IBADAH PENDALAMAN ALKITAB, 13 NOVEMBER 2025
KITAB
MALEAKHI 2:15
(Seri:
16)
Subtema:
HEMBUSAN NAFAS HIDUP
Shalom.
Mula pertama
saya mengucapkan puji syukur kepada Tuhan oleh karena rahmat-Nya kita
sekaliannya dihimpunkan di atas gunung Tuhan yang kudus, kita boleh datang
beribadah kepada Tuhan lewat Ibadah Pendalaman Alkitab disertai dengan
perjamuan suci.
Saya juga
tidak lupa menyapa anak-anak Tuhan, umat ketebusan Tuhan yang turut bergabung
lewat online / live streaming atau video internet, baik dari Youtube,
maupun Facebook atau media sosial lainnya yang dapat digunakan / diakses.
Mari kita
sambut STUDY MALEAKHI sebagai Firman penggembalaan untuk Ibadah
Pendalaman Alkitab disertai Perjamuan Suci.
Maleakhi
2:15
(2:15)
Bukankah Allah yang Esa
menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu?
Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap
isteri dari masa mudanya.
"Allah
yang esa menjadikan mereka daging dan roh."
Kata "mereka"
à Laki-laki dan perempuan, yakni Adam dan Hawa.
Kejadian
1:26-27
(1:26)
Berfirmanlah Allah: "Baiklah
Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa
atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas
seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." (1:27)
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut
gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
Allah
menjadikan laki-laki dan perempuan menurut gambar dan rupa Allah (teladan
Allah), akan tetapi Allah menjadikan laki-laki dan perempuan daging dan roh.
Pendeknya,
manusia tidak hanya terjadi dari daging namun juga terdiri dari Roh.
Kita akan
bandingkan dengan BINATANG yang juga diciptakan dari debu tanah.
Kejadian
2:19-20
(2:19)
Lalu TUHAN Allah membentuk dari
tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah
semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti
nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup,
demikianlah nanti nama makhluk itu. (2:20) Manusia itu memberi nama
kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang
hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan
dia.
Allah juga
membentuk dari tanah:
-
Segala binatang hutan dan segala
ternak.
-
Segala burung di udara.
Singkat
kata: Allah menjadikan segala binatang di hutan, segala ternak, dan segala
burung di udara hanya terdiri dari daging TANPA ROH.
Matius 26:41B
(26:41)
Berjaga-jagalah dan berdoalah,
supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi
daging lemah."
Roh memang
penurut, tetapi daging lemah.
Galatia
5:16-17 --- Perikop: "Hidup menurut daging atau Roh."
(5:16) Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan
menuruti keinginan daging. (5:17) Sebab keinginan daging
berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan
keinginan daging -- karena keduanya bertentangan -- sehingga kamu setiap kali
tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
Jika kita
hidup oleh Roh maka kita tidak akan menuruti keinginan daging.
Perlu untuk
diketahui: Keinginan dari Roh bertentangan dengan keinginan daging itu sendiri,
sebab Roh penurut, sementara daging lemah.
Galatia 5:18
(5:18)
Akan tetapi jikalau kamu memberi
dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
Dampak
positif dipimpin oleh Roh: Tidak hidup di bawah hukum Taurat.
Sedangkan,
mereka yang hidup menurut keinginan daging berada di bawah hukum Taurat.
Contoh hidup
di bawah hukum Taurat: Saling menuduh dan saling membela ... Roma
2:15
-
Saling menuduh, artinya: Mempersalahkan orang yang bersalah = Tidak
mengampuni orang yang bersalah.
-
Saling membela, artinya: Membenarkan dirinya sendiri sekalipun salah =
Orang yang tidak mau mengakui kesalahan.
Padahal jika
tidak mau mengakui kesalahan mengalami kerugian yang double, selain
membuat dirinya kaku, tidak fleksibel dalam mengasihi, ada lagi kerugian yang
lain dalam 1 Yohanes 1:8 dikatakan jika tidak mau mengakui dosa, maka:
1.
Menipu diri sendiri.
2.
Kebenaran tidak ada dalam dirinya.
Sedangkan,
dalam 1 Yohanes 1:9, orang yang mudah mengakui kesalahan (dosa) maka
Tuhan akan mengampuni dosa kita, bahkan darah-Nya menyucikan kita dari segala
kejahatan, karena Dia adalah Allah yang setia dan adil.
Kenapa orang
kaku? Tersinggung sedikit jadi kaku, ya karena susah mengaku dosa.
Dahulu saya
orang yang kaku, sekarang saya sudah dimerdekakan oleh darah salib.
Mengapa
kaku? Karena tertuduh terus.
Kemudian,
dalam 1 Yohanes 1:10, dampak negatif lainnya jika tidak mengakui dosa
maka:
a.
Membuat Tuhan menjadi pendusta.
b.
