Tuesday, June 30, 2026

IBADAH KAUM MUDA REMAJA, 27 JUNI 2026



IBADAH KAUM MUDA REMAJA, 27 JUNI 2026

STUDY YUSUF

(Seri 23)

 

Subtema: TUHAN MEMBUNUH YANG MEMBINASAKAN BUMI

 

Mula pertama saya mengucapkan puji syukur kepada TUHAN, yang oleh karena rahmat–Nya kita semua dihimpunkan di atas gunung TUHAN yang kudus, sehingga kita boleh datang menghadap Dia lewat Ibadah pemuda remaja. Kita sudah memuji TUHAN, saatnya bagi kita untuk mendengarkan sabda Allah.

Oleh sebab itu, biarlah kiranya damai sejahtera, sukacita, dan bahagia dari Sorga memenuhi kehidupan kita saat kita duduk diam menikmati sabda Allah.

 

Saya juga tidak lupa menyapa anak-anak TUHAN, umat ketebusan TUHAN, khusus pemuda remaja yang turut bergabung lewat online dimanapun saudara berada.

Mari kita ikuti STUDY YUSUF sebagai Firman penggembalaan untuk Ibadah Kaum Muda Remaja.

Namun, tetaplah berdoa dalam Roh, mohon kemurahan dari pada Tuhan supaya firman yang dibukakan itu meneguhkan setiap hati kita pribadi lepas pribadi.

 

Kita masih membahas Kejadian 44:18-34 ---Perikop: “Yehuda membela Benyamin”

Seluruhnya adalah tutur kata Yehuda kepada Yusuf sebagai mangku negara atau raja muda di Mesir, yang memohonkan kelepasan bagi Benyamin.

 

Alasan Yehuda memohon kelepasan bagi Benyamin…

Jawabnya ada pada…

Kejadian 44:29-31.

(44:29) Jika anak ini kamu ambil pula dari padaku, dan ia ditimpa kecelakaan, maka tentulah kamu akan menyebabkan aku yang ubanan ini turun ke dunia orang mati karena nasib celaka. (44:30) Maka sekarang, apabila aku datang kepada hambamu, ayahku, dan tidak ada bersama-sama dengan kami anak itu, padahal ayahku tidak dapat hidup tanpa dia, (44:31) tentulah akan terjadi, apabila dilihatnya anak itu tidak ada, bahwa ia akan mati, dan hamba-hambamu ini akan menyebabkan hambamu, ayah kami yang ubanan itu, turun ke dunia orang mati karena dukacita.

 

Apabila Benyamin tidak kembali ke Kanaan, maka Yakub:

          Turun ke dunia orang mati karena nasib celaka… (ayat 29).

          Turun ke dunia orang mati karena dukacita… (ayat 31).

 

 

Perlu untuk diketahui; Mati karena nasib celaka dan mati karena dukacita = Binasa. 

Sesungguhnya Tuhan tidak menghendaki kebinasaan manusia, melainkan supaya manusia beroleh hidup yang kekalYohanes 3:16.

 

Contoh: MATI KARENA NASIB CELAKA

 

Saudara pada Wahyu 9 dan Wahyu 11 terdapat tiga celaka sebagai penghukuman dari sangkakala yang kelima, sangkakala yang keenam dan sangkakala yang ketujuh.

 

CELAKA PERTAMA: Wahyu 9:1-12…     Sangkakala yang kelima.

CELAKA KEDUA:      Wahyu 9:13-21…   Sangkakala yang keenam.

CELAKA KETIGA:     Wahyu 11:15-19Sangkakala yang ketujuh Nyanyian puji-pujian para tua-tua.

 

Malam ini kita kembali membahas: CELAKA TIGA (bagian 4).

 

Kita terlebih dahulu membaca…

Wahyu 11:14

(11:14) Celaka yang kedua sudah lewat: lihatlah, celaka yang ketiga segera menyusul.

 

Celaka yang kedua sudah lewat, maka celaka yang ketiga segera menyusul.

