KAMI MENANTIKAN KESAKSIAN SAUDARA YANG MENIKMATI FIRMAN TUHAN

Terjemahan

Thursday, June 25, 2026

IBADAH KAUM MUDA REMAJA, 20 JUNI 2026



IBADAH KAUM MUDA REMAJA, 20 JUNI 2026

STUDY YUSUF

(Seri 22)


Subtema: PENGHUKUMAN ALLAH TERJADI ATAS DUNIA


Mula pertama saya mengucapkan puji syukur kepada Tuhan yang oleh karena rahmat-Nya kita dihimpunkan di atas gunung Tuhan yang kudus, sehingga kita boleh datang menghadap Dia lewat Ibadah Kaum Muda Remaja.


Saya juga tidak lupa menyapa anak-anak Tuhan dimanapun berada, baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang turut bergabung lewat online, atau live streaming atau video internet baik dari Youtube, Facebook atau media sosial lainnya yang dapat digunakan. Selanjutnya damai sejahtera dari Allah dari Sorga berkuasa di tengah-tengah kita, di hati kita untuk memberi satu kesukaan yang besar saat kita duduk diam mendengarkan sabda Allah.


Selanjutnya mari kita ikuti STUDY YUSUF sebagai Firman Penggembalaan untuk Ibadah Kaum Muda Remaja. Namun tetaplah berdoa dalam Roh, mohon kemurahan dari pada Tuhan supaya Firman yang dibukakan itu meneguhkan hati kita pribadi lepas pribadi.


Saudara kita masih memperhatikan…

Kejadian 44:18-34 ---Perikop: “Yehuda membela Benyamin”


Seluruhnya adalah tutur kata Yehuda kepada Yusuf sebagai mangku negara atau raja muda di Mesir, yang memohonkan kelepasan bagi Benyamin.


Alasan Yehuda memohon kelepasan bagi Benyamin…

Jawabnya ada pada…

Kejadian 44:29-31

(44:29) Jika anak ini kamu ambil pula dari padaku, dan ia ditimpa kecelakaan, maka tentulah kamu akan menyebabkan aku yang ubanan ini turun ke dunia orang mati karena nasib celaka. (44:30) Maka sekarang, apabila aku datang kepada hambamu, ayahku, dan tidak ada bersama-sama dengan kami anak itu, padahal ayahku tidak dapat hidup tanpa dia, (44:31) tentulah akan terjadi, apabila dilihatnya anak itu tidak ada, bahwa ia akan mati, dan hamba-hambamu ini akan menyebabkan hambamu, ayah kami yang ubanan itu, turun ke dunia orang mati karena dukacita.


Apabila Benyamin tidak kembali ke Kanaan, maka Yakub:

  • Turun ke dunia orang mati karena nasib celaka… (ayat 29).

  • Turun ke dunia orang mati karena dukacita… (ayat 31).


Perlu untuk diketahui; Mati karena nasib celaka dan mati karena dukacita = Binasa. 

Sesungguhnya Tuhan tidak menghendaki kebinasaan manusia, melainkan supaya manusia beroleh hidup yang kekalYohanes 3:16.


Contoh: MATI KARENA NASIB CELAKA


Saudara pada Wahyu 9 dan Wahyu 11 terdapat tiga celaka sebagai penghukuman dari sangkakala yang kelima, sangkakala yang keenam dan sangkakala yang ketujuh.


CELAKA PERTAMA: Wahyu 9:1-12…     Sangkakala yang kelima.

CELAKA KEDUA:      Wahyu 9:13-21…   Sangkakala yang keenam.

CELAKA KETIGA:     Wahyu 11:15-19Sangkakala yang ketujuh Nyanyian puji-pujian para tua-tua.


Malam ini kita kembali membahas: CELAKA KETIGA (Bagian 3).


Kita terlebih dahulu membaca… 

Wahyu 11:14

(11:14) Celaka yang kedua sudah lewat: lihatlah, celaka yang ketiga segera menyusul.


