KAMI MENANTIKAN KESAKSIAN SAUDARA YANG MENIKMATI FIRMAN TUHAN

Terjemahan

Sunday, April 5, 2026

IBADAH PENDALAMAN ALKITAB 02 APRIL 2026



IBADAH PENDALAMAN ALKITAB 02 APRIL 2026

 

MALEAKHI 2:15

(Seri: 34)

 

Subtema: HIKMAT SALIB LAH SAUDARA KU

 

Shalom.

Mula pertama saya mengucapkan puji syukur kepada Tuhan, oleh karena rahmat-Nya kita sekaliannya dihimpunkan di atas gunung Tuhan yang kudus, kita boleh datang menghadap Dia lewat Ibadah Pendalaman Alkitab disertai dengan perjamuan suci.

 

Saya juga tidak lupa menyapa saudara/i, Bapak/Ibu terkasih yang turut bergabung lewat online/live streaming/video internet, baik lewat Youtube, Facebook atau media sosial lainnya yang dapat digunakan.

 

Mari kita sambut KITAB MALEAKHI sebagai Firman Penggembalaan untuk Ibadah Pendalaman Alkitab disertai dengan perjamuan suci, kita masih berada pada Maleakhi 2:15 dan malam ini merupakan seri ke-34.

 

Maleakhi 2:15

(2:15) Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.

 

Allah memberkati laki-laki dan perempuan sehingga keduanya menjadi satu daging, bukan dua. Kemudian, yang dikehendaki dari kesatuan itu ialah: KETURUNAN ILAHI.

Keturunan Ilahi berarti lahir dari benih Ilahi itulah Firman Allah, Roh Allah, dan kasih Allah.

 

Namun untuk mencapai keturunan Ilahi, Allah berfirman:

a.       Jagalah dirimu!

Kita harus menjaga diri dengan caranya Tuhan bukan dengan menggunakan cara-cara manusia duniawi, supaya kita ada di dalam rencana Allah yang besar, rencana Allah yang heran dan luar biasa.

b.       Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.

 

Kita akan melanjutkan pembahasan tentang: JANGANLAH ORANG TIDAK SETIA TERHADAP ISTERI DARI MASA MUDANYA (Bagian 3).

Intinya: Tuhan menuntut kesetiaan dari seorang suami terhadap isterinya dari masa mudanya hingga masa tuanya.

 

Kesetiaan seorang suami dari masa mudanya kita akan belajar dari Bapa Abraham.

Yesaya 51:2A

(51:2) Pandanglah Abraham, bapa leluhurmu, dan Sara yang melahirkan kamu; ketika Abraham seorang diri, Aku memanggil dia, lalu Aku memberkati dan memperbanyak dia.

 

Alkitab berkata: "Pandanglah Abraham, bapa leluhurmu, dan Sara yang melahirkan kamu."

Berarti, Abraham adalah sosok/figur suami yang setia dan ia layak menjadi teladan bagi suami-suami.

 

Yesaya 51:2B

(51:2) Pandanglah Abraham, bapa leluhurmu, dan Sara yang melahirkan kamu; ketika Abraham seorang diri, Aku memanggil dia, lalu Aku memberkati dan memperbanyak dia.

 

Allah memanggil Abraham, lalu memberkati dan memperbanyak dia.

Demikian juga kita dipanggil supaya Tuhan memberkati kita dan memperbanyak kita, dilimpahi oleh kelimpahan kasih karunia Tuhan.

 

Pendeknya, dari satu pribadi menjadi banyak orang.

-          1 orang 🡪 Abraham.

-          Diberkati dan banyak 🡪 Umat Israel.

 

Marilah kita melihat kisah ketika Allah memanggil Abraham.

Kejadian 12:1-3

(12:1) Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; (12:2) Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. (12:3) Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

 

Allah memanggil Abrahaman, lalu Allah memberkati dan memperbanyak dia.

-          Ayat 1: Allah memanggil Abraham.

-          Ayat 2: Menjadi bangsa yang besar = memperbanyak Abraham.

-          Ayat 2: Tuhan memberkati Abraham.

 

Dari pihak Abraham: Abraham taat kepada panggilan Allah.

Prakteknya:

a.       Abraham pergi dari negeri orang Kasdim, artinya: Abraham melepaskan diri dari penyembahan berhala dan kenajisan percabulan.

-          Berhala, artinya: Segala sesuatu yang melebihi dari Tuhan, termasuk kebenaran diri sendiri dan kekerasan di hati.