 

Mari kita lihat CELAKA TIGA

Wahyu 11:15-19---Perikop: “Sangkakala yang ketujuh Nyanyian puji-pujian para tua-tua”

(11:15) Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: "Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya." (11:16) Dan kedua puluh empat tua-tua, yang duduk di hadapan Allah di atas takhta mereka, tersungkur dan menyembah Allah, (11:17) sambil berkata: "Kami mengucap syukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, yang ada dan yang sudah ada, karena Engkau telah memangku kuasa-Mu yang besar dan telah mulai memerintah sebagai raja (11:18) dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orang-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi." (11:19) Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.

 

 

CELAKA KETIGA akan terjadi tepatnya pada saat sangkakala yang ketujuh (sangkakala yang terakhir) ditiup.

 

Sedangkan muatan dari sangkakala yang ketujuh ada dua, yaitu:

1.        Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita… ayat 15.

Itu berarti; Kerajaan Allah datang di bumi.

Kerajaan Allah di bumi dimulai dari kerajaan seribu tahun damai sampai kepada kerajaan kekal, itulah Yerusalem baru.

2.        Untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi… ayat 18.

       Itu berarti; Penghukuman Allah terjadi atas dunia.

 

Terkait Kerajaan Allah datang di bumi telah kita bahas untuk beberapa seri.

Sekarang kita lanjut untuk membahas tentang: Penghukuman Allah atas dunia.

 

Tentang: “PENGHUKUMAN ALLAH ATAS DUNIA”.

 

Allah akan membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi, itu berarti penghukuman Allah ditujukan langsung kepada antikris yang membinasakan bumi pada saat menjadi raja dan berkuasa atas seantero dunia ini,  ayat referensinya:

Daniel 9:27 -- Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu."

Daniel 11:31 -- Tentaranya akan muncul, mereka akan menajiskan tempat kudus, benteng itu, menghapuskan korban sehari-hari dan menegakkan kekejian yang membinasakan.

Daniel 12:11 -- Sejak dihentikan korban sehari-hari dan ditegakkan dewa-dewa kekejian yang membinasakan itu ada seribu dua ratus dan sembilan puluh hari.

 

Praktek kekejian: antikris menghentikan korban sehari-hari 🡪 korban sembelihan dan korban santapan, pada 3 ayat itu sudah dituliskan.

-            KORBAN SEMBELIHAN -> Ibadah dan pelayanan disertai dengan sangkal diri pikul salib sampai berdarah-darah.

Pendeknya, pada pertengahan 3 ½ tahun yang kedua antikris akan menghentikan atau menghapuskan ibadah dan pelayanan yang terhubung dengan Salib. Maka pada saat itu, tidak ada lagi kesempatan untuk berkorban, tidak ada lagi kesempatan untuk beribadah.

Jadi, tangan ini sudah terikat; tanda bahwa tidak ada lagi kesempatan untuk membawa korban, kemudian kaki juga terikat; itu tanda bahwa kaki tidak bisa lagi melangkah untuk datang ke Gereja, dan untuk beribadah kepada TUHAN. Maka sudah pasti, kalau sudah tidak ada lagi kesempatan untuk berkorban, sama artinya darah Yesus tidak berlaku atas dia untuk menghapus dosanya, tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat, itu namanya membinasakan.

-            KORBAN SANTAPAN -> Pengajaran firman Allah yang murni dan benar. Inipun satu kali akan dihentikan.

Pengajaran Firman Allah yang murni dan benar, antara lain:

1.         Firman Pengajaran Mempelai dalam terangnya Tabernakel.

2.         Firman Pengajaran yang rahasianya dibukakan dalam terangnya Roh-El Kudus, disebut juga Cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus.

Hal ini satu kali nanti akan dihentikan, tepatnya pada saat antikris menjadi raja dan berkuasa atas seantero dunia pada 3 ½ (tiga setengah) tahun yang kedua. Lalu kalau korban santapan dihentikan (dihapuskan) dari atas muka bumi ini, maka terjadilah kelaparan yang dahsyat melanda atas muka bumi ini.

 

Jadi, ketika korban santapan dihentikan, maka dunia ini akan mengalami (dilanda) kelaparan yang dahsyat. Kita lihat hal itu dalam Amos 8:11.