Celaka yang kedua sudah lewat, maka celaka yang ketiga segera menyusul.


Wahyu 11:15-19---Perikop: “Sangkakala yang ketujuh Nyanyian puji-pujian para tua-tua”

(11:15) Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: "Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya." (11:16) Dan kedua puluh empat tua-tua, yang duduk di hadapan Allah di atas takhta mereka, tersungkur dan menyembah Allah, (11:17) sambil berkata: "Kami mengucap syukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, yang ada dan yang sudah ada, karena Engkau telah memangku kuasa-Mu yang besar dan telah mulai memerintah sebagai raja (11:18) dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orang-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi." (11:19) Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.


CELAKA KETIGA akan terjadi pada saat sangkakala yang ketujuh (sangkakala yang terakhir) ditiup.


Ada 2 (dua) perkara dinyatakan pada saat sangkakala yang ketujuh ditiup:

  1. Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan / diambil ahli oleh Tuhan.

Itu berarti; Kerajaan Allah sudah datang di bumi. 

Kerajaan Allah di bumi dimulai dari kerajaan seribu tahun damai sampai kepada kerajaan kekal, itulah Yerusalem baru.

Hal ini telah kita bahas bersama-sama.

  1. Untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi. 

Itu berarti; Penghukuman Allah terjadi atas dunia.


Kita akan periksa sekarang muatan yang kedua dari sangkakala yang ketujuh yaitu: 

“PENGHUKUMAN ALLAH TERJADI ATAS DUNIA”


Dalam hal ini, Allah akan membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi. 

Itu berarti, penghukuman Allah ditujukan langsung kepada antikris yang telah membinasakan bumi.


Kita akan melihat hal itu dalam…

Daniel 9:27

(9:27) Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu."


Disini kita melihat; antikris akan tampil sebagai raja dan memerintah selama 7 tahun penuh di atas bumi ini dengan aturan-aturan yang memberatkan hidup manusia.

Adapun 7 tahun tersebut dibagi dalam dua bagian yaitu:

  1. 3 ½ tahun yang pertama disebutlah pra-aniaya.

Pada masa itu ibadah dan pelayanan masih bisa dijalankan tetapi sudah semakin sulit.

Dampaknya; harga Firman Allah menjadi mahal yaitu; -- "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu."… Wahyu 6:6.

Minyak 🡪 urapan Roh-El Kudus.

Anggur 🡪 Kasih sukacita Mempelai.


  1. 3 ½ tahun yang kedua, antikris menghentikan korban sehari-hari -> korban sembelihan dan korban santapan.

  • Korban sembelihan 🡪 ibadah dan pelayanan yang disertai dengan sangkal diri, pikul salib sampai berdarah-darah.

  • Korban santapan 🡪 Firman Allah yang murni dan yang benar yaitu;

  1. Firman Pengajaran Mempelai dalam terangnya Tabernakel. 

  2. Firman Pengajaran yang rahasianya dibukakan dalam terangnya Roh-El Kudus, disebut juga dengan: Cahaya Injil tentang Kemuliaan Kristus.


Pendeknya, pada saat antikris menghentikan korban sehari-hari, disebutlah itu puncak pencobaan / puncak gelap malam, sebab pada masa itu tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat (tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki kelakuan) sekalipun seseorang harus;

  1. Mengembara dari laut ke laut.

  2. Menjelajah dari utara ke timur untuk mencari Firman Tuhan… Amos 8:12. 

Tetapi Firman Tuhan itu sudah tidak ditemukan lagi.

Tetapi selagi hari masih siang, berarti; ada kesempatan untuk memperbaiki kelakuan, untuk bertobat, untuk mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar.


Sebagai tambahan, kita baca… Daniel 11:31 & Daniel 12:11.

Daniel 11:31 

(11:31) Tentaranya akan muncul, mereka akan menajiskan tempat kudus, benteng itu, menghapuskan korban sehari-hari dan menegakkan kekejian yang membinasakan.


