IBADAH KAUM MUDA REMAJA 18 APRIL 2026
STUDY YUSUF
(Seri 16)
Subtema: PELURU BELERANG
PASUKAN BERKUDA (CELAKA KEDUA)
Mula pertama saya mengucapkan puji syukur kepada TUHAN oleh
karena kemurahan hati TUHAN kita sekaliannya dihimpunkan di atas gunung TUHAN
yang kudus, sehingga kita boleh datang menghadap Dia lewat Ibadah Kaum Muda
Remaja.
Saya juga tidak lupa menyapa anak-anak TUHAN yang turut
bergabung lewat online / live streaming atau video internet baik dari Youtube,
Facebook dimanapun saudara berada. Doa dan harapan kami kiranya damai
sejahtera dari ALLAH turun di tengah-tengah perhimpunan Ibadah Kaum Muda Remaja
dan memberi damai sejahtera, sukacita, sehingga kita boleh merasakan satu
kebahagiaan saat duduk diam mendengarkan sabda ALLAH.
Selanjutnya mari kita sambut STUDY YUSUF sebagai Firman
Penggembalaan untuk Ibadah Kaum Muda Remaja.
Kejadian 44:18-34
Seluruhnya merupakan tutur kata Yehuda kepada Yusuf sebagai
mangku negara atau raja muda di Mesir.
Isi pokok tutur kata Yehuda ialah: Memohon kelepasan bagi
Benyamin.
Alasan Yehuda memohon kelepasan bagi Benyamin…
Kejadian 44:29-31
(44:29) Jika anak ini kamu ambil pula dari padaku, dan
ia ditimpa kecelakaan, maka tentulah kamu akan menyebabkan aku yang ubanan ini turun
ke dunia orang mati karena nasib celaka. (44:30) Maka sekarang,
apabila aku datang kepada hambamu, ayahku, dan tidak ada bersama-sama dengan
kami anak itu, padahal ayahku tidak dapat hidup tanpa dia, (44:31)
tentulah akan terjadi, apabila dilihatnya anak itu tidak ada, bahwa ia akan
mati, dan hamba-hambamu ini akan menyebabkan hambamu, ayah kami yang ubanan
itu, turun ke dunia orang mati karena dukacita.
Apabila Benyamin tidak kembali ke Kanaan, maka
Yakub:
-
Turun ke dunia orang
mati karena nasib celaka… (ayat 29).
-
Turun ke dunia orang
mati karena dukacita… (ayat 31).
Perlu untuk diketahui; Mati karena nasib celaka
dan mati karena dukacita = Binasa.
Sesungguhnya TUHAN tidak menghendaki kebinasaan
manusia, melainkan supaya beroleh hidup yang kekal… Yohanes 3:16.
Contoh: MATI KARENA NASIB CELAKA
Kita akan temukan didalam Wahyu 9 dan Wahyu
11, disebutkan ada TIGA CELAKA sebagai penghukuman dari sangkakala yang
kelima, sangkakala yang keenam, dan sangkakala yang ketujuh.
CELAKA PERTAMA: Wahyu 9:1-12. Hal itu
sudah kita bahas bersama-sama.
CELAKA KEDUA: Wahyu 9:13-21.
CELAKA KETIGA: Wahyu 11:15-19.
Saudara malam ini kita masih melanjutkan
pembahasan tentang: CELAKA KEDUA
CELAKA KEDUA terjadi pada saat malaikat keenam
meniup sangkakalanya. Maka keempat malaikat yang terikat dekat sungai Efrat
dilepaskan untuk membunuh sepertiga umat manusia yang telah disiapkan bagi jam
dan hari, bulan dan tahun (wahyu 9:14-15).