Firman-Nya tidak ada di dalam kita
atau Firman-Nya tidak mendarah daging.
Apabila Firman
tidak mendarah daging maka hidup ini hanya hidup saja, ini namanya daging bukan
Roh. Tetapi apabila Firman TUHAN mendarah daging ini adalah manusia Roh. Jadi
kalau manusia tanpa Firman itu adalah manusia daging, sama seperti binatang
hanya terdiri dari daging tanpa Roh. Tetapi Tuhan menjadikan laki-laki dan
perempuan daging dan Roh. Kita adalah manusia bukan binatang, namun jika Firman
tidak mendarah daging maka persis seperti binatang hanya manusia daging tanpa
Roh.
Ciri
hidup di bawah hukum Taurat:
Matius
15:7-9
(15:7) Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang
kamu: (15:8) Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal
hatinya jauh dari pada-Ku. (15:9) Percuma mereka beribadah
kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah
manusia."
Menjalankan
ibadah secara lahiriah yakni memuliakan Tuhan dengan bibir,
tetapi hatinya jauh dari Tuhan = Mempersembahkan tubuh jasmani kepada Tuhan,
tetapi hatinya atau manusia dalamnya tidak dipersembahkan kepada Tuhan.
Ini adalah ibadah lahiriah / ibadah yang sia-sia / ibadah yang percuma.
Namun kenyataannya
banyak juga diantara kita (orang Kristen) menjalankan ibadah yang percuma / ibadah
yang sia-sia.Jika kita sadar apabila ibadah yang kita jalankan adalah ibadah
yang percuma / sia-sia, maka terlalu bodoh sekali menjalankan sesuatu yang
sia-sia. Oleh sebab itu, hendaklah arif dan bijaksana.
1 Korintus
15:57-58
(15:57)
Tetapi syukur kepada Allah, yang
telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. (15:58)
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan
giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan
dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.
Oleh karena
darah salib Kristus kita BERKEMENANGAN terhadap hukum dosa dan hukum Taurat.
Pendeknya,
ibadah pelayanan yang disertai dengan memikul salib sampai berdarah-darah
adalah ibadah yang tidak sia-sia / tidak percuma.
Jangan
sampai kita datang beribadah dan menjalankan ibadah yang sia-sia, namun biarlah
kita menjadi satu kehidupan yang berkemenangan oleh karena darah salib Kristus
/ darah tebusan. Kalau Taurat tanpa korban Kristus itu PERCUMA.
Karena kita adalah
manusia memiliki akal sehat maka hendaklah menjadi satu kehidupan yang arif dan
bijaksana, jangan mempertahankan ibadah yang percuma atau ibadah yang sia-sia.
1 Timotius
4:7B
(4:7)
Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng
nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah.
"Latihlah
dirimu beribadah." Ini menunjuk ibadah yang
dihubungkan dengan SALIB.
Jika ibadah
tanpa salib maka itu bukan melatih diri beribadah, melainkan itu adalah ibadah
Taurat.
Latihlah diri
masing-masing untuk memikul salib di tengah ibadah dan pelayanan.
1 Timotius
4:8
(4:8)
Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung
janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.
Ibadah
Taurat / ibadah badani terbatas gunanya, tetapi ibadah dan pelayanan yang
dihubungkan dengan darah salib mengandung janji:
-
Baik untuk hidup ini (masa sekarang), itu berarti; selama di bumi, dibela,
dilindungi, dan dipelihara (dicukupkan) oleh Tuhan baik secara jasmani maupun rohani.
-
Baik untuk hidup yang akan datang: bahagia bersama dengan Tuhan di dalam Kerajaan Sorga untuk
selama-lamanya.
Galatia
5:19-21 --- Perikop: "Hidup menurut daging atau Roh."
(5:19) Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran,
hawa nafsu, (5:20) penyembahan berhala, sihir, perseteruan,
perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri
sendiri, percideraan, roh pemecah, (5:21) kedengkian,
kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu
kuperingatkan kamu -- seperti yang telah kubuat dahulu -- bahwa barangsiapa
melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam
Kerajaan Allah.
Ada 15
tabiat daging:
1.
Percabulan.
2.
Kecemaran.
3.
Hawa nafsu.
4.
Penyembahan berhala.
5.
Sihir.
6.
Perseteruan.
7.
Perselisihan.
8.
Iri hati.
9.
Amarah.
10.
Kepentingan diri sendiri.
11.
Percideraan.
12.
Roh pemecah.
13.
Kedengkian.
14.
Kemabukan.
15.
Pesta pora dan sebagainya
Pendeknya: Hidup
menurut daging dan hawa nafsu yang jahat itulah ibadah badani tidak masuk
dalam Kerajaan Sorga.
