IBADAH
KAUM MUDA REMAJA, 07 MARET 2026
STUDY
YUSUF
Kejadian
44:18-34
(Seri
10)
Subtema: CELAKA KEDUA
(KEEMPAT MALAIKAT TERIKAT DEKAT SUNGAI EFRAT DILEPASKAN)
Puji
Tuhan mula pertama saya ucapkan puji syukur kepada Tuhan, oleh rahmat-Nya kita
ada sekarang berada di atas gunung Tuhan yang kudus, beribadah lewat Ibadah
Kaum Muda Remaja pada malam ini tentu karena kemurahan Tuhan yang telah memberi
kesehatan, kekuatan dan itu adalah kesempatan bagi kita untuk datang dengan
kekuatan kita melayani Tuhan, mengasihi Tuhan.
Saya
juga tidak lupa menyapa anak-anak Tuhan, umat ketebusan Tuhan yang turut
bergabung secara online atau live streaming baik dari Youtube maupun Facebook
dan media sosial lainnya yang dapat diakses/digunakan. Selanjutnya biarlah
damai sejahtera dari sorga memerintah hati kita sehingga kita boleh duduk diam
dengan tenang saat mendengar sabda Allah
dekat kaki Tuhan.
Selanjutnya
kita sambut SUDY YUSUF Sebagai Firman penggembalaan untuk Ibadah Kaum
Muda Remaja. Namun tetaplah berdoa dalam roh mohon kemurahan dari pada
Tuhan, supaya Firman yang dibukakan itu meneguhkan setiap hati kita pribadi
lepas pribadi. Dan biarlah Firman itu nanti digoreskan oleh roh kudus dalam loh
daging ditukik di hati kita sebagaimana kita menggoreskan tinta di atas catatan
kita masing-masing.
Kejadian
44:18-34 --- Perikop: “Yehuda membela Benyamin”
seluruhnya adalah tutur kata Yehuda kepada Yusuf sebagai mangku
negara atau raja muda di Mesir.
Dalam tutur kata tersebut, Yehuda memohon kelepasan bagi Benyamin
(adiknya).
Pertanyaan: Mengapa Yehuda memohon kelepasan bagi Benyamin?
Jawabnya ada pada…
Kejadian 44:29-31
(44:29) Jika anak ini kamu
ambil pula dari padaku, dan ia ditimpa kecelakaan, maka tentulah kamu akan
menyebabkan aku yang ubanan ini turun ke dunia orang mati karena nasib
celaka. (44:30) Maka sekarang, apabila aku datang kepada hambamu,
ayahku, dan tidak ada bersama-sama dengan kami anak itu, padahal ayahku tidak
dapat hidup tanpa dia, (44:31) tentulah akan terjadi, apabila dilihatnya
anak itu tidak ada, bahwa ia akan mati, dan hamba-hambamu ini akan menyebabkan
hambamu, ayah kami yang ubanan itu, turun ke dunia orang mati karena
dukacita.
Apabila Benyamin tidak kembali ke Kanaan, maka Yakub akan
mengalami nasib yang tragis, yaitu;
1.
Turun ke dunia orang
mati karena nasib celaka (ayat 29).
2.
Turun ke dunia orang
mati karena dukacita (ayat 31).
Perlu untuk diketahui:
Mati karena nasib celaka dan mati karena dukacita adalah hal yang
tidak dikehendaki oleh Tuhan, sebab kematian semacam ini adalah KEBINASAAN. Tuhan
tidak menghendaki kebinasaan manusia, melainkan hidup kekal. Itu sebabnya
Yesus menderita sengsara dan mati di kayu salib, supaya kita hidup bukan mati,
itulah; kehendak Allah sebagaimana yang tertulis… "Ya Bapa-Ku, jikalau
sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah
seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." …Matius
26:39.
Contoh: MATI KARENA NASIB CELAKA
Wahyu 9:1-11 ---Perikop: “Sangkakala yang kelima”
Singkat kata; Sangkakala kelima adalah celaka yang pertama. Hal
itu sudah kita bahas bersama-sama.