Wahyu 9:16-18
(9:16) Dan jumlah tentara itu ialah dua puluh ribu
laksa pasukan berkuda; aku mendengar jumlah mereka. (9:17) Maka
demikianlah aku melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang yang
menungganginya; mereka memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning
belerang warnanya; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan
dari mulutnya keluar api, dan asap dan belerang. (9:18) Oleh ketiga
malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api, dan
asap dan belerang, yang keluar dari mulutnya.
Jumlah tentara itu ialah 20 ribu laksa pasukan berkuda
setara dengan 200 juta orang. Tentara itu disebut pasukan berkuda memakai baju
zirah.
Baju zirah à tentara itu memiliki suatu pertahanan yang kuat.
Adapun warna baju zirah tersebut: merah api dan biru dan kuning belerang; menunjukkan bahwa pasukan berkuda adalah pasukan elit yang
terlatih yang disiapkan bagi seluruh dunia.
Kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, berarti; mempunyai mahkota. Artinya; nampak
berkemenangan padahal itu sebenarnya hanya akal-akalan semata.
Dari mulut kuda itu; keluar api, dan asap dan
belerang yang dijadikan sebagai
senjata atau peluru untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.
Saudara kita telah membahas tentang API dan
ASAP.
Maka tentu saja malam ini kita akan masuk pada
pembahasan tentang; peluru yang ketiga yang keluar dari mulut kuda-kuda itu
ialah: BELERANG.
Saudara Alkitab berkata; Barangsiapa yang
berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah
ia terus cemar… Wahyu 22:11, sehingga mereka disebut orang-orang
fasik.
Mari kita lihat orang-orang fasik…
Daniel 12:9-10
(12:9) Tetapi ia menjawab: "Pergilah, Daniel, sebab Firman
ini akan tinggal tersembunyi dan termeterai sampai akhir zaman. (12:10)
Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang
fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan
memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.
Orang-orang fasik akan berlaku fasik, dan orang fasik tidak
memahami rencana ALLAH.
Yang pasti, bagian dari rencana ALLAH adalah; satu kali
antikris menjadi raja dan akan memerintah atas seantero dunia ini selama 3 ½
tahun. Sedangkan antikris disebut perusak bangsa yang kudus, itu
berarti; kekudusan dari anak-anak TUHAN satu kali akan dirusak.
Demikianlah sel-sel didalam tubuh akan dirusak, sebab pada Wahyu
19:18 dikatakan: api, dan asap dan belerang akan membunuh sepertiga dari
umat manusia.
Perlu untuk diketahui; yang diambil dari BELERANG ialah: Gasnya.
Jadi belerang mengandung gas yang mematikan.
BELERANG / sulfur ada kaitannya dengan Uranium. Kalau kita
perhatikan, itu dapat dipergunakan untuk indusri nuklir. Dari sini kita dapat
melihat bahwa umur dunia sudah tua dan hari-hari ini adalah hari-hari terakhir,
sebab sekarang ini kita melihat; banyak negara berusaha untuk mempertahankan
dirinya dengan memproduksi Uranium untuk dijadikan senjata nuklir.
Peluru yang keluar dari mulut kuda itu ialah:
1.
API, dikaitkan dengan
LIDAH yaitu; perkataan yang sia-sia. Ini dosa yang membawa kepada neraka.
2.
ASAP, gambaran dari
sebuah dosa yang bertimbun-timbun / dosa yang tidak disucikan (tidak ditutupi)
oleh darah Yesus.
3.
BELERANG.
Saudara hal ini tidak dapat dilihat oleh mata,
tetapi akan sangat mematikan apabila manusia menghirup udara yang bercampur
dengan gas belerang.
Jadi hati-hati, bom nuklir ini satu kali nanti
akan terjadi untuk membunuh sepertiga umat manusia.
Senjata API sudah dipergunakan, senjata ASAP itulah bom
sudah dipergunakan, yang terakhir adalah senjata gas belerang (Uranium) yang
diproduksi oleh industri nuklir, dan itu sudah dipersiapkan, disebut juga
dengan “senjata Biologis”.