Oleh sebab
itu, di atas saya katakan latihlah dirimu beribadah, itu berarti ibadah dan
pelayanan harus dikaitkan dengan darah salib, itu ibadah yang mengandung janji.
Tetapi ibadah yang bersifat daging tidak akan membawa dia masuk dalam Kerajaan
Sorga, sia-sia saja.
Kita
bandingkan dengan hidup menurut Roh.
Galatia
5:22-23
(5:22)
Tetapi buah Roh ialah: kasih,
sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan,
kesetiaan, (5:23) kelemahlembutan, penguasaan diri.
Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Ada 9
(sembilan) buah Roh:
1.
Kasih.
Fungsinya: Menutupi banyak sekali dosa,
mengerti orang lain.
2.
Sukacita.
Mukanya tidak suka cemberut, tidak
suka murung, tetapi tetap dalam sukacita bersama dengan orang lain. Berarti
jelas orang ini tidak mudah tersinggung.
3.
Damai sejahtera.
Hendaklah kiranya kita membawa damai
sejahtera, dimanapun kita berada, baik dalam perkataan, perbuatan, maupun solah
tingkah, gerak gerik sekecil apapun.
4.
Kesabaran.
Sabar dalam segala kesesakan, sabar
menghadapi pergumulan, sabar terhadap segala sesuatu, sabar, sabar, dan sabar.
5.
Kemurahan.
Ini menunjuk kepada orang yang murah
hatinya, maka jadilah pribadi-pribadi yang murah hati. Jangan terlalu
eksklusif, jangan tertutup tidak menentu.
6.
Kebaikan.
Dimanapun kita berada, marilah kita
menunjukkan kebaikan, namun banyak orang Kristen hanya baik pada dirinya, kelompoknya,
namun kepada orang lain tidak mau. Oleh sebab itu, kebaikan perlu dibuktikan di
hadapan Tuhan.
7.
Kesetiaan.
Taat sampai mati disebut juga setia.
Imam-imam yang melayani TUHAN, layanilah TUHAN sampai mati di situ. Beribadah
juga sampai mati di situ. Seorang isteri membutuhkan pribadi suami yang setia,
seorang suami membutuhkan isteri yang setia juga, teramat lebih TUHAN, Dia
adalah pribadi yang setia sekalipun kita tidak setia.
8.
Kelemahlembutan.
Berarti, tidak berlaku kasar, tidak
berlaku brutal, teramat lebih seorang perempuan perlu yang namanya lemah
lembut.
9.
Penguasaan
diri.
Orang yang dalam penguasaan diri
maka sama seperti kekang kuda; menguasai seluruh kehidupan dari ujung kepala
sampai ujung kaki. TUHAN yang mengusasai kehidupan kita sekaliannya.
Perlu untuk
diketahui: TIDAK ADA HUKUM yang dapat menentang apabila seseorang memiliki 9 (sembilan)
buah Roh El-Kudus.
Maka itulah
pentingnya kita memiliki 9 (sembilan) buah Roh Kudus. Berbeda dengan manusia
daging yang selalu ditentang oleh orang lain, itulah sebabnya saya katakan
bahwa daging itu lemah dan Roh itu penurut.
Sedikit
perkataannya saja ditentang, apalagi gerak-geriknya semua ditentang, melihat
wajahnya saja tidak suka.
Berbeda
dengan orang yang memiliki 9 (sembilan) buah Roh Kudus, mau sehitam apapun dia,
tidak ada yang menentang dia, dimanapun dia berada selalu membawa damai
sejahtera.
Dari sini
kita bisa melihat, daging itu lemah, rentan sekali dalam menjalankan hidup.
Tetapi Roh itu penurut, menyukakan hati TUHAN. Itu sebabnya, manusia dibentuk
dari debu tanah namun dijadikan dalam bentuk daging dan Roh. Berbeda dengan
binatang, dijadikan hanya dalam bentuk daging tanpa Roh.
Galatia
5:24-26
(5:24)
Barangsiapa menjadi milik Kristus
Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan
keinginannya. (5:25) Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup
kita juga dipimpin oleh Roh, (5:26) dan janganlah kita gila
hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.
Barangsiapa
menjadi milik Kristus, tandanya:
a.
Ia telah menyalibkan hawa nafsu
dan keinginannya.
b.
Memberi diri dipimpin oleh Roh Tuhan.
Buktinya:
-
Ia tidak gila hormat.
-
Tidak saling menentang.
-
Tidak saling mendengki.
Kejadian
2:19
(2:19) Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan
dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk
melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu
kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu. (2:20) Manusia itu memberi nama kepada
segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan,
tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.
Hawa
diciptakan untuk menjadi penolong bagi suami. Dan kita harus bisa menjadi
penolong di tengah ibadah dan pelayanan, kita harus bisa mem-backup ibadah dan
pelayanan, jika tidak maka sama seperti BINATANG.