Wahyu 9:13-21 --- Perikop: “Sangkakala yang keenam”
Singkat kata; sangkakala keenam adalah celaka yang kedua.
Pada minggu yang lalu kita telah membahas ayat 13 dan ayat
14. Sekarang kita kembali akan membahas kelanjutan dari celaka kedua
sebagai penghukuman dari sangkakala yang keenam dimulai dari ayat 13,
dan ayat 14 dan berakhir di ayat 15.
(9:13) Lalu malaikat yang keenam meniup sangkakalanya, dan aku
mendengar suatu suara keluar dari keempat tanduk mezbah emas yang di hadapan
Allah, (9:14) dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang
sangkakala itu: "Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai
besar Efrat itu." (9:15) Maka dilepaskanlah keempat malaikat
yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh
sepertiga dari umat manusia.
Dekat
sungai efrat disebut empat malaikat masih terikat, namun keempat malaikat itu
satu kali akan dilepaskan, sebab keempat malaikat tersebut telah disiapkan bagi
jam, hari, bulan, dan tahun untuk membunuh
sepertiga dari umat manusia.
Pada
minggu yang lalu kita sudah membahas hal ini sekilas. Adapun jumlah dari
penduduk bumi sekarang ini kurang lebih berada diangka 8,3 miliyar. Maka kalau
yang mati terbunuh sepertiga dari umat manusia, diperkirakan jumlah yang akan
binasa kurang lebih 2,7 miliyar. Berarti jumlahnya sangat banyak tidak sedikit.
Oleh sebab itu, kita harus memperhatikan ini semua, supaya jangan kita bagian
dari sepertiga yang akan dibunuh.
Sungguh-sungguhlah
menyerahkan hidup kepada Tuhan, sungguh-sungguh mengikut Tuhan, sungguh-sungguh
beribadah dan melayani Tuhan dalam ketekunan tiga macam ibadah pokok, itulah;
ibadah yang menggunakan pola kerajaan sorga.
Pokok
utama dari sangkakala keenam ialah: kematian atau mati terbunuh, sebagaimana ayat
15.
Namun
tidak perlu khawatir, sebab Tuhan pernah berkata kepada murid-murid; Dan janganlah
kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak
berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa
membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka. … Matius 10:28.
Yang
terpenting bagi kita adalah TAKUT AKAN TUHAN.
Prakteknya;
Amsal 8:13 Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci
kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu
muslihat.
Keempat
malaikat dekat sungai efrat itu dikatakan masih terikat. Namun kalau kita
melihat kedudukan dari malaikat itu dekat sungai efrat, sungai yang besar di ayat
14.
Sejenak
kita akan melihat sungai Efrat…
Wahyu
16:12
(16:12) Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke atas
sungai yang besar, sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah jalan
bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur. (16:13) Dan aku
melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu
itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak.
Singkat kata; selama sungai Efrat belum kering atau masih mengalir di bumi ini, maka
sungai efrat akan merintangi jalan bagi raja-raja yang datang dari sebelah
Timur.
Pendeknya; Pekerjaan Tuhan yakni; Pembangunan tubuh Kristus akan
terhambat. Kegerakan yang besar itulah pembangunan tubuh Kristus akan
terhambat.
Sebenarnya sungai efrat adalah gambaran dari tiga roh najis yang
keluar dari mulut;
1.
Naga
2.
Binatang/antikris.
3.
Nabi-nabi palsu.
Adapun tiga roh najis tersebut menyerupai katak.
Katak kakinya empat dia tidak melangkah, tetapi melompat sana
sini, berarti; tidak setia. Demikianlah keadaan seseorang bila dikuasai oleh
kenajisan/persundalan.
Soal katak pernah terjadi menimpa tanah Mesir sebagai tulah
kedua.