 

Amos 8:11-14---Perikop: “Lapar dan haus 

(8:11) "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN. (8:12) Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya.  (8:13) Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus; (8:14) mereka yang bersumpah demi Asima, dewi Samaria dan yang berkata: Demi allahmu yang hidup, hai Dan! serta: Demi dewa kekasihmu yang hidup, hai Bersyeba! mereka itu akan rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi."

 

Satu kali dunia akan mengalami kelaparan yang hebat (dahsyat) atas seizin TUHAN, tepatnya pada saat antikris menjadi raja dan berkuasa atas dunia;

-            bukan kelaparan akan makanan,

-            bukan haus akan air,

melainkan LAPAR DAN HAUS MENDENGARKAN FIRMAN ALLAH.

Jadi, hal ini harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh.

 

Kemudian, pada saat dunia dilanda kelaparan yang dahsyat, maka orang-orang yang mengalami kelaparan:

1.        Akan mengembara dari laut ke laut = menemukan ajaran laut atau ajaran air yang banyak 🡪 ajaran antikris.

Ayat referensinya: Daniel 8:12 -- Suatu kebaktian diadakan secara fasik menggantikan korban sehari-hari, kebenaran dihempaskannya ke bumi, dan apa pun yang dibuatnya, semuanya berhasil.

 

Inilah adalah ajaran laut, ajaran antikris, ajaran air yang banyak yang berbicara soal; berhasil dan keberhasilan, juga berbicara soal berkat keberkatan, disebut juga teori Prosperiti, itulah ajaran kemakmuran, kejayaan, dan seterusnya.

Inilah yang ditemukan nanti ketika mengembara dari laut ke laut.

 

Kemudian Mazmur 10:2-3 -- Karena congkak orang fasik giat memburu orang yang tertindas; mereka terjebak dalam tipu daya yang mereka rancangkan. (10:3) Karena orang fasik memuji-muji keinginan hatinya, dan orang yang loba mengutuki dan menista TUHAN.

 

Inilah ajaran laut, ajaran air yang banyak, itulah ajaran antikris, bicara soal berkat keberkatan, berhasil-keberhasilan, inilah yang ditemukan. Sementara Berkat keberkatan, berhasil keberhasilan itu adalah juruselamat palsu.

Juruselamat yang sejati adalah Yesus yang menderita sengsara bahkan mati di atas kayu salib, tetapi itu sudah dihapuskan. Korban sembelihan dan korban santapan sudah dihapuskan.

 

Jadi dari sini kita dapat melihat, pada saat antikris menjadi raja dan berkuasa atas seantero dunia, mereka akan membinasakan bumi. Mereka itu adalah pembinasa keji yang membinasakan bumi.

Sebetulnya apa yang mereka kerjakan adalah pekerjaan yang sia-sia, mereka tidak tahu apa yang mereka kerjakan, karena satu kali nanti TUHAN akan membinasakan mereka, sebagaimana dengan Mazmur 10:2 -- mereka terjebak dalam tipu daya yang mereka rancangkan.

Mereka tidak tau apa yang mereka kerjakan, mereka tidak tau apa yang mereka perbuat. Jadi, yang mereka kerjakan itu sebetulnya menjebak mereka sendiri.

 

2.        Akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus.

Namun pada akhirnya mereka rebah dan tidak bangkit-bangkit lagi = binasa.

Cantik berarti; sudah mengerti untuk melayani TUHAN dan melayani pekerjaan TUHAN, tetapi sayangnya mereka anak dara, artinya belum dewasa; sudah melayani TUHAN tetapi belum dewasa.

Satu kali mereka akan rebah lesu, dan tidak akan bangkit-bangkit, berarti binasa. Inilah yang akan binasa nanti.

Itu sebabnya, sampai hari ini TUHAN tidak berhenti bekerja, TUHAN sedang berusaha untuk menolong kehidupan kita, TUHAN sedang berjuang untuk mendewasakan hidup rohani kita, supaya pada saat nanti terjadi kelaparan yang dahsyat tepatnya pada saat antikris menjadi raja pada 3 ½ tahun yang kedua.