Seperti
halnya Adam, dari antara binatang tidak ada satu pun yang bisa menjadi penolong
yang sepadan dengan dia.
Oleh sebab
itu, Tuhan latih kita beribadah, dan di tengah ibadah pelayanan harus disertai
dengan sangkal diri dan pikul salib, ibadah berdarah-darah, karena Tuhan mau
menjadikan kita penolong yang sepadan dengan penyerahan diri Imam Besar Agung
di atas kayu salib.
Maka jangan
datang menjalankan ibadah lahiriah karena itu merupakan ibadah yang percuma.
Singkat
kata: Segala binatang hutan, segala ternak, dan segala burung di udara
dijadikan dalam bentuk daging TANPA ROH.
Inilah
perbedaan antara manusia dengan binatang; manusia diciptakan daging dan Roh,
tetapi binatang diciptakan hanya dengan daging tanpa roh.
Puncak
dari keinginan daging / puncak kebodohan dari binatang.
2 Petrus
2:12
(2:12)
Tetapi mereka itu sama dengan hewan
yang tidak berakal, sama dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap
dan dimusnahkan. Mereka menghujat apa yang tidak mereka ketahui,
sehingga oleh perbuatan mereka yang jahat mereka sendiri akan binasa seperti
binatang liar,
Hewan yang
tidak berakal = Binatang yang dilahirkan untuk ditangkap dan dimusnahkan.
Singkat
kata: Puncak keinginan daging adalah MENGHUJAT ROH KEMULIAAN.
Wahyu 13:3-4
--- Perikop: "Binatang yang keluar dari dalam laut."
(13:3)
Maka tampaklah kepadaku satu dari
kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka
yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut
binatang itu. (13:4) Dan mereka menyembah naga itu, karena ia
memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu,
sambil berkata: "Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah
yang dapat berperang melawan dia?"
Ibadah dan
pelayanan yang hanya berfokus pada mujizat kesembuhan, maka orang-orang yang
heran itu akan digiring menyembah naga dan menyembah binatang (antikris).
Itulah
sebabnya, saya selalu ingatkan kita semua; marilah kita melatih diri untuk beribadah,
artinya di tengah ibadah melatih diri untuk memikul salib sampai berdarah-darah.
Ternyata
jika kita memberikan diri digembalakan oleh Pengajaran Mempelai dalam terang
Tabernakel dengan sungguh-sungguh, nanti Tuhan yang menggiring kita sampai
kepada puncak ibadah itulah doa penyembahan = Menyembah Allah yang hidup.
Kita
anak-anak Tuhan butuh karunia yang ada pada seorang hamba Tuhan termasuk
karunia kesembuhan, tetapi ibadah ini tidak boleh berfokus pada karunia dari
seorang hamba Tuhan, ibadah ini harus berfokus / bertitik tolak / sentralnya
adalah salib di Golgota, sehingga nanti kita akan digiring pada kedudukan yang
tepat dan benar; dimana Tuhan berada maka di situ kita berada.
Anehnya
banyak orang Kristen ibadahnya hanya asal-asalan dan berkata "saya
menyembah Tuhan", dia mengatakan hal itu karena dia tidak tahu apa yang
dia katakan. Jika dia mengetahui puncak ibadah adalah doa penyembahan, maka dia
akan secepatnya berkaca dalam kebenaran yang memimpin hidup rohaninya sampai
pada doa penyembahan dan malu akan ucapannya yang lalu.
Wahyu 13:5-6
(13:5) Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh
kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat
puluh dua bulan lamanya. (13:6) Lalu ia membuka mulutnya untuk
menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan
semua mereka yang diam di sorga.
Pada
akhirnya binatang (antikris) akan membuka mulutnya untuk:
1.
Menghujat Allah.
2.
Menghujat nama-Nya; Yesus Anak Allah.
3.
Menghujat kemah kediaman-Nya =
Menghujat Roh Allah; itulah kegiatan Roh yakni ibadah dan pelayanan.
Saudara,
kita ini banyak dosa, mulai dari saya berdosa kepada Bapa, berdosa kepada Yesus
Anak Allah, tetapi jangan kita meringankan hak kesulungan, jangan kita
meringankan ibadah pelayanan, jangan kita mengabaikan kegiatan Roh. Sebab
menghujat Bapa diampuni, menghujat Anak diampuni, menghujat kegiatan Roh,
yakni; ibadah dan pelayanan tidak diampuni oleh TUHAN.
Jadi kalau
pilek-pilek sedikit lawan saja nanti sembuh karena TUHAN penuh dengan mujizat,
Firman-Nya menjadikan yang tidak ada menjadi ada. Jangan pilek sedikit
dibesar-besarkan, nanti masalah mu jadi besar.