Jadi berhati-hatilah, perhatikanlah semuanya ini supaya kita
tetap ada dalam rencana TUHAN, jangan keluar dari koridornya TUHAN, bertahan
saja apapun yang akan terjadi demi kemuliaan kekal.
Jadi yang ketiga ialah: BELERANG, memang tidak dapat dilihat
oleh mata, tetapi akan sangat mematikan apabila manusia menghirup udara yang
bercampur dengan gas belerang / sulfur (Uranium) yang diproduksi menjadi
nuklir.
Artinya; dosa di hari-hari terakhir ini semakin halus
nampaknya, namun sangat mematikan. Inilah yang dimaksud sebagai senjata
Biologis yang dapat mematikan manusia tanpa disadari.
Senjata ini sebetulnya yang sangat diwaspadai, karena kalau
dosa “perkataan dan perbuatan” yang sia-sia masih bisa didengar dan dirasakan.
Tetapi dosa yang sangat halus tidak dapat dilihat, justru dosa yang sangat
halus itu yang sangat mematikan.
Waktu saya membaca di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
maupun di Google terkait dengan BELERANG, memang betul-betul diproduksi sebagai
Uranium dan dijadikan bom nuklir oleh industri nuklir.
Sekarang kita membaca…
Wahyu 20:7-8---Perikop: “Iblis dihukum”
(20:7) Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan
dilepaskan dari penjaranya, (20:8) dan ia akan pergi menyesatkan
bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan
mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya
pasir di laut.
Setelah kerajaan seribu tahun damai di bumi berakhir, maka
iblis / setan akan dilepaskan dari penjaranya, lalu pergi menyesatkan
bangsa-bangsa di bumi untuk berperang disebut; perang Gog dan Magog.
Perang dunia yang keempat adalah Mog dan Magog.
Ada empat kali terjadi perang dunia; perang dunia kedua
sudah berakhir tahun 1945, dan akan masuk pada fase perang dunia ketiga, dan
akan terjadi lagi perang dunia keempat disebutlah perang Gog dan Magog, ketika
iblis / setan dilepaskan dari penjaranya / dari rantainya.
Kenapa kita harus membahas ayat 7 dan ayat 8
karena ada kaitannya dengan ayat 10.
Wahyu 20:9-10
(20:9) Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung
perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari
langit turunlah api menghanguskan mereka, (20:10) dan Iblis,
yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu
tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai
selama-lamanya.
Pada ayat 9 dikatakan; orang-orang kudus TUHAN tidak
dapat berbuat dosa lagi, sebab dari langit turunlah api menghanguskan iblis
/ setan dan tentaranya.
Pada ayat 10 dikatakan; iblis dilemparkan kedalam
lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang (antikris) dan
nabi-nabi palsu.
Singkat kata: antikris dan nabi-nabi palsu akan muncul lagi
didunia ini, mereka muncul dari tempatnya (negerinya) yaitu api dan belerang.
Dari situ mereka akan muncul untuk menyesatkan orang-orang dimuka bumi ini.
Tetapi berbanding terbalik dengan kedatangan TUHAN Yesus
kedalam dunia ini 2000 tahun yang lalu, Dia membawa: air kehidupan, Roh
yang menghidupkan dan Kasih Karunia ALLAH.
Akan tetapi nabi-nabi palsu membawa BELERANG dari tempatnya
itulah PENGAJARAN PALSU.
Jadi saudara, hati-hati dengan pengajaran palsu.
Kalau tadi; peluru API kaitannya dengan perkataan yang
sia-sia, masih bisa dilihat, sementara ASAP itulah; perbuatan dosa yang
bertimbun-timbun masih bisa dilihat, tetapi BELERANG; merupakan dosa yang
sangat halus, tidak dapat dilihat oleh mata, tetapi justru itu yang sangat
mematikan itulah “pengajaran palsu”.