Daniel 12:11

(12:11) Sejak dihentikan korban sehari-hari dan ditegakkan dewa-dewa kekejian yang membinasakan itu ada seribu dua ratus dan sembilan puluh hari.


Ciri-ciri ketika antikris membinasakan bumi:

Ketika korban sehari-hari dihentikan maka dewa-dewa kekejian ditegakkan oleh antikris.


Saudara Wahyu 13 berbicara tentang; TAMPILNYA ANTIKRIS DAN MENEGAKAN DEWA-DEWA KEKEJIAN antara lain;

  1. Wahyu 13:4

(13:4) Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: "Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?"


Semua bangsa dipaksa menyembah naga dan binatang (antikris).

  • Alasan untuk menyembah naga adalah karena naga memberikan kekuasaan kepada antikris.

  • Alasan untuk menyembah antikris ialah: sebab antikris telah menunjukkan kekuatannya dan kuasa. kesembuhan yang diadakannya pada Wahyu 13:3 -- Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.


  1. Wahyu 13:15

(13:15) Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh.


Semua orang harus menyembah patung binatang (patung antikris). Sedangkan orang yang tidak menyembah patung binatang itu akan dibunuh. 

Nampaklah disini bahwasanya, patung binatang itu dapat berbicara, sehingga semua orang taat dan tunduk terhadap perkataannya.

Kemudian nabi-nabi palsu itu memberikan nyawa kepada patung binatang itu.


Saudara, hal ini berbanding terbalik dengan apa yang telah diperbuat oleh Tuhan Yesus Kristus yang telah menyerahkan nyawa-Nya bagi kita di atas kayu salib, sehingga bagi kita Yesus adalah Tuhan, patutlah untuk disembah.

Ayat referensinya; Matius 20:28 -- sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."


Matius 17:3 --Perikop: “Yesus dimuliakan di atas gunung”

(17:3) Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.


Musa dan Elia berbicara dengan Yesus tentang Penyaliban dimana Yesus menyerahkan nyawa-Nya bagi manusia berdosa. 


Matius 17:5

(17:5) Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." (17:6) Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan.


Disini kita melihat Yesus berkenan kepada Bapa, sebab Yesus akan menyerahkan nyawa-Nya di atas kayu Salib. Selanjutnya Yesus layak disembah sebagai Tuhan yang disembah dan semua orang harus mendengarkan perkataan-Nya.


Jadi BERBANDING TERBALIK antara patung antikris dengan PRIBADI YESUS. 

Kalau kita menyembah Yesus sebagai Tuhan, karena Dia telah menyerahkan nyawa-Nya.

Itu sebabnya; Yesus Anak Allah berkenan kepada Bapa, oleh sebab itu Allah berkata kepada Yakobus, Petrus, dan Yohanes; dengarkanlah Dia."

Dengarkanlah Dia, artinya; ketaatan dan ketundukan anak-anak TUHAN, hanya kepada Yesus Kristus, sebagai TUHAN dan juruselamat.

Sedangkan patung binatang memperoleh nyawa dari nabi-nabi palsu, sehingga patung binatang itu berbicara dan bertindak begitu rupa, maka semua orang harus mendengarkan perkataannya, dan semua orang harus menyembah patung binatang itu dengan tunduk. Kalau tidak menyembah patung binatang itu. Inilah bentuk kekejian yang terjadi nanti.


  1. Wahyu 13:16-17

(13:16) Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, (13:17) dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.


Semua orang dari berbagai lapisan masyarakat akan diberi tanda pada tangan kanannya dan pada dahinya.

Tujuannya; seseorang bebas menjual dan membeli. Pendeknya, roh antikris adalah roh jual beli.

Itu berarti; setiap orang yang menerima tanda / cap meterai dari antikris adalah orang yang telah dikuasai kenajisan percabulan = mabuk anggur dari perempuan Babel = kaya, tetapi oleh kelimpahan hawa nafsu perempuan Babel.