Keluaran 28:1-2 ---Perikop: “Tulah kedua: Katak”
(8:1) Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap
Firaun dan katakan kepadanya: Beginilah firman TUHAN: Biarkanlah umat-Ku pergi,
supaya mereka beribadah kepada-Ku; (8:2) jika engkau menolak
membiarkannya pergi, maka Aku akan menulahi seluruh daerahmu dengan katak.
Bangsa
israel harus keluar dari perbudakan Mesir dan Firaun. Tujuannya; supaya bangsa
israel dapat beribadah kepada Allah Israel; Allah yang hidup, Allah yang benar
Tuhan dan juruselamat yang berkuasa dan berdaulat atas kehidupan manusia.
-
Mesir adalah gambaran dari dunia.
-
Firaun adalah gambaran dari iblis atau setan.
Jikalau
Firaun menolak Firman Allah, maka negeri Mesir akan ditulahi dengan katak,
sebagai tulah yang kedua. Sedangkan tulah pertama adalah air berubah menjadi
darah… Keluaran 7:14-25 Perikop: Tulah pertama: Air menjadi
darah, itu dalam perjanjian lama, tetapi pada perjanjian baru dalam pesta
nikah; air berubah menjadi anggur (darah), berarti; menjadi satu kemurahan.
Artinya;
kalau dalam rencana Allah tetap dalam Pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna
supaya kelak menjadi sidang mempelai Tuhan, hidup kita dari air berubah menjadi
anggur sukacita itu kemurahan. Asal kita tetap di dalam Tuhan pasti kita tetap
dalam kemurahan, lepas dari tulah pertama.
Keluaran
28:3-5
(8:3) Katak-katak akan mengeriap dalam sungai Nil, lalu naik
dan masuk ke dalam istanamu dan kamar tidurmu, ya sampai ke dalam tempat
tidurmu, ke dalam rumah pegawai-pegawaimu, dan rakyatmu, bahkan ke dalam
pembakaran rotimu serta ke dalam tempat adonanmu. (8:4) Katak-katak
itu akan naik memanjati engkau, memanjati rakyatmu dan segala pegawaimu."
(8:5) Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Katakanlah kepada Harun:
Ulurkanlah tanganmu dengan tongkatmu ke atas sungai, ke atas selokan dan ke
atas kolam, dan buatlah katak-katak bermunculan meliputi tanah Mesir." (8:6)
Lalu Harun mengulurkan tangannya ke atas segala air di Mesir, maka
bermunculanlah katak-katak, lalu menutupi tanah Mesir.
Karena
Firaun menolak bangsa Israel keluar dari tanah Mesir, maka konsekuensinya
adalah; bermunculanlah katak-katak lalu meliputi seluruh tanah Mesir.
Kemudian
katak-katak akan masuk:
1.
Ke dalam istana dan
tempat tidur Firaun, masuk ke rumah dan tempat tidur pegawai Firaun, masuk
kerumah dan tempat tidur orang Mesir.
2.
Masuk ke dalam
pembakaran roti.
3.
Masuk ke dalam tempat
adonan orang-orang Mesir.
Artinya roh najis itu;
-
Menguasai nikah-nikah
orang Mesir 🡪 tempat tidur.
-
Menguasai seluruh hidup
orang Mesir 🡪 tempat adonan.
-
Menguasai ibadah dan
hal-hal rohani 🡪 tempat pembakaran
roti.
Jadi saudara, jangan berpikir bahwa; ibadah dan
pelayanan yang ada di atas muka bumi ini semuanya murni, karena sesungguhnya
Alkitab berkata; Keluaran 8:3 Katak-katak akan mengeriap dalam
sungai Nil, lalu naik dan masuk ke dalam istanamu dan kamar tidurmu, ya sampai
ke dalam tempat tidurmu, ke dalam rumah pegawai-pegawaimu, dan rakyatmu, bahkan
ke dalam pembakaran rotimu serta ke dalam tempat adonanmu. (8:4)
Katak-katak itu akan naik memanjati engkau, memanjati rakyatmu dan segala
pegawaimu."