Kalau kita melihat peluru API terkait dengan perkataan yang
sia-sia; kita masih bisa bernafas dan kita masih hidup, dan kalau kita melihat
ASAP itulah dosa yang bertimbun-timbun kita masih bisa bernafas berarti masih
hidup. Tetapi kalau BELERANG atau gas dari belerang sudah bercampur dengan
udara, ketika kita bernafas, maka disitu kita akan mati, walaupun nampak masih
hidup.
Jadi saudara jangan bermain-main dengan sebuah ajaran yang
palsu, kalau itu masuk ke dalam sebuah ruangan gereja, setiap orang yang
menghirup udara bercampur gas belerang (bercampur Uranium) yang ada di dalam
ruangan gereja, maka orang-orang yang disitu akan mati meskipun nampaknya
hidup.
Jadi saudara, berdoalah kepada TUHAN dengan sungguh-sungguh
supaya jangan gas belerang / gas sulfur / uranium yang bercampur udara masuk
didalam rumah TUHAN karena kalau kita hirup itu sangat mematikan.
Singkat kata; nabi-nabi palsu membawa BELERANG itulah
pengajaran palsu, tujuannya untuk membunuh orang-orang kudus TUHAN, sebab setan
tahu bahwa anak-anak TUHAN (orang-orang kudus TUHAN) tidak lagi mau berbuat
dosa, dengan lain kata; mereka tidak bisa lagi dibunuh dengan dosa-dosa.
Terkait dengan “orang-orang kudus TUHAN tidak dapat lagi
berbuat dosa”…
1 Yohanes 3:9
(3:9) Setiap orang yang lahir dari ALLAH, tidak berbuat dosa
lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa,
karena ia lahir dari ALLAH.
Setiap orang yang lahir dari ALLAH (lahir dari benih ilahi),
tidak berbuat dosa lagi.
Sejenak kita membaca…
Matius 24:3-4--- Perikop: “Permulaan penderitaan”
(24:3) Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah
murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata
mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah
tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?" (24:4) Jawab
Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan
kamu!
Disini kita melihat; murid-murid bertanya tentang tanda
kedatangan TUHAN dan tanda kesudahan dunia.
Tetapi Yesus menjawab: "Waspadalah supaya jangan ada
orang yang menyesatkan kamu!
Yesus tidak bisa menjawab atau memberitahukan tentang
kedatangan-Nya, tetapi yang terpenting adalah Waspadalah.
Kita tahu sorga, kita tahu tentang kedatangan TUHAN, tetapi
kalau tidak waspada terhadap ajaran yang menyesatkan untuk apa? Yang terpenting
adalah waspadalah terhadap ajaran dari pada nabi-nabi palsu (angin-angin
pengajaran palsu) yang menyesatkan, karena ajaran dari nabi palsu bisa
membinasakan. Pendeknya; begitu terhirup udara yang bercampur dengan gas sulfur
/ gas belerang itu sangat mematikan.
Kita tidak perlu tahu kapan TUHAN datang, yang terpenting
waspada terhadap angin-angin pengajaran palsu yang bercampur dengan gas sulfur
/ gas belerang.
Itu sebabnya doakan saja supaya kita senantiasa digembalakan
oleh ajaran yang sehat dan ajaran yang benar, sebab kita bebas
menghirup udara yang baik dari TUHAN, jangan sampai kita menghirup udara yang
bercampur dengan gas sulfur / gas belerang / Uranium yang akhirnya sedang
diproduksi oleh beberapa negara tertentu untuk menjadi senjata nuklir. Ini yang
disebut senjata Biologis membunuh sepertiga umat manusia.
Matius 24:5
(24:5) Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku
dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
Di hari-hari terakhir menjelang kedatangan TUHAN kembali
untuk yang kedua kalinya, pada saat itu nabi-nabi palsu memanfaatkan momentum
itu; mereka datang dengan memakai nama TUHAN dan berkata: Akulah Mesias, dan
mereka akan menyesatkan banyak orang.