Kita memang harus mabuk anggur, tetapi mabuk anggur dari Sorga penuh dengan Roh-El Kudus, supaya kita tetap ada di tengah-tengah kegiatan Roh, tekun dalam tiga macam ibadah pokok termasuk Ibadah Kaum Muda Remaja.

Sebaliknya mereka yang mabuk anggur dari perempuan Babel, mereka dikuasai kenajisan percabulan, karena mereka berambisi untuk menjadi kaya tetapi oleh kelimpahan hawa nafsu perempuan Babel, sehingga mereka tidak peduli dengan kegiatan Roh. Itulah ayat 16.


Jadi, tanda pada tangan kanan dan pada dahi itu adalah cap meterai dari antikris. 


Mari kita lihat secara rinci cap meterai dari antikris…

Wahyu 13:18

(13:18) Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.


Tanda atau cap meterai antikris adalah: bilangan manusia yaitu; 666, karena manusia adalah daging yang terdiri dari tubuh, jiwa dan roh.


Dampak negatif menerima cap meterai antikris (666) ialah: mereka menjadi bilangan antikris, artinya; sudah pasti binasa.

SIAPA YANG BINASA INI? 

Tampilkan…

1 Yohanes 2:18--Perikop: “Antikris”

(2:18) Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. (2:19) Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.


Jadi yang menerima cap meterai dari antikris adalah orang-orang yang tidak sungguh-sungguh beribadah dan melayani Tuhan, tidak sungguh-sungguh menyangkal diri dan memikul salibnya bararti; tidak ada dalam tanda darah.


Kita bandingkan dengan…

Efesus 1:13

(1:13) Di dalam Dia kamu juga -- karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu -- di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. (1:14) Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.


Kehidupan yang dimeteraikan oleh Roh Allah, mereka itu adalah:

  • Kehidupan yang sudah ditebus → orang yang DIBENARKAN. 

  • Mereka adalah Milik Allah 🡪 IMAMAT RAJANI.. Itulah umat pilihan Tuhan; orang-orang yang melayani Tuhan dan melayani pekerjaan Tuhan 

  • Sampai akhirnya mereka dipermuliakan, MEMPELAI TUHAN. 


Jadi dari sini kita bisa melihat, yang menjadi kehidupan yang dimeteraikan oleh Roh Allah; tidak akan pernah berbuat dosa, tidak akan tersentuh oleh dosa.


Singkat kata; antikris adalah pembinasa keji, sebab mereka telah membinasakan bumi, dengan menghentikan korban sehari-hari, kemudian mereka menegakkan kekejian.


PRAKTEK KEKEJIAN:

  • Menyembah naga dan menyembah binatangWahyu 13:4. Alasannya sudah kita lihat di atas tadi.

  • Menyembah patung binatang

Orang yang menolak untuk menyembah patung binatang akan dibunuh. Lagi pula binatang itu dapat berbicara begitu rupa sehingga orang-orang akan taat, dengar-dengaran dan tunduk serta menyembah kepada patung binatang itu, sebab nabi-nabi palsu telah memberikan nyawa kepada patung binatang itu… Wahyu 13:15


Keadaan dari patung binatang ini sangat BERTOLAK BELAKANG dengan PRIBADI TUHAN YESUS KRISTUS, Dia adalah Tuhan dan juruselamat, sebab Dia telah memberikan nyawa-Nya untuk menebus orang berdosa dan memperdamaikan kita kepada Allah… Matius 20:28

Layaklah Dia untuk disembah, sebab kepada Yakobus, Petrus, dan Yohanes Allah berkata bahwa; Yesus berkenan kepada Allah Bapa, sebab Yesus telah mengerjakan keselamatan itu di atas kayu Salib.

Selanjutnya Allah berkata: “dengarkanlah Dia."… Matius 17:5. Jangan kita mendengarkan perkataan dari patung binatang / patung antikris.


Jadi nampak sekali tipu daya dari antikris ketika membinasakan bumi.