 

Kehidupan yang dewasa adalah kehidupan yang sudah dikenyangkan oleh pergumulan, dikenyangkan dengan sangkal diri pikul salib, dikenyangkan dengan santapan rohani berarti kuat menghadapi kelaparan yang dahsyat.

 

Itu sebabnya kita harus digembalakan oleh korban sehari-hari, itulah:

-            Korban sembelihan; menyangkal diri, memikul salib sampai berdarah-darah, itu yang mendewasakan kita.

-            Kemudian menikmati Firman Pengajaran Mempelai dalam terangnya Tabernakel, itu yang mendewasakan kita, sehingga mengkristalisasikan kita menjadi kehidupan yang transparan, berarti; tidak menutupi dosa, tidak berlaku munafik, sampai satu kali nanti kita bercahaya kemuliaan Allah, berarti kualitas rohani dari kehidupan gereja TUHAN sudah sama seperti kualitas rohani dari Mempelai Laki-laki Sorga.

 

Itu adalah suatu yang direncanakan dalam kehidupan kita di hari-hari terakhir ini. Dan terimalah rencana ini supaya nanti kita sanggup menghadapi puncak gelap malam, puncak pencobaan tepatnya 3 ½ tahun yang kedua antikris menjadi raja, berkuasa atas dunia.

Ini rencana TUHAN sedang dinyatakan kepada kita, dan kita harus menyambutnya dengan sukacita, bukan dengan terpaksa, dan bukan dengan sungut-sungut.

 

Dengan menghentikan korban sehari-hari (korban sembelihan dan korban santapan) itu adalah satu bukti kuat bahwa antikris disebut sebagai pembinasa keji yang akan membinasakan bumi. 

 

Daniel 9:27

(9:27) Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu."

 

Satu kali nanti antikris akan menjadi raja dan memerintah atas seantero dunia selama 7 tahun penuh.

 

Antikris disebut sebagai pembinasa keji, sebab antikris akan membinasakan bumi selama tujuh tahun, yang memuncak pada pertengahan 7 tahun yang kedua / 3 ½ tahun kedua. Namun sesudah 3 ½ tahun yang kedua, antikris yang adalah pembinasa keji akan dibinasakan.

Jadi setelah memerintah tujuh tahun penuh yang dibagi menjadi dua bagian;

-            3 ½ tahun yang pertama disebutlah itu pra aniaya.

-            Kemudian 3 ½ tahun yang kedua disitulah berlangsung dimana antikris menghentikan korban sehari-hari,

tetapi setelah lewat 3 ½ tahun yang kedua antikris yang disebut pembinasa keji akan dibinasakan / dimusnahkan oleh TUHAN.

Berarti; antikris menjadi raja dan memerintah atas dunia hanya tujuh tahun saja, puncaknya pada 3 ½ tahun yang kedua, hanya sesaat saja.

 

Ini adalah pelajaran bagi kita, artinya; kita tidak boleh terlena dengan hal-hal yang sifatnya sementara di bumi ini, tetapi kita harus fokus pada hal-hal yang sifatnya kekal, itulah Kerajan Sorga.

Dan TUHAN sedang berjuang untuk hal itu kepada kita pribadi lepas pribadi. Itu sebabnya TUHAN menarik kita untuk berada dalam hadiratnya lewat Ibadah Kaum Muda remaja pada malam ini.

 

Sekali lagi saya sampaikan dengan tandas, setelah 3 ½ tahun yang kedua, antikris menjadi raja dan berkuasa atas seantero dunia, selanjutnya TUHAN akan memusnahkan antikris, karena mereka telah membinasakan bumi ini. Hal itu juga dituliskan oleh Rasul Paulus di dalam 2 Tesalonika 2:7-8.

 

2 Tesalonika 2:7-8 ---Perikop: “Kedurhakan sebelum kedatangan TUHAN”

(2:7) Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, (2:8) pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.