-          Kenajisan percabulan/persundalan disebut juga mabuk anggur perempuan Babel, berarti kaya oleh karena kelimpahan hawa nafsu perempuan Babel.

b.       Abraham meninggalkan sanak saudara, artinya: Abraham melepaskan diri dari tabiat daging dengan hawa nafsu dan tabiat yang jahat.

c.       Abraham meninggalkan rumah bapaknya, artinya: Abraham rela melepaskan apa yang menjadi haknya baik warisan yang menjadi milik pusakanya maupun harta kekayaannya.

 

Kejadian 12:4-5

(12:4) Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran. (12:5) Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ.

 

Abram menggenapi panggilan Allah sebab dia taat kepada panggilan itu, lalu dia berangkat ke tempat yang ia tuju dan akhirnya ia sampai ke tanah Kanaan, tanah yang tidak ia ketahui.

 

Kemudian:

-          Ayat 4: Lotpun ikut bersama-sama dengan dia.

Maksudnya, Lot bersama dengan Abram bukan karena dia dibawa tetapi karena Lot yang mau ikut.

-          Ayat 5: Abram membawa Sarai, isterinya.

Itu berarti, dalam panggilan tersebut Abram memprioritaskan/mengutamakan nikah yang menunjukkan bahwa Abram setia kepada isterinya dari masa mudanya.

Banyak orang bekerja sampai keluar kota namun ia meninggalkan isterinya, bahkan karena pekerjaan atau bisnis banyak suami-suami dari orang Kristen meninggalkan isterinya. Itu artinya banyak orang Kristen tidak mengerti arti dari sebuah panggilan tetapi Abram mengutamakan nikah dalam panggilannya.

 

Kalau kita perhatikan dari sejak semula, Adam awalnya seorang diri tetapi Tuhan tahu bahwa laki-laki tidak baik seorang diri maka Allah membangunkan seorang perempuan dari satu tulang rusuk dari Adam. Lalu Allah membawa perempuan ini kepada Adam, kemudian Adam berkata: “... Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.” Jadi meskipun mereka dua namun tetap satu oleh karena salib.

 

Memang dari sejak semula Adam dan Hawa ditempatkan di taman Eden. Taman Eden berbicara soal ibadah, ibadah itu adalah nikah dan nikah itu adalah ibadah. Jadi, yang benar adalah sikap yang ditunjukkan oleh Abraham yaitu mengutamakan/memprioritaskan nikah dalam panggilannya ketika dia dipanggil oleh Tuhan. Abraham tidak memprioritaskan baik itu pekerjaan, bisnis, atau soal keberhasilan yang akan dicapai di dunia ini. Maka, hal ini juga harus kita sadari bahwa di dalam panggilan yang diprioritaskan itu adalah nikah, hubungan suami isteri, kepala dengan tubuh, Kristus dengan jemaat itu bagian kita. Sedangkan bagian Tuhan adalah memberkati dan memperbanyak.

Maka jelas Abraham disebut dengan bapa orang percaya, bapa leluhur dari segala bangsa.

 

Dalam kehidupan nikah Abraham dan Sara sesungguhnya itu melambangkan cintanya Tuhan dengan bangsa Israel (umat ketebusan-Nya).

Namun dalam perjalanan hidup nikah Abraham dan Sara harus melewati bahaya, badai dan gelombang atau ujian sebanyak 2 kali.

UJIAN PERTAMA: Ketika Abraham berada di Mesir. (Kisahnya ada di dalam: Kejadian 12:10-20).

Mesir adalah gambaran dari dunia dengan segala yang di dalamnya yaitu: Keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup… 1 Yohanes 2:16.

Demikianlah ujian pertama dialami oleh keturunan Abraham itulah umat Israel ketika diperbudak di Mesir dan dijajah oleh Firaun selama 430 tahun, mereka mengalami sengsara oleh pengerah-pengerah di Mesir.

 

Jadi, di dunia ini ada keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup, jika kita tidak hati-hati maka ini yang akan memperbudak umat Tuhan karena dunia ini berada di bawah kuasa si jahat ... 1 Yohanes 5:19.

Ketika kita memprioritaskan hubungan kita dengan Tuhan atau mengusahakan dan memelihara ibadah dan pelayanan ini maka ujian pertama yang harus dihadapi adalah dunia dengan segala sesuatu yang ada didalamnya.