Dahulu kita
liar, mengabaikan ibadah dan pelayanan, sekarang TUHAN sudah memberikan
pengertian, hari-hari ini adalah hari-hari terakhir, kedatangan TUHAN sudah
tidak lama lagi, jangan lagi kita berada di tempat yang lama, jangan lagi kita
menghujat Roh kemuliaan ALLAH, jangan lagi kita mengabaikan ibadah dan
pelayanan, itu cukup menjadi masa lalu.
Apalagi yang
sudah menerima Pengajaran Mempelai dalam terangnya Tabernakel, masih menganggap
enteng ibadah dan pelayanan, tidak perlu begitu, sungguh-sungguh saja, tidak
usah pakai trik ini itu, berikan diri mu dipimpin Roh TUHAN supaya wajah mu
bercahaya kemuliaan.
Praktek
menghujat Roh Kemuliaan Allah:
Daniel 8:9
(8:9)
Maka dari salah satu tanduk itu
muncul suatu tanduk kecil, yang menjadi sangat besar ke arah selatan, ke
arah timur dan ke arah Tanah Permai.
Pada
akhirnya antikris akan tampil sebagai raja dan memerintah atas seluruh dunia
ini.
Ketika
kuasanya sudah semakin besar, maka ia akan:
-
Menanduk ke arah Selatan.
-
Menanduk ke arah Timur.
-
Menanduk ke arah Tanah Permai
(bagian barat; Ruangan Maha Suci).
Hal ini
menunjukkan bahwa antikris bertakhta di sebelah UTARA, itu adalah
takhtanya Setan jika kita perhatikan Yesaya 14:13 -- Engkau yang
tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan
takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit
pertemuan, jauh di sebelah utara.
Jadi setelah
membuat satu takhta di sebelah Utara, tanduk itu menjadi besar lalu dia tanduk
ke arah Selatan, dia tanduk ke arah Timur, kemudian dia tanduk lagi ke arah
Tanah Permai (Barat) karena dia sudah merasa besar. Bagaimana kita menghadapi
tanduk besar ini, sementara kita tidak mau melatih diri beribadah, dengan lain
kata tidak memiliki hikmat, tidak memiliki kekuatan dari ALLAH. Masihkah kita
juga sama seperti binatang pertama itulah antikris, ogah-ogahan dalam hal
ibadah pelayanan, masih menganggap ringan ibadah dan pelayanan ini sementara
ibadah ini adalah sarana yang TUHAN berikan untuk menolong hidup kita, menolong
nikah-nikah dan rumah tangga kita.
Nyawa kita
tidak sama dengan nyawa binatang, manusia itu terdiri dari daging dan Roh,
sedangkan binatang itu hanya terdiri dari daging tanpa Roh, derajatnya berbeda.
Daniel 8:10
(8:10)
Ia menjadi besar, bahkan sampai
kepada bala tentara langit, dan dari
bala tentara itu, dari bintang-bintang, dijatuhkannya beberapa ke bumi, dan
diinjak-injaknya.
Antikris
menjadi sangat besar hingga sampai kepada bala tentara langit.
Bala tentara
langit itu adalah hamba-hamba Tuhan yang ditinggikan/diurapi.
Bala tentara
langit atau bintang-bintang seharusnya berada pada orbit, dan tidak boleh
keluar dari orbit. Itu sebabnya saya sebagai seorang hamba Tuhan / pemimpin
sidang jemaat, belajar tidak diatur oleh jemaat dan uang jemaat, bahkan tidak
diatur oleh siapapun, dan saya tidak boleh takluk kepada uang jemaat. Entah dia
kikir, entah dia suka memberi, tetap saja mengasihi, dengan porsi yang sama.
Tetapi
lihatlah satu kali kekuasaan dari antikris ini sampai kepada bala tentara
langit, akhirnya dari antara bala tentara, ada beberapa yang keluar dari
orbitnya, dijatuhkan ke bumi, lalu diinjak-injak oleh antikris, dikantongi oleh
dunia ini.
Jika bala
tentara bisa dijatuhkan ke bumi, maka kita ini siapa? Apalagi orang yang
tidak mau menjadi imamat rajani, tidak mau melayani TUHAN dan pekerjaan TUHAN?
Jika bintang
di langit bisa dijatuhkan, maka jemaat biasa yang tidak mau mengambil bagian
dalam ibadah pelayanan, tidak hidup dalam pengurapan sebagai Imamat Rajani
bagaimana dia dapat tertolong? Yesus adalah Raja Mulia dan oleh karena pengurapan
kita menjadi raja-raja kecil di bumi, karena Tuhan punya rencana.
Yang diurapi
(bintang di langit) bisa dijatuhkan? Bagaimana dengan jemaat yang pura-pura
beribadah? Bagaimana dengan jemaat yang tidak berada dalam pengurapan artinya
bukan imamat rajani? Bagaimana masa depan suami isteri dan anak-anak satu
keluarga ini?