 

Antikris disebut juga si pendurhaka yang akan menyatakan dirinya sebagai raja, bahkan sebagai sesembahan selama tujuh tahun di atas muka bumi ini yang memuncak pada 3 ½ tahun yang kedua.

Namun pada akhirnya TUHAN Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulutnya, dan akan memusnahkannya.

Musnah hanya dengan nafas mulut TUHAN artinya:

a.         Betapa ringan dan tidak berharga (tidak bernilai) antikris bagi TUHAN.

b.        Tanda keadilan TUHAN untuk menggenapi Firman Allah.

Firman yang keluar dari mulut Allah itu pasti disertai dengan hembusan nafas, karena tidak mungkin ada gelombang suara kalau tidak ada udara. Hembusan nafas yang keluar dari mulut Allah, itulah; Firman yang diurapi; pasti tergenapi.

Apa yang di firmankan Allah akan digenapi, Alkitab yang berkata. Jadi simaklah dengan seksama, jangan diabaikan, kalau TUHAN telah berfirman marilah kita perhatikan dengan sungguh-sungguh. Kalau singa sudah mengaung siapa yang tidak takut, siapa yang tidak goyah?... Amsal 3:8.

 

Yesaya 11:4 ---Perikop: “Raja damai yang akan datang”

(11:4) Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri dengan kejujuran; ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik.

 

Singkat kata; TUHAN adalah hakim yang adil dan jujur dalam setiap keputusannya, sebagai bukti:

Yang Pertama: Ia akan menghajar bumi dengan perkataanNya.

 

Jadi saudara, benar saja sebagaimana yang tertulis di dalam Yohanes 12:48 -- Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.

 

Kalau hari ini kita tidak menghargai Firman yang disampaikan terkait masa depan nanti, maka Firman itu yang akan menghukum, itu adalah bukti pada hari penghakiman, sebab TUHAN adalah hakim yang adil dan yang jujur.

 

Saudara, kita harus percaya kepada Firman Allah yang keluar dari mulut Allah. Jadi hargailah Firman Allah, hargailah apa yang sudah dinyatakan oleh Tuhan.

Kalau hari ini kita menolak Firman, maka nanti Firman itu yang akan menjadi hakimnya.

 

Kita bandingkan dengan…

1 Petrus 1:23-25

(1:23) Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal. (1:24) Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, (1:25) tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

 

Dari ayat 24 dikatakan; "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, tetapi pada ayat 25 dikatakan; FIRMAN TUHAN TETAP UNTUK SELAMA-LAMANYA.

 

Jadi kemuliaan dari antikris tidak lama, tidak kekal sifatnya hanya sementara.

Jadi saudara jangan terlena kepada kemuliaan yang sifatnya sementara, bijaksanalah dalam menjalankan roda kehidupan supaya kita tetap ada di atas.

Kalau tidak bijaksana dalam menjalankan roda kehidupan, satu kali bisa di atas tetapi satu kali akan turun ke bawah.

 

Yesaya 11:4

(11:4) Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri dengan kejujuran; ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik.

 

TUHAN adalah hakim yang adil dan jujur dalam setiap keputusannya, sebagai bukti:

Yang Kedua: Dengan nafas mulut Tuhan akan membunuh orang fasik.

 

Maka Rasul Paulus juga menjelaskan akan hal itu di dalam…

1 Korintus 15:24

(15:24) Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan.

 

Jadi saudara kemuliaan yang datang dari bumi sifatnya sementara, tidak kekal.

Perhatikanlah kemuliaan yang datang dari Sorga karena sifatnya kekal tidak sementara. Perhatikanlah itu dengan tulus maka engkau akan mendapat upah di Sorga.

 

Kerajaan Allah akan datang di bumi sesudah Tuhan Yesus membinasakan bumi yaitu; segala pemerintahan, segala kekuasaan dan segala kekuatan yang datang dari setan tritunggal; naga, antikris dan nabi-nabi palsu.

 

1 Korintus 15:25

(15:25) Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.

 

Tuhan Yesus Kristus akan menjadi Raja dan memerintah sebagai Raja sampai selama-lamanya dan kerajaan Allah itu dimulai dari kerajaan damai seribu tahun di bumi sampai nanti dibawa kepada Kerajaan Kekal itulah Yerusalem baru, pada saat itulah musuh-musuh ada di bawah kaki-Nya untuk selama-lamanya.