Ini harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh.
Tetapi bagi orang kristen yang kurang menghargai pengertian semacam ini akan
terjebak dengan roh najis itu sendiri. Itu sebabnya kita harus tahu tempat kita
datang menghadap Tuhan, kita harus tahu di mana tempat kita datang beribadah
melayani kepada Tuhan, kita harus tahu dimana tempat kita untuk mempersembahkan
segala korban di atas mezbahnya Tuhan. Jangan kita mengabaikannya, jangan kita
tidak peduli, jangan kita tidak mau tahu, karena resikonya sangat fatal sekali.
Tetapi jikalau kita berada di tempat yang benar
menurut iman keKristenan kita, apapun yang terjadi, apapun yang kau alami susah
senang, suka duka, nikmati saja tanpa persungutan, tidak perlu ngomel, dan
sampai menggerutu. Karena kalau kita berada di tempat yang benar sesuai pola
kerajaan sorga, itulah yang akan memelihara jiwamu, bukan hanya tubuh tetapi
jiwa. Itu sebabnya Alkitab berkata; Matius 10:28 Dan janganlah kamu
takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa
membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik
jiwa maupun tubuh di dalam neraka.
Jadi hati-hati, tidak lama lagi keempat malaikat
dekat sungai efrat itu akan dilepaskan, tetapi sebetulnya sudah nampak, tetapi
akan lebih nyata lagi itu akan terjadi pada jam, dan hari, bulan, dan tahun dan
itu sudah disiapkan.
Adapun asal-usul keluarnya katak-katak tersebut:
1.
Dari sungai Nil.
Sungai nil berbicara; aliran dunia yang
begitu deras untuk menghanyutkan dan menenggelamkan hidup rohani anak-anak
Tuhan atau orang Kristen sampai nanti dihanyutkan/ditenggelamkan ke dasar
keterpurukan.
Perlu untuk diketahui; 1 Korintus 15:33 Janganlah
kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. Yakni;
hidup suci.
Jadi kita harus tahu akan hal ini sebagaimana;
bangsa Israel mereka ditempatkan di Gosyen, sementara seluruh tanah Mesir
dihukum mulai dari tulah satu, tulah kedua; itulah katak, sampai tulah terakhir
(tulah kesepuluh). Tetapi Gosyen ada dalam terang, ada dalam pemeliharaan
Tuhan.
Demikian juga anak-anak Tuhan, Tuhan bawa kita
dan berada di satu tempat yang aman, itulah Gosyen rohani, menunjuk ibadah dan
pelayanan, tekun tiga macam ibadah pokok dalam sebuah kandang penggembalaan.
Biarpun kita ada di dunia ini, tetapi kita ditempatkan di Gosyen rohani,
sehingga kita lepas dari dunia dan arusnya yang menghanyutkan ini. Pendeknya,
jadi ibadah dan pelayanan ini adalah Gosyen rohani.
2.
Dari galian-galian orang
Mesir.
Kita baca ayat referensinya; Keluaran 8:5
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Katakanlah kepada Harun: Ulurkanlah
tanganmu dengan tongkatmu ke atas sungai, ke atas selokan dan ke atas kolam,
dan buatlah katak-katak bermunculan meliputi tanah Mesir." 8:6 Lalu Harun
mengulurkan tangannya ke atas segala air di Mesir, maka bermunculanlah
katak-katak, lalu menutupi tanah Mesir.
Tetapi ayat ini terkait dengan Keluaran 7:24
Tetapi semua orang Mesir menggali-gali di sekitar sungai Nil mencari
air untuk diminum, sebab mereka tidak dapat meminum air sungai Nil.
Menggali-gali = berusaha untuk mendapatkan air.
Artinya; usaha manusia (usaha daging) untuk
mendapatkan kepuasan sendiri. Ini merupakan gambaran dari Wahyu 18:3 karena
semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di
bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah
menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya." Akhirnya; mengarah
pada kenajisan percabulan.