Kita baca terkait dengan munculnya mesias (nabi-nabi
palsu) memakai nama TUHAN untuk menyesatkan banyak orang…
Matius 24:23-25
(24:23) Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat,
Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya. (24:24)
Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan
mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya
mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. (24:25)
Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.
Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul, lalu
mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat.
Tujuannya: untuk menyesatkan orang-orang pilihan yang
ditetapkan untuk diselamatkan.
Intinya: tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat palsu
adalah gas belerang / gas sulfur (Uranium) yang sangat mematikan. Ini bius yang
mematikan. Karena kalau seseorang sudah dibius dia tidak berdaya lagi, meskipun
dia hidup. Jadi jelas ajaran ini sangat halus, tetapi mematikan.
Jadi saudara tetaplah bertahan untuk mengikut TUHAN,
syaratnya:
1.
Menyangkal
diri.
2.
Memikul
salib.
3.
Mengikut
TUHAN, berarti tidak menyimpang ke kiri dan ke kanan.
Itu adalah AJARAN SEHAT dan AJARAN MURNI.
Tetapi hati-hati dengan gas belerang, yaitu nabi-nabi palsu
sibuk mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, dan sibuk mengadakan mujizat-mujizat
dipertontonkan di hadapan jemaat tanpa pengajaran salib.
Jadi hati-hati, jangan cepat putus asa karena satu
persoalan, pikirkan kehidupan yang kekal, pikirkan kerajaan seribu tahun damai,
jangan cepat-cepat mengambil keputusan yang salah.
Matius 24:23,26
(24:23) Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat,
Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya. (24:26)
Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah
kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya.
Mesias palsu tampil di padang gurun dan tampil di dalam
bilik.
1.
Mesias di padang gurun, akan menimbulkan kerohanian menjadi tandus
(kering-kering rohani). Ini gambaran dari satu kehidupan yang tidak ada lagi
tanda persekutuan kepada TUHAN = ranting yang tidak melekat pada pokok anggur, sehingga ranting menjadi
kering. Maka satu kali nanti akan dikumpulkan
orang untuk dicampakkan kedalam api neraka.
Singkat kata; hal-hal yang merusak
persekutuan kita dengan TUHAN akan menyebabkan kerohanian seseorang menjadi kering-kering.
Hal itu kita baca…
Pengkhotbah 1:1--- Perikop: “Segala sesuatu
sia-sia”
(1:1) Inilah perkataan Pengkhotbah, anak Daud, raja di Yerusalem. (1:2)
Kesia-siaan belaka, kata Pengkhotbah, kesia-siaan belaka, segala sesuatu
adalah sia-sia.
Kalau kita hidup tanpa TUHAN (hidup diluar TUHAN)
apapun yang kita kerjakan semuanya menjadi sia-sia, termasuk ijazah yang
tinggi, kedudukan, pangkat tinggi, bisnis, berhasil, semuanya adalah sia-sia
bila hidup di luar TUHAN. Jadi jangan sia-siakan hidupmu, dan jangan sia-siakan
masa depanmu.
Pengkhotbah 1:14
(1:14) Aku telah melihat segala perbuatan yang dilakukan orang di
bawah matahari, tetapi lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha
menjaring angin.
Segala perbuatan yang dilakukan orang di bawah
matahari.
Kata “di bawah matahari” à kehidupan seseorang
hanya berfokus kepada perkara-perkara dibawah (perkara-perkara lahiriah).
Kemudian dikatakan; segala sesuatu adalah
kesia-siaan, termasuk ijazah tinggi, kedudukan, jabatan, pangkat yang
tinggi, kalau dia hidup tanpa TUHAN.
Kemudian dikatakan; usaha menjaring angin, jadi
apapun yang kita perbuat sama seperti menjaring angin, kita tidak
memperoleh semuanya itu kalau kita hidup tanpa TUHAN.