Hal ini telah kita bahas dan kita telah menyaksikan dengan seksama bahwasanya nikah Abraham dan Sara dapat melewati ujian pertama ini dengan baik oleh karena pertolongan Tuhan. Jika pada akhirnya kita juga dapat melewati ujian yang pertama itulah dunia dan segala sesuatu yang ada di dalamnya itu adalah pertolongan Tuhan dan campur tangan Tuhan, oleh sebab itu mari kita libatkan Tuhan dalam membangun hubungan nikah jasmani dan rohani supaya kita dapat memperoleh pertolongan yaitu dilepaskan dari perbudakan Mesir atau dunia ini.

 

Biarlah kiranya senantiasa kita mengarahkan pandangan kita kepada korban Kristus, Anak Domba Paskah telah disembelih sehingga umat Israel bebas dari perbudakan Mesir. Jadi, kalau seorang suami pandangannya hanya ke bawah, yang bersedih dan susah hati ialah; isteri dan anak-anaknya. Maka, seorang isteri juga harus bijaksana seperti Sara bisa membantu suaminya untuk mengarahkan pandangan suaminya kepada salib di Golgota supaya terbebas dari perbudakan dunia.

 

UJIAN KEDUA: Sara diambil oleh Abimelekh (seri 3).

Ketika Abimelekh mengambil Sara ini adalah ujian kedua yang harus dihadapi oleh nikah Abraham dan Sara. Kisahnya ada di dalam Kejadian 20:1-18 -- Perikop: "Abraham dan Abimelekh."

 

Kejadian 20:1 -- Perikop: "Abraham dan Abimelekh."

(20:1) Lalu Abraham berangkat dari situ ke Tanah Negeb dan ia menetap antara Kadesh dan Syur. Ia tinggal di Gerar sebagai orang asing.

 

Abraham berada di Tanah Negeb. Iia tinggal di Gerar sebagai orang asing.

 

Kita harus jujur mengakui bahwa kita adalah pendatang dan orang asing di bumi ini, maka dalam kejujuran itu akan nampak kerinduan kita yaitu ada kerinduan mencari suatu tanah air itulah tanah air Sorgawi yang merupakan milik pusaka kita yang satu kali nanti akan diwariskan kepada kita. Tandanya jika rindu mencari tanah air Sorgawi yaitu tidak terpaksa beribadah, tidak terpaksa melayani, singkat kata, tunduk dan pasrah pada TUHAN.

Dahulu Adam dan Hawa ada di taman Eden, namun karena dosa mereka diusir dari taman Eden bagaikan kita sekarang tercampak di dunia ini.

 

Kejadian 20:2

(20:2) Oleh karena Abraham telah mengatakan tentang Sara, isterinya: "Dia saudaraku," maka Abimelekh, raja Gerar, menyuruh mengambil Sara.

 

Abimelekh mengambil Sara, sebab Sara memang sangat cantik dan Abimelekh menganggap bahwa Sara adalah saudara Abraham.

 

Abimelekh adalah gambaran dari ANTIKRIS yang satu kali nanti menjadi raja dan memerintah atas seantero dunia ini selama 7 tahun atau 7 masa. Ayat referensi: Daniel 9:27, Matius 24:15, Matius 20:25.

Kemudian, Antikris menganggap bahwa gereja Tuhan atau sidang mempelai Tuhan bukan milik Tuhan, sama seperti Abimelekh meganggap Sara ialah saudara Abraham, bukan milik Abraham.

 

Saya tidak tahu kapan dimulai 7 tahun antikris memerintah namun jika diperhatikan tanda-tanda yang terjadi ini sudah jelas bahwa itu tidak akan lama lagi, karena tanda kedatangan Tuhan di dalam Matius 24:7 dikatakan: “Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa ...”

Oleh sebab itu, perhatikanlah tanda-tanda ini dan jangan mengeraskan hati, sebab tidak ada untungnya mengeraskan hati dan dari awal kita sudah mengetahui hal itu ketika kita mengeraskan hati justru merugikan diri sendiri. Namun, anehnya, banyak orang mengeraskan hati seperti Firaun yang sudah tahu tulah 1 sampai tulah 9 menyakiti dia, dan sampai tulah 10 kematian anak sulung itu menyakiti dia.

 

Maka, perhatikanlah ibadah pelayanan supaya menjadi anak sulung, jangan mengeraskan hati seperti Firaun sesuai dengan yang tertulis dalam Roma 9:15-18, “... Ia menegarkan hati siapa yang dikehendaki-Nya.” Tuhan turut mengeraskan hati kalau seseorang tetap mengeraskan hati.