 

JADI PEMBALASAN ITU SELALU ADA.

 

Kita sudah memperhatikan; pada akhirnya Tuhan membinasakan antikris yang membinasakan bumi.

Kelanjutan setelah Tuhan membinasakan pembinasa keji (antikris)…

Wahyu 11:19

(11:19) Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.

 

Singkat kata; terjadilah suatu guncangan yang besar melanda dunia ini yaitu:

Dunia lama / dunia pertama, yaitu langit dan bumi yang pertama akan berlalu bahkan laut pun tidak ada lagi.

kaitannya:

a.         Kilat dan deru guruh berbicara tentang; hukuman atas langit yang pertama -> takhta naga, itu akan disingkirkan.

b.        Gempa bumi berbicara tentang; hukuman atas bumi -> takhta dari nabi-nabi palsu, itu akan disingkirkan. Semua sudah ada di bawah kaki Yesus.

c.         Hujan es lebat berbicara tentang; hukuman atas laut atau air yang banyak -> antikris dengan segala kenajisan percabulannya, itu sudah disingkirkan. Semua sudah berada di bawah kaki Salib Kristus.

 

Wahyu 21:1-2 --Perikop: “langit yang baru dan bumi yang baru”

(21:1) Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi. (21:2) Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

 

Tampilnya langit dan bumi yang baru, sebab langit dan bumi yang pertama sudah berlalu dan lautpun tidak ada lagi.

Langit bumi yang baru 🡪 Yerusalem yang baru turun dari sorga berhiaskan bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

 

Hal ini sangat sinkron dengan Wahyu 11:19 -- Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.

 

Terbukalah Bait Suci Allah maka kelihatanlah tabut perjanjian.

Jadi, sesudah langit pertama bumi pertama dan lautpun tidak ada lagi, maka terbukalah Bait Suci Allah nampaklah tabut perjanjian.

Ini adalah gambaran dari sidang mempelai TUHAN / gereja yang sempurna itulah Yerusalem yang baru yang turun dari sorga yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

 

Tabut Perjanjian terdiri atas:

1.      Tabut itu sendiri -> sidang mempelai TUHAN dalam keadaan sempurna, berarti; tanpa cacat cela, atau tanpa kerut atau yang serupa itu = tabut perjanjian yang terbuat dari kayu penaga telah disalut oleh emas murni, baik dari dalam maupun dari luar, sebagaimana yang tertulis dalam Keluaran 25:10-11 -- (25:10) "Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga, dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya. (25:11) Haruslah engkau menyalutnya dengan emas murni; dari dalam dan dari luar engkau harus menyalutnya dan di atasnya harus kaubuat bingkai emas sekelilingnya.

 

Jadi tabiat daging telah ditutupi / dilapisi oleh tabiat Ilahi.

Sebab…

-            kayu penaga gambaran dari daging dengan segala tabiatnya. Kemudian kayu penaga ini keras seperti hati manusia.

Tetapi kayu penaga itu telah dilapisi oleh emas murni dari dalam dan dari luar sehingga tidak nampak lagi daging dengan tabiatnya, tidak nampak lagi kekerasan di hati.

-            Emas murni gambaran dari tabiat Ilahi yakni kesucian dan kemurnian Ilahi.

 

2.        Tutup pendamaian dengan 2 kerub di atasnya.

a.         Tutup -> Anak Allah yang telah mengerjakan penebusan dan pendamaian.

b.         Kerub I -> Allah Bapa.

c.         Kerub II -> Allah Roh-El Kudus.

 

Tutup pendamaian dengan dua kerub di atasnya, itulah yang menjadi naungan dari tabut perjanjian. Sementara dua kerub tersebut, pandangannya mengarah kepada tutupan grafirat, yang terlihat adalah; pribadi Tuhan Yesus Kristus yang telah mengerjakan penebusan dan pendamaian, sampai akhirnya gereja Tuhan hidup dalam kersempurnaan tanpa cacat tanpa kerut atau yang serupa itu.