Jadi inilah yang dimaksud dengan perkara-perkara
yang merusak persekutuan kita dengan TUHAN, inilah yang menyebabkan kerohanian
seseorang menjadi kering-kering atau tandus seperti padang gurun.
2.
Mesias di dalam bilik à hamba-hamba TUHAN yang hanya menimbulkan
perpecahan (perkotak-kotakan).
Saudara terkait dengan perpecahan, Paulus
meluruskan pemahaman dari pada jemaat di Korintus sebagaimana yang tertulis
didalam suratan…
1 Korintus 1:1-3---Perikop: “Perselisihan”
(3:1) Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara
dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi,
yang belum dewasa dalam Kristus. (3:2) Susulah yang kuberikan
kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan
sekarang pun kamu belum dapat menerimanya. (3:3) Karena kamu masih
manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan
bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup
secara manusiawi? (3:4) Karena jika yang seorang berkata: "Aku dari
golongan Paulus," dan yang lain berkata: "Aku dari golongan
Apolos," bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang
bukan rohani? (3:5) Jadi, apakah Apolos? Apakah Paulus? Pelayan-pelayan TUHAN
yang olehnya kamu menjadi percaya, masing-masing menurut jalan yang diberikan TUHAN
kepadanya.
Dari sini kita bisa melihat; hamba-hamba TUHAN
(Mesias di dalam
bilik) 🡪 hamba-hamba TUHAN yang hanya membawa perpecahan
(perkotak-kotakan)
Siapa yang di kotak-kotakan disini? Itulah manusia duniawi, menjalankan hidupnya
secara manusiawi, mereka belum dewasa.
Jadi saudara hati-hati dengan Mesias yang di dalam bilik mereka itu adalah
hamba-hamba TUHAN yang mengadakan perpecahan di dalam tubuh Kristus, yang dipecahkan kerohanian kanak-kanak
(belum dewasa).
Kita bandingkan…
Matius 24:27
(24:27) Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan
melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak
Manusia.
Kedatangan Anak Manusia tidak hanya dilihat oleh
sebagian orang yang ada di padang gurun, tetapi kedatangan Anak Manusia kelak
dapat dilihat oleh semua orang.
Supaya kita semua kelak bisa melihat Mesias
dalam kedatanganNya yang kedua kali, maka kita harus menerima Firman
Pengajaran Mempelai dalam terangnya Tabernakel, yang berkuasa
untuk membawa kita dalam kegerakan yang besar itulah Pembangunan
Tubuh Kristus yang sempurna dimulai dari Timur sampai ke Barat sama
seperti kilat memancar dari sebelah Timur dan melontarkan cahayanya sampai ke
Barat.
Jadi
tolak ajaran palsu, apalagi dua ajaran yang sudah diterangkan dalam kesempatan
malam ini, itulah ajaran yang datang dari Mesias di padang gurun dan Mesias
di dalam bilik.
Tetapi terimalah Pengajaran Mempelai dalam
terang Tabernakel, cahaya
akan dilontarkan sampai ke Barat, sehingga kita di Mempelaikan dan
dikristalisasikan, bercahaya kemuliaan ALLAH.
Sebagaimana yang tertulis dalam…..
Wahyu 21:9-11
(21:9) Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang
ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia
berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu
pengantin perempuan, mempelai Anak Domba." (21:10) Lalu, di dalam
roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia
menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari ALLAH.
(21:11) Kota itu penuh dengan kemuliaan ALLAH dan cahayanya sama
seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti
kristal.
Sidang mempelai TUHAN (gereja TUHAN yang
sempurna) bercahaya kemuliaan ALLAH.
Artinya; telah dikristalisasikan oleh sungai air
kehidupan yang jernih seperti kristal, itulah; Firman Pengajaran Mempelai
disebut; Cahaya Injil
tentang Kemuliaan kristus (Injil Kerajaan).