Banyak hal sudah kita terima dari Tuhan jangan dilawan, jangan ditolak, dan jangan diabaikan.

 

Yeremia 50:7

(50:7) Siapa pun yang menjumpai mereka, memakan habis mereka, dan lawan-lawan mereka berkata: Kami tidak bersalah! Karena mereka telah berdosa kepada TUHAN, tempat kebenaran, TUHAN, pengharapan nenek moyang mereka!

 

Lawan-lawan itulah antikris berkata: “Kami tidak bersalah! Karena mereka telah berdosa kepada TUHAN.”

Kalimat ini menunjukkan bahwa antikris menganggap gereja Tuhan BUKAN milik Tuhan lagi.

Anggapan antikris ini salah, memang manusia berdosa dari zaman Adam sampai sekarang, tetapi bukan berarti karena berdosa gereja Tuhan bukan miliknya Tuhan. Itu adalah pemahaman yang keliru dari antikris.

 

Akan tetapi, antikris lupa bahwa:

-          Tuhan adalah SETIA (Ayat Referensi: 2 Tesalonika 3:3).

Bukti Tuhan setia:

a.       Menguatkan gereja Tuhan.

b.       Memelihara gereja Tuhan terhadap yang jahat.

-          Jika kita tidak setia, maka Tuhan tetap setia, sebab Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya (Ayat Referensi: 2 Timotius 2:13).

Demikian juga di dalam Ibrani 10:23, “... Ia, yang menjanjikannya, setia.” Jadi, janti Tuhan kepada Abraham akan diberkati dan diperbanyak dan janji itu nyata dan akan terjadi bagi kita.

 

Saat ini kita ada di bumi karena dosa warisan Adam dan Hawa, namun tidak selamanya kita berada di dalam bumi ini, seperti yang tertulis dalam Yesaya 54:7-8.

Yesaya 54:7-8

(54:7) Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali. (54:8) Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu.

 

Hanya sesaat Tuhan meninggalkan kita. Memang Tuhan murka dan marah sekali dengan dosa bangsa Israel, baru saja dilepaskan dari perbudakan Mesir, lalu kembali lagi berbantah-bantah kepada Tuhan, sehingga mereka dibuang ke Babel selama 70 tahun lalu kembali. Kemudian, mereka juga tidak menunjukkan ketundukan di hadapan Tuhan, akhirnya Tuhan menyembunyikan wajah-Nya 400 tahun lamanya, dari Maleakhi sampai Injil Matius.

 

Jika kita melakukan kesalahan dan Tuhan marah itu wajar saja, sebab itu adalah tanda bahwa Tuhan menyatakan kasih setia kepada kita, namun itu hanya sesaat saja. Sebab di dalam kasih setia abadi, Tuhan mengasihani gereja Tuhan yang sudah ditebus di atas kayu salib. Terpujilah kasih karunia Tuhan, agunglah korban-Nya, Dialah yang menebus kita.

 

Kejadian 20:2

(20:2) Oleh karena Abraham telah mengatakan tentang Sara, isterinya: "Dia saudaraku," maka Abimelekh, raja Gerar, menyuruh mengambil Sara.

 

Abimelekh menganggap Sara adalah saudara Abraham.

 

Kejadian 20:12

(20:12) Lagipula ia benar-benar saudaraku, anak ayahku, hanya bukan anak ibuku, tetapi kemudian ia menjadi isteriku.

 

Sara memang saudara Abraham, satu ayah, tetapi beda ibu, namun pada akhirnya Sara menjadi isteri Abraham.

Jadi, Abraham tidak berdosa, tidak bersalah, tidak penakut, bukan pecundang, bukan orang yang kuatir, tetapi apa yang dia katakan itu benar-benar terjadi. Namun, semua yang dilakukan Abraham dibalik semua itu ada rahasia yang akhirnya akan memberkati gereja Tuhan di akhir zaman ini.

 

Matius 12:48 -- Perikop: "Yesus dan sanak saudara-Nya."

(12:48) Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?"

 

“... Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?”

Menjadi saudara di dalam Tuhan bukan karena menurut genetik atau DNA tetapi menjadi saudara karena tali kasih di dalam Kristus. Sehingga ketika Yesus berkata: “... Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?” Perkataan itu seolah-oleh menyakiti Maria dan saudara Yesus, namun sebenarnya tidak demikian, ini adalah jawaban untuk menggenapi apa yang dikatakan Abraham tentang Sarai kepada Abimelekh.