Daniel 8:11
(8:11)
Bahkan terhadap Panglima bala
tentara itu pun ia membesarkan dirinya,
dan dari pada-Nya diambilnya korban persembahan sehari-hari, dan tempat-Nya
yang kudus dirobohkannya.
Puncaknya antikris
membesarkan dirinya kepada Panglima Bala Tentara (Tuhan Yesus Kristus),
dengan cara:
1.
Merampas korban sehari-hari.
2.
Tempat-Nya yang kudus dirobohkan.
Satu kali
nanti kita tidak bisa ibadah karena rumah Tuhan dirobohkan, namun saat ini kita
masih digembalakan oleh korban sehari-hari. Di atas gunung Tuhan korban
sehari-hari harus dipertahankan untuk menggembalakan sidang jemaat, dan sampai
hari ini kita masih berada di tengah ibadah itu bukti bahwa rumah Tuhan belum
dirobohkan, tetapi satu kali nanti rumah Tuhan akan dirobohkan dan banyak orang
akan meringis nanti itulah puncak gelap malam orang tidak bisa menjadi mencari
keselamatan.
Tentang: KORBAN
SEHARI-HARI DIRAMPAS.
Korban
sehari-hari -> Korban sembelihan dan korban santapan
Keterangan: “Korban
sembelihan” -> Ibadah pelayanan disertai dengan pikul salib sampai
berdarah-darah.
Kita tahu
darah salib berkuasa menebus dan memperdamaikan kita, kalau korban sembelihan
disingkirkan maka siapa yang akan menebus dan memperdamaikan dosa kita kepada
Bapa di Sorga, tidak ada lagi kesempatan untuk mengerjakan keselamatan sebab
orang tidak dapat lagi bekerja.
Maka selama
masih ada kesempatan dimana darah salib masih tercurah dari 2000 tahun yang
lalu sampai hari ini, hargailah itu setinggi-tingginya lebih dari apa yang ada
di dunia ini, lebih dari perasaan suami, isteri, orang tua, dan anak.
Malam ini
kita masih diberi kesempatan untuk beribadah dan melayani TUHAN penuh dengan
lumuran darah. Memang sakit rasanya dan sangat menjengkelkan. Kita sedang
berjuang untuk hidup suci, orang lain menjadi ganjalan, sakit, tetapi itu
namanya ibadah pelayanan disertai memikul salib sampai berdarah-darah. Memang
jengkel rasanya, tetapi mau bilang apa lagi, tidak ada cara lain lagi saudara,
jangan coba-coba cari jalan sendiri, nanti sesat di tengah jalan, ujungnya
binasa.
2 Tesalonika
2:9-10
(2:9)
Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa
perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, (2:10)
dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa
karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat
menyelamatkan mereka.
Kehadiran
antikris di bumi jelas itu adalah pekerjaan Setan.
Kemudian,
kehadiran antikris disertai dengan:
-
Rupa-rupa perbuatan ajaib.
-
Disertai tanda-tanda heran.
-
Disertai mujizat-mujizat palsu.
Apapun yang
dikerjakan antikris itu adalah tipu daya jahat yang diuntukkan kepada
orang yang tidak menerima dan tidak mengasihi kebenaran yang
menyelamatkan manusia itulah salib Kristus.
2 Tesalonika
2:11-12
(2:11)
Dan itulah sebabnya Allah
mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan
dusta, (2:12) supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan
kebenaran dan yang suka kejahatan.
Orang yang
menolak salib dan lebih dominan kepada mujizat itu adalah KEJAHATAN.
Banyak hamba
Tuhan yang tidak menyadari kejahatan semacam ini, jika hanya sibuk mengadakan
mujizat, namun mengabaikan salib Kristus itu adalah kejahatan. Kalau karunia
kesembuhan sanggup menyelamatkan gereja Tuhan dari bumi ini, lalu diseberangkan
ke Sorga, maka tidak perlu Yesus turun dari Sorga, menjadi manusia, menderita
sengsara lalu mati di atas kayu salib, tidak usah.
Namun yang
pasti pengantara antara bumi dengan langit adalah SALIB, tidak ada jembatan yang
lain, sesuci-sucinya pendeta dan sehebat apapun karunia yang dia punya, dia
tidak bisa menyelamatkan jemaat, sebab hanya satu cara yang dapat menjembatani
manusia berdosa dari bumi ke Sorga itulah DARAH SALIB, tidak ada yang lain.
Oleh sebab itu, jadilah arif dan bijaksana.
Keterangan: “Korban
santapan” -> Pengajaran Firman Allah yang murni dan benar, itulah Firman
pengajaran yang rahasianya dibukakan, berarti ayat menerangkan ayat, atau ayat
yang satu dijelaskan oleh ayat yang lain dari Kejadian sampai Wahyu sampai
terjadi pembukaan rahasia Firman, itulah yang disebut Ilham Roh Kudus, tidak
ditafsir-tafsir dengan pengertian manusia daging.