Tidak salah berusaha, tidak salah bekerja,
alkitab yang berkata; mencukupkan diri dari gaji sebulan, berarti; diberi
kesempatan untuk berusaha.
Akan tetapi; jangan sampai kita berusaha hanya
untuk memuaskan diri sendiri nanti larinya kepada kenajisan dan percabulan,
arahnya kepada persundalan = dikuasai roh antikris/roh Babel.
Jadi sangat sinkron dengan yang keluar dari… Wahyu
16:13 Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang
dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai
katak.
3.
Dari ilmu
mantra-mantra/sihir-sihir orang Mesir.
Keluaran 8:7 Tetapi para ahli itu pun membuat yang demikian juga
dengan ilmu-ilmu mantera mereka, sehingga mereka membuat katak-katak
bermunculan meliputi tanah Mesir.
Sebetulnya mantra-mantra adalah kebodohan,
karena sebetulnya katak itu tulah kedua, tetapi karena kobodohan dari pada
penyihir-penyihir yang ada di Mesir, mereka sanggup mengadakan katak-katak dari
ilmu mantra-mantra mereka. Jadi jangan kita ikuti kebodohan semcam ini.
Ilmu/mantra menunjuk; ajaran sesat yang membinasakan dari nabi-nabi palsu
yang juga menimbulkan persundalan.
Jadi saudara, jangan kita bodoh seperti
kebodohan dari pada penyihir-penyihir di Mesir ini, dengan lain kata; jangan
terima ajaran palsu dari nabi-nabi palsu karena itu menimbulkan persundalan.
Saudara, tetaplah kita menerima ajaran sehat
setelah menerima asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus berarti; beralih
kepada perkembangan yang penuh, yakni; Pengajaran Mempelai dan Pengajaran
Tabernakel; berkuasa untuk mengKristalkan kita, berkuasa untuk
menjadikan kita sebagai sidang mempelai wanita Tuhan. tetapi
ilmu-ilmu mantra adalah ajaran sesat dari nabi-nabi palsu menimbulkan
persundalan, merusak kesucian.
Jadi sekali lagi saya sampaikan untuk Kaum Muda
Remaja GPT Betania patutlah kita bersyukur dan berterima kasih
setinggi-tingginya kepada Tuhan kita Yesus Kristus Kepala, Gereja Mempelai Pria
Sorga, karena sampai sejauh ini kita ada di gunung Tuhan yang kudus,
digembalakan oleh korban sehari-hari itulah korban sembelihan dan korban
santapan.
-
Korban sembelihan. Itulah; ibadah dan pelayanan yang
dihubungkan dengan salib Kristus berarti; beribadah disertai dengan sangkal
diri, pikul salib, sampai berdarah-darah.
-
Korban santapan. Menunjuk; Pengajaran Firman Allah yang murni
dan benar, itulah Firman Pengajaran Mempelai dalam terangnya Tabernakel,
juga disebut Firman Pengajaran yang rahasianya dibukakan dalam terangnya
Roh-El Kudus. Berarti; ayat satu diterangkan (dijelaskan) oleh ayat yang
lain, sampai terjadi pembukaan rahasia Firman; yaitu; berkuasa menyingkapkan
segala yang terselubung = menyucikan kita sampai sempurna, sehingga kita
dimempelaikan, dan kita dikristalkan.
Jadi kita ini ada di tengah ibadah pelayanan GPT
Betania bukanlah kebetulan, tetapi Tuhanlah yang menarik kita kepada Dia, Tuhan
lah yang menaruh belas kasih kepada kita semua, kita harus tahu itu, dan kita
tetap menghargainya, supaya kita mendapatkan petolongan tepat pada waktunya.
Karena keempat malaikat itu akan dilepaskan nantinya dan sudah disiapkan pada
jam, hari, bulan, dan tahun.