 

Matius 12:49-50

(12:49) Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! (12:50) Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."

 

Yesus berkata dengan tegas: “... siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”

Kita menjadi saudara bagi Tuhan Yesus karena melakukan firman Allah itulah pengajaran salib, Firman salib Kristus.

 

Itu sebabnya berkali-kali saya sampaikan belajarlah saling mengasihi satu dengan yang lain dimulai dengan saudara seiman yaitu satu penggembalaan. Jika seseorang lebih ramah terhadap orang lain yang tidak mengenal firman pengajaran daripada saudara seiman, maka itu adalah hal yang salah di dalam Tuhan.

Maka, kalau mau menjadi sanak saudara di dalam Tuhan, menjadi keluarga Tuhan, kita harus melakukan firman salib itulah kehendak Allah.

 

Banyak diantara kita memiliki banyak saudara laki-laki dan saudara perempuan namun jauh lebih baik kita menjadi saudara bagi Yesus, menjadi sanak bagi Yesus, menjadi keluarga di dalam kerajaan Sorga karena melakukan Firman Allah.

Belajarlah mau diluruskan oleh Firman Tuhan supaya hari demi hari ada peningkatan rohani yang mencapai kesempurnaan. Itu sebabnya, jangan mengikuti Tuhan dengan logika, pengertian manusia itu harus ditanggalkan supaya nampak kemajuan rohani itu.

Maka, siapa yang melakukan firman Allah, dialah yang menjadi saudara/i bagi Yesus Kristus.

 

Ibrani 2:11-12

(2:11) Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara, (2:12) kata-Nya: "Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat,"

 

Yesus TIDAK MALU menyebutkan orang-orang yang telah disucikan sebagai saudara.

Manusia berasal dari satu pribadi yaitu Adam, tetapi umat Israel berasal dari satu pribadi itulah Abraham.

 

Kita diakui sebagai saudara oleh Yesus itu karena kita disucikan oleh Firman Allah, dan Tuhan tidak malu mengakui orang yang berdosa sebagai saudaranya sekalipun dia dituduh sebagai sahabat orang berdosa ... Matius 11:18-19.

Biasanya jika seseorang kedudukannya lebih tinggi malu bersahabat dengan orang yang rendah, tetapi ada lagi hal yang aneh yaitu orang miskin malu bersahabat dengan orang miskin.

 

Ini adalah kemurahan jika Tuhan mengakui kita sebagai saudara, sanak, sahabat dan Tuhan tidak malu, asalkan kita mau dikuduskan oleh Firman Allah. Tuhan kita agung dan mulia.

 

Yohanes 20:16-17 -- Perikop:    "Yesus menampakkan diri kepada Maria Magdalena."

(20:16) Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru. (20:17) Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."

 

Yesus menyebut murid-murid-Nya sebagai saudara-saudara-Nya setelah kebangkitan-Nya.

Singkat kata, sidang jemaat atau gereja Tuhan adalah saudara bagi Yesus karena melakukan kehendak Allah Bapa, atau dikuduskan oleh kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus.

 

Kejadian 20:13

(20:13) Ketika Allah menyuruh aku mengembara keluar dari rumah ayahku, berkatalah aku kepada isteriku: Tunjukkanlah kasihmu kepadaku, yakni: katakanlah tentang aku di tiap-tiap tempat di mana kita tiba: Ia saudaraku."

 

Kepada Abimelekh Abraham mengakui Sara saudaranya, sebaliknya Sara harus mengakui bahwa Abraham adalah saudaranya sebagai bukti bahwa Sara KASIH kepada Abraham

 

Amsal 7:1-3, berbicara tentang Meja Roti, tempatnya 12 ketul roti ditaruh.

Meja adalah gambaran dari hati sebagai tempatnya Firman Allah.

 

Amsal 7:4-5

(7:4) Katakanlah kepada hikmat: "Engkaulah saudaraku" dan sebutkanlah pengertian itu sanakmu, (7:5) supaya engkau dilindunginya terhadap perempuan jalang, terhadap perempuan asing, yang licin perkataannya.

 

Jika mengakui bahwa hikmat adalah saudara dan pengertian dari Sorga adalah sanak kita, maka kita akan DILINDUNGI terhadap dua hal:

1.       Perempuan jalang/perempuan sundal.

2.       Perempuan asing.

 

Tentang: PEREMPUAN JALANG / PEREMPUAN SUNDAL

Perempuan jalang 🡪 Perempuan Babel.