Semua orang dari berbagai lapisan masyarakat pada akhirnya akan menerima tanda pada tangan kanan atau pada dahi. Tujuannya adalah bebas untuk membeli, bebas untuk menjual, disebutlah itu roh jual beli / roh antikris = dikuasai kenajisan percabulan… Wahyu 13:16-17.


Sedangkan tanda pada tangan kanan atau pada dahi disebutlah itu cap meterai dari pada antikris. Cap meterai dari antikris ini adalah bilangan manusia yang terdiri dari tubuh, jiwa dan roh berarti; 666.

Tetapi mereka yang menerima tanda / cap meterai dari antikris satu kali akan menjadi bilangan antikris, masuk menjadi tubuh Babel, tetapi pada akhirnya mereka semua akan binasa.

Oleh sebab itu, MARI KITA BERJUANG UNTUK MENDAPATKAN METERAI ALLAH YANG HIDUP ITULAH ROH-EL KUDUS.

Siapakah yang dimeteraikan oleh Roh-El Kudus?

  • Kehidupan yang sudah ditebus.

  • Mereka adalah Milik Allah 🡪 Imamat Rajani. Itulah umat pilihan Tuhan; orang-orang yang melayani Tuhan dan melayani pekerjaan Tuhan 

  • Sampai akhirnya mereka dipermuliakan, itulah mempelai Tuhan.


Pendeknya, orang yang mendapatkan meterai Roh Allah / kehidupan yang dimeteraikan oleh Roh Allah tidak mungkin lagi berbuat dosa. 


Singkat kata; antikris adalah pembinasa keji karena antikris telah membinasakan bumi dengan kekejiannya, sebab antikris menghentikan korban sehari-hari pada 3 tahun ½.

Sebab ketika korban sehari-hari dihentikan, pastilah antikris membinasakan bumi berarti; tidak ada lagi kesempatan berbalik kepada Allah, tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat, tidak ada lagi kesempatan untuk mengerjakan keselamatan.


Tetapi Tuhan masih memberi kesempatan kepada kita untuk mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar, datang menghadap Dia untuk beribadah dan melayani Tuhan disertai sangkal diri pikul salib sampai berdarah-darah itu tanda penebusan, tanda kita mengerjakan keselamatan, supaya kita mendapatkan pertolongan pada waktunya, selanjutnya dimeteraikan oleh Roh Allah yang hidup.

Demikian juga dalam setiap pertemuan ibadah, setiap kali kita menghadap Tuhan dalam ibadah dan pelayanan, disitu juga kita menikmati korban santapan itulah; Pengajaran Firman Allah yang murni dan yang benar antara lain:

  • Firman Pengajaran Mempelai dalam terangnya Tabernakel, dengan demikian kita dikristalisasikan, kita dimempelaikan oleh Tuhan, tandanya; bercahaya Kemuliaan Allah.

Artinya: kualitas rohani kita sederajat dengan kualitas rohani dari pada Mempelai Laki-laki Sorga.

  • Firman Pengajaran yang rahasianya dibukakan, disebut juga; Cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus.


Kita lihat bukti pekerjaan antikris yang membinasakan bumi

Yesaya 9:14-15

(9:14) Tua-tua dan orang yang terpandang, itulah kepala, dan nabi yang mengajarkan dusta, itulah ekor. (9:15) Sebab orang-orang yang mengendalikan bangsa ini adalah penyesat, dan orang-orang yang dikendalikan mereka menjadi kacau.


Jadi jelas, setan tritunggal itulah naga, antikris dan nabi-nabi palsu mereka ini adalah yang membinasakan bumi.

Akan tetapi pada saat sangkakala yang ketujuh (yang terakhir) ditiup, Allah akan memusnahkan pembinasa keji, sebagaimana yang tertulis dalam … Wahyu 11:18 -- dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orang-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi."