Jadi, perhatikanlah pemberitaan Firman malam
ini, dan bukan hanya malam ini, tetapi dalam setiap pertemuan ibadah. Karena perjalanan ibadah dan
pelayanan kita di tengah-tengah penggembalaan
GPT Betania sangat relevan dengan situasi kondisi yang sekarang terjadi ini;
dunia yang semakin memanas bukan hanya karena lapisan ozon semakin menipis,
tetapi keadaan dunia memanas karena terjadi peperangan dimana-mana itulah; kubu
barat dan kubu utara sedang berhadap-berhadapan. Ini adalah sinyal untuk kita
dan memperingatkan kita, supaya kita semakin hari semakin sungguh-sungguh di
tengah-tengah pengikutan kita kepada Tuhan.
Singkat kata;
1.
Sungai Nil 🡪 arus dunia. Sekarang berada pada kuasa
kegelapan yakni; iblis/setan, disebut juga si ular tua naga merah padam.
2.
Galian/usaha manusia
daging 🡪 antikris
dan ajarannya.
3.
Ilmu-ilmu mantra 🡪 ajaran-ajaran palsu dari nabi-nabi palsu.
Tiga ajaran ini selalu menimbulkan persundalan,
itulah; tiga roh najis yang keluar dari mulut naga, antikris dan nabi-nabi
palsu dan roh najis ini menyerupai katak.
Kita sudah melihat peristiwa itu di Mesir
sebagai tulah kedua. Tetapi itu akan terjadi juga di hari-hari terakhir ini,
bilamana malaikat keempat itu dilepaskan.
Singkat kata; katak-katak itu bermula atau startingnya
dari sungai Nil. Kalau ada kata awal (starting), maka akan ada kata akhir (finish).
Maka diakhirilah katak-katak itu di sungai Efrat. Saudara, sungai Nil
dan sungai Efrat dapat kita lihat pada bendera Israel.
Kemudian, adapun kedudukan dari keempat malaikat
itu dekat dengan sungai Efrat.
Gambar
bendera Israel.
Satu garis atas berwarna biru itu adalah gambaran dari sungai Nil.
Kemudian, garis kedua bagian bawah,
gambaran dari sungai yang besar; sungai Efrat.
Kemudian, bintang yang ada di tengah-tengah
bendera Israel adalah gambaran dari kehidupan bangsa Israel yang dipilih
dan ditetapkan untuk menjadi berkat bagi bangsa-bangsa.
Dua garis biru (atas dan bawah) yang berwarna
biru adalah batasan dari umat Israel / umat Tuhan yakni antara sungai Nil dan
sungai Efrat.
Tetapi karena sungai efrat itu belum kering; itulah yang membatasi pekerjaan Tuhan,
yaitu; kegerakan yang besar itulah; Pembangunan Tubuh Kristus yang
sempurna sebagaimana yang tertulis dalam Wahyu 16:12 lalu
keringlah airnya, itu yang menghambat jalannya raja-raja dan pekerjaan dari
raja-raja.
Jadi saudara, dari simbol yang ada pada
bendera Israel, sudah jelas bahwa; Israel dipilih oleh Tuhan dari
antara semua bangsa untuk ditetapkan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa.
-
Mereka lah yang
menurunkan Mesias yang menjadi Tuhan dan Juruselamat …Roma 9:5.
-
Merekalah
yang menyalibkan Mesias …Roma 11:11, supaya pada akhirnya berita salib, berita
keselamatan ini dibawa sampai kepada bangsa kafir secara khusus dimulai
dari Rasul Paulus, dan lanjut sampai ke tanah Indonesia kurang lebih di
abad-18.
Malam ini kita boleh menikmati pengajaran
Mempelai dalam terangnya Tabernakel dan kita mendapat kemurahan karena
Pengajaran Mempelai akan membawa kita masuk dalam kegerakan yang besar untuk
diMempelaikan, dan diKristalkan, yakni; bercahaya Kemuliaan Allah.