 

Wahyu 17:3-4

(17:3) Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk. (17:4) Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.

 

Perempuan Babel menunggangi seekor binatang yang merah ungu, yang tertulis nama-nama hujat = Perempuan Babel menunggangi ANTIKRIS.

Berarti, antikris ditunggangi oleh perempuan Babel, kenajisan percabulan. Sebaliknya, antikris dalam proses perjalanannya ditunggangi atau menunggangi gereja dengan kenajisan percabulan.

Kenajisan percabulan artinya; menjadi kaya, tetapi oleh karena kelimpahan hawa nafsu perempuan Babel.

 

Daniel 8:11-12

(8:11) Bahkan terhadap Panglima bala tentara itu pun ia membesarkan dirinya, dan dari pada-Nya diambilnya korban persembahan sehari-hari, dan tempat-Nya yang kudus dirobohkannya. (8:12) Suatu kebaktian diadakan secara fasik menggantikan korban sehari-hari, kebenaran dihempaskannya ke bumi, dan apa pun yang dibuatnya, semuanya berhasil.

 

Antikris hanya berbicara soal berkat keberkatan dan berhasil keberhasilan itulah yang disebut ajaran prosperity. Jadi kalau ajaran kemakmuran dibawa masuk ke dalam gereja Tuhan, berarti gereja Tuhan sedang ditunggangi oleh perempuan Babel atau antikris sedang menunggangi gereja Tuhan.

 

Bagaimana kita dapat lepas dari antikris dan roh perempuan Babel? Jawabnya: Hanya ada satu cara yaitu jadikanlah firman itu saudaramu, sebutlah pengertian dari Sorga sanakmu, lebih dari saudara di dunia ini.

Jadi, Firman Allah harus lebih dari saudara laki-laki dan saudara perempuan di dunia ini, itulah yang melingungi kita dari kenajisan percabulan, melindungi dari aniaya antikris selama 7 tahun lamanya,

Itulah yang melindungi nikah Abraham dan Sara dari Abimelekh.

 

Sedangkan, PEREMPUAN ASING yang licin perkataannya itulah nabi-nabi palsu.

 

KAPAN ANTIKRIS MENJADI RAJA ATAS DUNIA?

Kejadian 20:3

(20:3) Tetapi pada waktu malam Allah datang kepada Abimelekh dalam suatu mimpi serta berfirman kepadanya: "Engkau harus mati oleh karena perempuan yang telah kauambil itu; sebab ia sudah bersuami."

Sidang mempelai Tuhan adalah MILIK TUHAN namun Abimelekh lupa, sama seperti antikris juga lupa sebab karena gereja Tuhan sudah berdosa dan antikris menganggap bahwa gereja Tuhan bukan miliknya Tuhan. Namun, Tuhan itu setia, dan jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkali tubuhnya (gereja Tuhan), itu sebabnya Dia harus menderita sengsara dan mati di atas kayu salib.

 

“Pada waktu malam Tuhan datang kepada Abimelekh.”

Singkatnya, antikris menjadi raja dan memerintah atas seantero dunia selama 7 tahun disebutlah itu PUNCAK PENCOBAAN / puncak gelap malam.

Pada saat puncak gelap malam orang tidak dapat lagi beraktivitas, tidak ada lagi ibadah, tidak ada lagi pelayanan, tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki kelakuan.

 

Kita sudah melihat sikap Abraham menyatakan bahwa isterinya adalah saudaranya, sebaliknya Sara juga mengakui bahwa Abraham adalah saudara, sebagai tanda Sara mengasihi Abraham.

Kita semua harus menyerahkan diri disucikan oleh kehendak Allah itulah kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, sampai akhirnya kita menjadi sanak, saudara/saudari Yesus Kristus, sampai akhirnya kita menjadi saudara di dalam Kerajaan Sorga.

 

Kalau kita jadikan firman sebagai sanak dan saudara terdekat maka itulah yang memelihara dan melindungi kita dari masa aniaya antikris disebutlah puncak gelap malam, disitulah Tuhan menolong kita sekaliannya karena kita ini adalah gereja yang bersuami walaupun sempat ditinggalkan Tuhan dan Tuhan sempat marah karena dosa. Amin.

 

TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA, MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI

 

Pemberita Firman:

Gembala Sidang; Pdt. Daniel U. Sitohang

 

 

No comments:

Post a Comment