Hukuman Allah atas bumi dalam bentuk pencurahan tujuh cawan murka oleh ketujuh malaikat, itu dituliskan pada Wahyu 15:1 -- Dan aku melihat suatu tanda lain di langit, besar dan ajaib: tujuh malaikat dengan tujuh malapetaka terakhir, karena dengan itu berakhirlah murka Allah.

Sedangkan pelaksanaannya dapat kita temukan seluruhnya di dalam Wahyu 16 sesuai dengan Perikop: “Ketujuh malapetaka”… oleh tujuh cawan murka Allah yang ditimpakan ke atas antikris yang membinasakan bumi.


Perlu untuk diketahui; pada saat tujuh cawan murka Alah ditimpakan atas bumi, gereja Tuhan yang sempurna telah diungsikan di padang belantara untuk dipelihara oleh Tuhan selama 3,5 (tiga setengah) tahun … Wahyu 12:14.

Jadi saudara, tidak semua anak-anak Tuhan menerima hukuman.

Sedangkan gereja yang tertinggal akan masuk pada aniaya yang besar / aniaya antikris yang akan terjadi selama 3,5 (tiga setengah) tahun di bumi.


Saudara, semoga kita masuk dalam kelompok yang diungsikan oleh Tuhan di padang belantara, sehingga kita dipelihara selama 3,5 (tiga setengah) tahun antikris berkuasa membinasakan bumi. 

Sedangkan gereja Tuhan yang tertinggal akan masuk pada aniaya antikris selama 3 tahun ½ juga.


Jadi dalam masa 3,5 (tiga setengah) tahun yang kedua tersedia dua tempat: 

  1. DI BUMI, yang dikuasai oleh setan tritunggal, sehingga anak-anak Tuhan yang belum mengalami perobekan daging (belum dewasa rohani / belum sampai kepada puncak ibadah, itulah doa penyembahan) akan masuk dalam aniaya antikris.


Kita ini perlu untuk memperhatikan segala sesuatu termasuk rencana-rencana Tuhan yang telah dinayatakan kepada kita lewat Firman Allah yang dibukakan. Jadi jangan kita bermasa bodoh.

Kita harus mengalami perobekan daging, sarananya adalah Doa Penyembahan.


  1. DI PADANG GURUN: adalah pengungsian bagi anak-anak Tuhan yang sudah mengalami perobekan daging, kepada mereka diberikan kedua sayap burung nasar yang besar untuk menerbangkannya kepada padang belantara, dipelihara selama bumi dikuasai oleh setan tritunggal.


Saudara kita rindu supaya kita kelak diungsikan di padang belantara. Tetapi berusahalah untuk memperoleh dua sayap burung nasar yang besar, tidak ada jalan lain kecuali ibadah berada sampai kepada puncaknya; itulah doa penyembahan, yaitu; penyerahan diri sepenuhnya untuk taat hanya kepada kehendak Allah, itulah yang disebut dengan perobekan daging.

Kalu tidak berada pada puncak ibadah nanti dirobek oleh antikris, itu juga penyembahan.

Pilih mana? 

  • Penyembahan dalam kelompok yaitu; layak menerima sayap burung nasar yang besar atau

  • Penyembahan dalam kelompok kedua; masuk dalam aniaya antikris (masuk dalam perobekan daging oleh pedang antikris).


Pilih mana? Perobekan daging sekarang sebelum antikris berkuasa atau perobekan daging pada saat antikris berkuasa?... Tetapi perobekan daging pada masa aniaya antikris adalah masa krisis.


Jadi jangan anggap enteng tiga macam ibadah pokok, di tengah-tengahnya kita menyangkal diri, memikul salib sampai berdarah-darah. Jadi Salib harus menjadi pengalaman supaya terjadi perobekan daging, dengan lain kata; berada pada puncak ibadah; itulah doa penyembahan, supaya layak mendapatkan sayap burung nasar yang besar.


Kita kembali membaca…

Wahyu 11:18

(11:18) dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orang-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi."


Dan semua bangsa telah marah. 


Kita lihat amarah dari semua bangsa..