Jadi oleh Cahaya Injil Kerajaan, kita gereja TUHAN
dikristalisasikan.
Kristal = transparan, bagian luar dan bagian dalam sama, maksudnya tidak ada
lagi yang ditutupi.
Jadi tolak Mesias di padang gurun dan tolak
Mesias di dalam bilik karena ajarannya menyebabkan kerohanian menjadi
kering-kering dan menyebabkan perpecahan didalam tubuh Kristus.
Tetapi sebaliknya Cahaya Injil tentang
Kemuliaan Kristus melontarkan cahayanya sampai kita bercahaya Kemuliaan ALLAH
itulah Gereja TUHAN yang sempurna disebut; Mempelai TUHAN.
Demikianlah Rasul Paulus… Karena aku telah
mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan
suci kepada Kristus (2 Korintus 11:2).
Perawan suci 🡪 sidang mempelai TUHAN /
gereja TUHAN yang sempurna.
Jadi tugas hamba TUHAN sebenarnya adalah
mempertunangkan gereja kepada Kristus sebagai Mempelai Laki-laki. Tetapi di
hari-hari terakhir ini akan banyak tampil Mesias-mesias palsu, dia ada di
padang gurun, dia ada di dalam bilik.
-
Mesias dipadang gurun
membuat rohani menjadi kering-kering.
-
Mesias di dalam bilik menimbulkan
perpecahan.
Tetapi MESIAS SEJATI AKAN TAMPIL DAN SEMUA AKAN
MELIHAT.
Jadi hari-hari ini hamba-hamba TUHAN semestinya
sibuk untuk mempertunangkan sidang jemaat kepada Kristus sebagai Kepala.
Apa arti kata dipertunangkan?
1 Yohanes 3:6
(3:6) Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak
berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan
tidak mengenal Dia.
Kata “dipertunangkan” ialah; perhatikanlah
pekerjaan TUHAN, Ia telah datang ke dunia untuk menghapus dosa. Tujuan kita
memperhatikan pekerjaan TUHAN: supaya kita tetap berada di dalam Dia, ini
padanan dari dipertunangkan.
2 Tesalonika 2:15-16
(2:15) Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada
ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara
tertulis. (2:16) Dan Ia, TUHAN kita Yesus Kristus, dan ALLAH, Bapa
kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita dan yang telah
menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita,
Berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran
yang sehat yang sudah diajarkan Paulus kepada jemaat di Asia kecil, yaitu; mempertunangkan
jemaat kepada satu laki-laki supaya jemaat menjadi perawan suci kepada
Mempelai Laki-laki Sorga lewat Pengajaran Mempelai dalam terangnya Tabernakel,
supaya kita hidup.
Jadi hati-hati dengan gas sulfur / gas belerang,
dia membius sehingga manusia tidak berdaya, tanpa sadar dia sudah mati walaupun
dia hidup.
Doakan jangan gas sulfur masuk kedalam rumah TUHAN
teramat lebih dalam Penggembalaan GPT Betania karena itu sangat mematikan
sekali.
Dosa API, itulah perkataan yang sia-sia masih
dapat dilihat dan ketika kita bernafas kita masih hidup.
Dosa ASAP itulah dosa yang bertimbun-timbun,
ketika kita bernafas kita masih hidup.
Tetapi hati-hati dengan gas BELERANG bercampur
dengan udara, itulah angin-angin pengajaran palsu dari nabi-nabi palsu, itu
sangat membiuskan anak-anak TUHAN, sehingga manusia tidak berdaya. Dalam
keadaan tidak berdaya, sekalipun dia hidup, ia sudah mati, maka perhatikanlah
semuanya ini. TUHAN memberkati kita semua.
TUHAN YESUS KEPALA GEREJA MEMPELAI LAKI-LAKI SORGA
MEMBERKATI KITA SEMUA
Pemberita Firman:
No comments:
Post a Comment