 

3.      Isi dari Tabut, yaitu:

-   Buli-buli emas berisi manna, ayat referensinya Keluaran 16:34. Berbicara tentang; Iman yang permanen.

-  Tongkat harun yang bertunas dan berbuahkan buah badam, ayat referensinya Bilangan 17:10       berbicara tengan Roh Allah yang permaenn di dalam dirinya

-    2 loh batu berbicara tentang Kasih Alah Bapa sudah pernamenn didalam diri mempelai Tuhan.

 

Kegenapan dari Wahyu 11:19 ialah tampak dengan jelas pada Wahyu 12:1-2 -- (12:1) Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. (12:2) Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.

 

1.Tanda besar di langit yaitu seorang perempuan ->  gereja yang sempurna / sidang wanita Tuhan, gambaran dari Tabut Perjanjian.

2.      Mempelai wanita Tuhan dinaungi oleh Allah tritunggal.

-          Disalut oleh matahari -> Kasih Allah Bapa.

-          Berdiri di atas bulan = Berdiri di atas Korban Kristus.

Jadi Korban Kristus adalah landasan hidup kita. Ini landasan yang benar, sehingga kita kuat menghadapi ujian yang memuncak pada saat antikris menjadi raja selama 3 tahun ½ di atas muka bumi ini.

Jadi kita tidak boleh berdiri di atas korban yang lain, yakni hal-hal yang lahiriah walaupun itu menjadi  kemegahan dari dunia ini.

-          Mahkota dengan 12 bintang di atas kepala, itu berarti; kehidupan yang telah dipimpin oleh Roh Allah yang suci.

3.      Kemudian mengandung tiga hal:

1.      Buli-buli emas berisi manna -> Iman yang permanen.

2.      Tongkat harun berbicara tentang Roh Allah yang permanen.

3.      Dua loh batu itu Kasih Allah Bapa yang permanen.

 

Jadi jelas Wahyu 11:19 adalah kegenapan dari Wahyu 12:1-2.

 

Saudara, saya tidak bisa membayangkan apabila nanti benar Firman Allah tergenapi di dalam hidup kita seperti yang tertulis pada Wahyu 11:19, kemudian kegenapannya Wahyu 12:1-2, tampilannya tampak dengan jelas pada Wahyu 21:1-2.

Saya tidak bisa membayangkan kalau itu terjadi dalam kehidupan kita masing-masing.

 

Betapa indahnya hidup ini dan pada saat itu nanti dari mulut kita ini akan keluar ucapan syukur dengan limpah kepada Tuhan karena Tuhan telah membinasakan antikris, sebab antikris telah membinasakan bumi.

Sementara kehidupan yang berada dalam rencana Tuhan menjadi satu kehidupan yang sudah disempurnakan, menjadi sidang mempelai wanita Tuhan akan ditampilkan satu kali kelak sesudah langit pertama, bumi pertama berlalu, bahkan lautpun tidak ada lagi. Berarti tidak ada yang bisa kita dipertahankan di langit bumi pertama dan laut ini pun.

 

Nah saudara, kita sudah melihat CELAKA PERTAMA pada saat sangkakala yang kelima ditiup, juga kita sudah membahas tentang CELAKA KEDUA pada saat sangkakala yang keenam ditiup dan malam ini kita sudah mengakhiri CELAKA KETIGA dengan penghukumannya; tepatnya pada saat sangkakala yang ketujuh yaitu sangkakala yang terakhir ditiup.

 

Saudara, berbicara sangkakala yang ditiup itu berbicara tentang Firman Allah yang disampaikan dengan benar dan begitu jelas dalam setiap pemaparannya.

Jadi saudara, mari kita mengangkat dua tangan untuk menyerahkan segenap hidup ini dalam rencana Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amen.

 

 

TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI.

 

Pemberita Firman:

Gembala Sidang; Pdt. Daniel U. Sitohang

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

KAMI MENANTIKAN KESAKSIAN SAUDARA YANG MENIKMATI FIRMAN TUHAN

Terjemahan