Kita kembali membaca…
Wahyu 16:12-14
(16:12) Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke atas sungai yang
besar, sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah jalan bagi raja-raja
yang datang dari sebelah timur. (16:13) Dan aku melihat dari mulut naga
dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis
yang menyerupai katak. (16:14) Itulah roh-roh setan yang mengadakan
perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi mendapatkan raja-raja di
seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu
hari Allah Yang Mahakuasa.
Tiga roh najis yang menyerupai katak
masing-masing keluar dari naga, antikris dan nabi-nabi palsu sanggup mengadakan
perbuatan-perbuatan ajaib dan sanggup mengadakan muzijat-muzijat dan
tanda-tanda heran sebagaimana di ayat 14.
Kalau kita tidak hati-hati maka tidak tertutup
kemungkinan roh-roh setan yang keluar dari mulut naga, antikris
dan nabi-nabi palsu akan menyesatkan orang-orang kristen di muka bumi
ini.
Itu sebabnya berkali-kali saya sampaikan kita
harus tahu membedakan antara KARUNIA dengan SALIB. Kalau KARUNIA yang dimiliki
hamba Tuhan itu datang dari Tuhan, seumpama karunia mengadakan perbuatan
ajaib, mengadakan muzijat, kesembuhan, itu datang dari Tuhan.
Tetapi SALIB adalah perjuangan seorang
anak-anak Tuhan dalam hal mengasihi Tuhan.
Jadi kita harus bisa membedakan mana karunia,
dan mana salib yang harus kita perjuangkan di dalam mengasihi Tuhan.
Oleh sebab itu; kita harus hati-hati dalam hal
ini, jangan mau disesatkan karena pada saat malaikat keeenam meniup
sangkakalanya, pada saat itulah keempat malaikat dekat sungai efrat itu akan
dilepaskan.
Kita kembali membaca…
Wahyu 9:15
(9:15) Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi
jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.
Tadi saya katakan jumlah penduduk di atas muka
bumi ini berada pada angka 8,3 Miliyar. Maka sepertiga yang terbunuh berada
pada angka 2,7 Miliyar, ini angka yang sangat fantastis. Dan itu akan terjadi
pada jam dan hari, bulan dan tahun.
Jadi mulai hari ini kita harus berjaga-jaga
dengan segala kewaspadaan, jangan kita bermasa bodoh, jangan sibuk dengan
perkara di bumi ini.
Berbicara soal malaikat; sebenarnya malaikat itu
adalah;
a.
Suruhan Tuhan/hamba
Tuhan.
b.
Gambaran dari hidup
rohani.
Berarti; tidak ada lagi daging dan tulang,
(berarti tidak lagi memikirkan daging dan segala keinginanya).
Sebagaimana dalam Matius 22:31 Tetapi
tentang kebangkitan orang-orang mati tidakkah kamu baca apa yang difirmankan
Allah, ketika Ia bersabda: (22:32) Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan
Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup."
Akan tetapi, jika malaikat tidak berfungsi
sebagai suruhan Tuhan atau tidak berfungsi mempertahankan hidup rohani itulah
hidup suci, maka kehidupan semacam ini akan menjadi pemicu terjadinya perang
yang sangat dahsyat. Dari perang inilah banyak orang mati terbunuh.
Tadi dikatakan dalam Wahyu 16:14 Itulah
roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi
mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna
peperangan pada hari besar, yaitu hari Allah Yang Mahakuasa.
Inilah yang menjadi pemicu dari peperangan yang
besar dan dahsyat.
Jadi doakanlah setiap malaikat Tuhan
(hamba-hamba Tuhan) dan doakan juga saya, supaya tetap menjadi hambanya Tuhan,
supaya tetap hidup rohani yang selalu mempertahankan kesuciannya, kalau tidak
demikian akan menjadi pemicu terjadi peperangan, sehingga membunuh sepertiga
dari umat manusia.