Satu kali
korban santapan pun akan disingkirkan, maka nanti akan tergenapi Amos 8:11;
"Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah Firman Tuhan ALLAH,
"Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan
makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan Firman
TUHAN.
Satu kali
nanti Tuhan akan mengirimkan kelaparan yang dahsyat, kelaparan yang dahsyat ini
terjadi selama 7 (tujuh) tahun yang dibagi menjadi 2 (dua) bagian:
-
3,5 tahun yang pertama masih ada
ibadah namun sudah sulit. Oleh sebab itu, Tuhan berkata “jangan rusakkan minyak
dan anggur”, kemudian harga Firman juga sudah mahal yaitu “secupak gandum
sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar.”
-
3,5 tahun yang kedua betul-betul
korban santapan disingkirkan,
Tergenapilah
Amos 8:11.
Bagaimana
saudara mendengar tentang Roh dan daging ini? Tidakkah TUHAN memberi pengertian
kepada kita?
Akibat
kelaparan yang hebat:
Amos 8:12
(8:12)
Mereka akan mengembara dari laut
ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari Firman TUHAN,
tetapi tidak mendapatnya.
Maka
alangkah baiknya dan bijaksananya kita kalau di tahun-tahun kelimpahan ini,
kita menghargai korban santapan, itulah Firman Pengajaran yang rahasianya
dibukakan. Jangan diabaikan hanya karena kepentingan-kepentingan di dunia ini,
nanti binasa seisi rumah, sia-sia jadinya segala sesuatu yang sudah
dikorbankan.
Akibat
kelaparan, orang-orang akan:
1.
Mengembara dari laut ke laut.
2.
Menjelajah dari utara ke timur.
Istilah
"Mengembara" -> Liar dan tidak tergembala.
Istilah
"Menjelajah" -> Kemerosotan rohani.
Jika
dikaitkan dengan alat yang di Ruangan Suci; dari Meja Roti Sajian (Utara) turun
ke Pintu Gerbang (Timur) itu adalah kemerosotan rohani.
Sebab itu
pertahankan apa yang TUHAN berikan ini, jangan mau direcoki dengan
pikiran-pikiran dan perasaan manusia daging, termasuk soal penghidupan, soal
ekonomi, pekerjaan, masa depan , jodoh, jangan mau direcoki dengan hal-hal semacam itu.
Dan 8:12
(8:12) Suatu kebaktian diadakan secara fasik menggantikan
korban sehari-hari, kebenaran dihempaskannya ke bumi, dan apa pun yang
dibuatnya, semuanya berhasil.
Ganti korban
sehari-hari adalah menjalankan IBADAH FASIK.
Ibadah fasik
artinya: sibuk berbicara soal berkat dan keberkatan, serta berhasil dan keberhasilan.
Antikris
luar biasa liciknya membawa kehidupan yang menolak salib sampai kepada mabuk
anggur dari Babel, yakni; menjadi kaya karena kelimpahan hawa nafsu
perempuan Babel, karena memang puncak ibadah tertinggi dari Setan
Tritunggal adalah kenajisan percabulan, itulah Kerajaan dunia dengan
kemegahannya disebut juga mamon, sudah jelas kehidupan semacam ini akan binasa.
Ini harus
kita sadari sebab hanya Firman yang diurapi yang menyadarkan kita dan tidak ada
cara yang lain.
Itu
sebabnya, ketika pemecahan roti pertama dan kedua, Tuhan tidak biarkan mereka
pulang dengan kondisi lapar, sebab nanti pingsan di jalan, kalau pingsan artinya
tidak hidup dan tidak mati, tidak sadar, sehingga dapat digiring setan kepada
satu pengajaran yang keliru.
Tetapi Yesus
berkata kepada 12 (dua belas) murid, kamulah yang memberi mereka makan, itu
tugas rasul-rasul.
Itu
sebabnya, lima roti dan dua ikan sisa dua belas bakul supaya tiap satu Rasul
mendapat satu bakul.
Matius 12:31
(12:31) Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat
manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.
Menghujat ibadah
dan pelayanan tidak diampuni; berdosa kepada Bapa diampuni, berdosa kepada Anak
diampuni, tetapi meringankan ibadah tidak akan diampuni siapapun dia.
Matius 12:32
(12:32)
Apabila seorang mengucapkan sesuatu
menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia
tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun
tidak.
Jika
menentang Roh Kudus maka tidak akan diampuni, baik di dunia ini maupun di dunia
yang akan datang tidak diampuni, berarti binasa untuk selama-lamanya
Orang-orang
yang hidup dari iman Abraham ada kesempatan untuk kembali ke tanah asal, tetapi
mereka tidak mau karena mereka rindu tanah air Sorgawi (Ibrani 11:15).