Wahyu 12:17

(12:17) Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.


Maka marahlah naga itu, kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain. Siapa keturunannya yang lain? Yaitu:

  1. Menuruti hukum-hukum = penuh dengan Firman.

  2. memiliki kesaksian Yesus = penuh Roh-El Kudus.


Tetapi masih kurang satu alat yaitu; tidak sampai kepada Doa Penyembahan itulah MEZBAH DUPA.

INILAH YANG MENJADI SASARAN AMARAH, ular naga.


Kembali pada Wahyu 11:18 -- dan semua bangsa telah marah, lalu kalau kita bandingkan dengan Wahyu 12:17… sasaran amarah bangsa-bangsa yang membinasakan bumi ini adalah gereja yang tertinggal.

Memang mereka itu sudah penuh dengan Firman dan sudah penuh dengan Roh-El Kudus, tetapi ibadahnya belum sampai kepada tingkat ibadah yang tertinggi (belum sampai kepada puncak ibadah) itulah doa penyembahan, berarti; belum mengalami perobekan daging.


Jadi saudara, perobekan daging tidak ada di tempat lain kecuali kita dapat belajar lewat ibadah dan pelayanan yang Tuhan percayakan. Pelajaran untuk masuk dalam pengalaman perobekan daging itu ada di tengah ibadah. Jadi jangan biasakan menjauhkan diri dari pertemuan ibadah, dan jangan terpaksa untuk beribadah.

… Ada orang beribadah tetapi pada akhirnya tidak mendapatkan sayap burung nasar yang besar, mengapa?... Karena ibadahnya dijalankan secara taurat dan secara terpaksa. 

Sedangkan Tuhan tahu ukuran layak atau tidaknya seseorang untuk mendapatkan sayap burung nasar yang besar.


Jadi berusahalah untuk berada pada puncak ibadah, yaitu; mengalami perobekan daging, sebagai tanda penyembahan. -- “Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun."… Matius 24:28.

Jadi tidak usah kecil hati saat-saat dimana kita menyangkal diri memikul salib, saat-saat dimana kita direndahkan oleh orang lain, tidak usah emosi, tidak usah pasang harga diri karena Tuhan sedang menyatakan rencana yang indah kepada kita.


Sesudah kita baca Wahyu 11:18A

Kita baca…

Wahyu 11:18B

(11:18) dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orang-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi."


Tadi kita melihat “semua bangsa telah marah.” Tetapi di bagian B “... amarah Tuhan telah datang…”

Pada saat itulah Tuhan menghakimi berarti; membangkitkan orang mati lalu semua dihakimi. Ada yang mendapat upah, ada yang dibinasakan.

Yang mendapat upah masuk Sorga ialah:

  1. Hamba-hamba Tuhan.

  2. Nabi-nabi.

  3. Orang-orang kudus.

  4. Kepada mereka yang takut akan Tuhan, besar kecil, tua muda laki-laki dan perempuan.


Sedangkan yang akan dibinasakan adalah: orang yang membinasakan bumi.


Tuhan itu mempunyai mata yang tajam untuk melihat, Tuhan itu mempunyai telinga yang tajam untuk mendengar, Tuhan tidak bermasa bodoh, sebab Tuhan tahu apa yang diperbuat-Nya.

Jadi jangan keliru, jangan pernah merasa bahwa Tuhan tidak melihat segala sesuatu yang kita perbuat. Percayalah kepada Firman Allah.


Inilah muatan dari sangkakala yang ketujuh, penjelasan yang kedua yaitu: MEMBINASAKAN BARANGSIAPA YANG MEMBINASAKAN BUMI.

Kiranya kita semua mendapat rahmat dari Tuhan dan kita ditolong tepat pada waktunya.

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amen.


TUHAN YESUS KEPALA GEREJA MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI KITA SEMUA



Pemberita Firman:

Gembala Sidang; Pdt. Daniel U. Sitohang



















No comments:

Post a Comment