Maka kalau kita merenungkan betapa Tuhan telah
mengirimkan kemurahan di tengah ibadah dan pelayanan dalam penggembalaan ini,
niscaya kita hancur malam ini, karena Tuhan sudah menjamin keselamatan jiwamu
dan ucapan syukur mu engkau tidak bisa tahan-tahan lagi, karena hatimu yang
hancur itu mendorong engkau untuk menyerahkan dirimu, menyerahkan apa yang
engkau bisa serahkan kepada Tuhan.
Kita akan landasi akan hal itu dalam…
Yohanes 16:1-2 ---Perikop: “Bertekun”
(16:1) "Semuanya ini Kukatakan kepadamu,
supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. (16:2) Kamu akan dikucilkan, bahkan
akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka
bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.
Kalau malaikat Tuhan itu tidak berada pada
kedudukannya/tidak berfungsi sebagai hamba Tuhan, dan tidak lagi mempertahankan
hidup rohaninya, maka ketika dia membunuh banyak manusia di muka bumi ini, dia
akan beranggapan bahwa ia sedang berbakti kepada Allah.
Tetapi Tuhan sudah terlebih dahulu
memberitahukan hal itu kepada kita, supaya kita jangan putus asa di tengah
jalan, karena seringkali sandungan ini membuat kita lemah dan
putus asa, sehingga hendak pulang lagi ke dunia,
sementara Tuhan sedang membimbing kita sampai kepada tempat yang telah
disediakan.
Dan pengaruh iblis/setan dan segala tipu dayanya
itu juga menghadang perjalanan laju rohani kita, sehingga membuat kita putus
asa, lemah dan kecewa. Tetapi supaya kita jangan kecewa dan putus asa Tuhan
sudah terlebih dahulu memberitahukan apa yang akan terjadi ke depan.
Banyak nanti hamba Tuhan
akan digambarkan seperti pada ayat 2 membunuh kamu akan menyangka
bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.
Yohanes 16:3
(16:3) Mereka akan berbuat demikian, karena
mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.
Jadi mengapa hal itu terjadi? Karena mereka tidak mengenal Bapa dan Anak.
1.
Tidak mengenal Bapa. Artinya; beribadah dan melayani, tetapi
tidak dengan iman.
2.
Tidak mengenal Anak. Artinya; umat Tuhan beribadah, imam-imam
melayani Tuhan tetapi jauh dari salib.
Jadi IMAN itu harus tertuju pada SALIB di
GOLGOTA, karena dari SALIB keluar segala sesuatu; dari yang tidak ada
menjadi ada.
Yohanes 16:4A
(16:4) "Hal ini tidak Kukatakan kepadamu dari semula,
karena selama ini Aku masih bersama-sama dengan kamu, Tetapi semuanya ini
Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku
telah mengatakannya kepadamu."
Jadi kita harus berjaga-jaga dalam segala
kewaspadaan. Artinya; ibadah
kita harus sampai kepada tingkat ibadah yang tertinggi/puncak ibadah; itulah
doa penyembahan = berjaga-jaga. Jadi tekunlah dalam tiga macam ibadah
pokok.
Minggu yang akan datang jika Tuhan ijinkan, kita
akan melihat siapa-siapa saja yang akan membunuh sepertiga dari umat manusia di
bumi ini.
Bantu doa dengan segala kerinduan memohon kepada
Tuhan tidak mustahil isi hati Tuhan akan dicurahkan kepada kita, sehingga kita
boleh melihat kemuliaan Allah dinyatakan dalam hidup, ibadah dan pelayanan kita
dihadapan Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati semua anak-anak Tuhan
Kaum Muda Remaja dalam Penggembalaan GPT Betania, maupun yang mengikuti di luar
kandang Penggembalaan secara online. Tuhan Memberkati. Amen.
TUHAN YESUS KEPALA
GEREJA MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI KITA SEMUA.
Pemberita Firman;
Gembala sidang: Pdt.
Daniel U. Sitohang
No comments:
Post a Comment