Jalan
keluar:
Maleakhi
2:15
(2:15) Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh?
Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu!
Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.
Manusia
diciptakan dalam bentuk daging dan roh. Mengapa demikian?
Kejadian 2:7
(2:7)
ketika itulah TUHAN Allah membentuk
manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya;
demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
Kaitan
daging dan roh maka Allah menghembuskan nafas hidup ke dalam hidung manusia,
tetapi Tuhan tidak menghembuskan nafas hidup kepada binatang.
1 Korintus
15:45
(15:45) Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam
menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh
yang menghidupkan.
Tuhan
menciptakan manusia dari debu tanah dalam bentuk daging dan roh, selanjutnya
Tuhan menghembuskan nafas hidup.
Maka
dikatakan disini, Adam pertama adalah makhluk hidup, sedangkan Adam yang
terakhir adalah menjadi Roh yang menghidupkan. Hembusan nafas Allah ke
lobang hidung Adam dan Hawa adalah Roh yang menghidupkan.
Kita butuh
hembusan nafas Allah itulah Firman yang diurapi.
Sedangkan,
binatang tidak butuh Firman yang diurapi sebab dia dalam bentuk daging bukan
roh.
Itu sebabnya
Adam pertama adalah makhluk yang hidup, tetapi Adam yang kedua adalah roh yang
menghidupkan itulah pribadi Yesus Kristus. Itulah hembusan nafas hidup yang
dihembuskan ke dalam lobang hidung supaya kita hidup.
Apabila
dikaitkan dengan Pola Tabernakel anatomi manusia, secara khusus KEPALA.
Kepala
manusia terdiri dari:
YANG
PERTAMA: Otak besar dan otak kecil.
OTAK BESAR
terkena pada Ruangan Suci.
Di dalam
Ruangan Suci terdapat 3 alat -> Ketekunan dalam 3 (tiga) macam ibadah pokok:
1.
Meja Roti Sajian -> Ketekunan Ibadah Pendalaman Alkitab disertai dengan
perjamuan suci.
2.
Pelita Emas
-> Ketekunan Ibadah Raya Minggu disertai kesaksian Roh.
3.
Mezbah Dupa
-> Ketekunan Ibadah Doa Penyembahan.
OTAK KECIL
terkena kepada Ruangan Maha Suci, di dalam nya ada Tabut Perjanjian
dan berbicara soal 2 (dua) hal:
1.
Takhta Allah.
2.
Hubungan nikah antara Kristus
sebagai Mempelai laki-laki dengan jemaat sebagai Mempelai Wanita-Nya
berdasarkan kasih.
YANG KEDUA: Panca
indra.
1.
Mata terkena pada Pelita Emas -> Ketekunan
Ibadah Raya Minggu disertai kesaksian Roh.
2.
Kuping terkena pada Meja Roti Sajian
-> Ketekunan ibadah Pendalaman Alkitab disertai perjamuan suci.
3.
Hidung dan mulut (lobang hidung)
terkena kepada Mezbah Dupa -> Ketekunan ibadah Doa Penyembahan.
Tadi TUHAN menghembuskan“nafas
hidup ke lobang hidung”, sementara mulut dan lobang hidung terkena kepada
Mezbah Dupa, itulah DOA PENYEMBAHAN. Jadi doa penyembahan adalah nafas hidup.
Gambar
Tabernakel, anatomi / tubuh manusia (Kepala).
Oleh sebab
itu, saya anjurkan berkali-kali dengan kasih dan kesabaran, tekunlah dalam tiga
macam ibadah pokok, sebab itu adalah hembunas nafas Allah ke dalam lobang
hidung mu. Tidak banyak gereja memahami hal ini, dia pikir kalau datang ke gereja
tiap hari masuk Sorga, tidak begitu, ibadah harus berpola. Hidup ini juga
dibentuk menurut gambar dan rupa ALLAH, dibentuk menurut teladan Allah, lahir
batin.
Harusnya
saudara bangga dan hati kita hancur malam ini, ternyata selama ini kita
merasakan hembusan nafas ALLAH ke lobang hidung kita sekaliannya. Manusia
pertama hanya makhluk hidup, tetapi manusia kedua adalah Roh yang memberi
hidup.
Malam ini
sudah kita rasakan kebaikan dan kemurahan hati Tuhan, tanpa kita sadari,
ternyata di tengah ibadah pelayanan dalam penggembalaan GPT Betania Serang
& Cilegon, kita menikmati hembusan nafas Allah yang dihembuskan ke lobang
hidung kita masing-masing.
Jadi jelas
puncak ibadah itulah doa penyembahan adalah nafas hidup, oleh sebab itu
tekunlah dalam 3 (tiga) macam ibadah pokok. Amin.
TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA,
MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI
Pemberita Firman:
Gembala Sidang; Pdt. Daniel U.
Sitohang


No comments:
Post a Comment