblis setan lewat kaki tangannya itulah nabi-nabi palsu dan antikris, sehingga dengan demikian, kita tidak menggunakan tanda 666 di tangan kanan ataupun di dahi sebagai cap meterai dari antikris.
Jangan sampai karena usaha, jangan sampai karena perdagangan (jual-beli), kehidupan muda remaja jauh dari ibadah pelayanan.
Memang dengan adanya tanda 666 di tangan kanan atau pun di dahi, mereka dapat membeli dapat menjual, tetapi akhir hidup mereka menuju kepada kebinasaan.
Biarlah kita memperhatikan firman ini dengan baik, dan memperhatikan firman para nabi lebih sungguh-sungguh lagi dari waktu-waktu yang lalu. Amin.

TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA, MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI
Pemberita firman:
Gembala Sidang; Pdt. Daniel U. Sitohang

No comments:

Post a Comment