KAMI MENANTIKAN KESAKSIAN SAUDARA YANG MENIKMATI FIRMAN TUHAN

Terjemahan

Wednesday, August 24, 2011

IBADAH DOA PENYEMBAHAN , 23 AGUSTUS 2011


“YA ABBA, YA BAPA”
(seri 18)

Shalom!
Salam sejahtera dalam nama Tuhan Yesus Kristus, karena kasih Nya besar, kita dapat beribadah pada malam hari ini
Kemurahan Tuhan kita bisa sama-sama beribadah kepada Tuhan
Kembali kita melihat tema “Ya Abba, Ya Bapa”, seri ke 18

Roma 8: 14-15
(8:14) Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
(8:15) Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah, berarti kalau tidak memberi diri dipimpin Allah, bukan anak-anak Allah
Kalau kita hidup di bawah pimpinan Roh Kudus, tidak ada lagi rasa takut karena sudah terbebas dari perhambaan dosa.
Kalau kita hidup dalam pimpinan Roh Kudus, Roh itu sendiri memampukan kita berseru “ya Abba, ya Bapa” kepada Allah
Berarti, “ya Abba, ya Bapa” , adalah seruan anak-anak Tuhan kepada Allah
Abba artinya Bapa yang baik, Bapa yang memelihara anak-anak Nya
Banyak bapa di muka bumi ini, tetapi hanya satu Bapa yang baik, Dialah Allah yang hidup, Allah yang berkuasa, Allah yang menciptakan langit bumi dan segala isinya.

Mari kita lihat seruan dari pemazmur
Mazmur 55: 17-20
(55:17) Tetapi aku berseru kepada Allah, dan TUHAN akan menyelamatkan aku.
(55:18) -- Di waktu petang, pagi dan tengah hari aku cemas dan menangis; dan Ia mendengar suaraku.
(55:19) Ia membebaskan aku dengan aman dari serangan terhadap aku, sebab berduyun-duyun mereka melawan aku.
(55:20) Allah akan mendengar dan merendahkan mereka, -- Dia yang bersemayam sejak purbakala. S e l a Karena mereka tidak berubah dan mereka tidak takut akan Allah.

Pemazmur ini berseru kepada Allah, dan Tuhan menyelamatkannya, berarti doa / seruan pemazmur ini didengar oleh Tuhan.
Pada saat berseru kepada Allah, ada kecemasan disertai dengan tangisan / air mata yang mengalir.

Kecemasan disertai dengan tangisan terjadi pada 3 waktu:
1.      Di waktu petang
2.      Di waktu pagi
3.      Pada tengah hari

Keterangan:
1.      Di waktu petang
Petang = senja = sore hari menjelang malam
Keluaran 30: 8
(30:8) Juga apabila Harun memasang lampu-lampu itu pada waktu senja, haruslah ia membakarnya sebagai ukupan yang tetap di hadapan TUHAN di antara kamu turun-temurun.
Pada waktu senja, Harun memasang lampu-lampu di Tabernakel, di Bait Allah, di rumah Tuhan.
Memasang lampu = menyalakan pelita
Artinya: menjadi terang untuk menerangi kegelapan.

Yohanes 1: 4-5
(1:4) Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
(1:5) Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.

Kalau kita hidup, biarlah kita hidup dalam terang, karena terang itu adalah hidup.
Kalau kita menjadi terang, kegelapan tidak berkuasa sebab terang itu bercahaya di tengah-tengah kegelapan.

Efesus 5: 9
(5:9) karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,

Terang berbuahkan 3 hal
1.      Kebaikan
2.      Keadilan
3.      Kebenaran

Efesus 5: 11-13
(5:11) Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
(5:12) Sebab menyebutkan saja pun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
(5:13) Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.

Kalau hidup di dalam terang, berarti perbuatan-perbuatan kegelapan ditelanjangi, oleh sebab itu perbuatan-perbuatan kegelapan, menyebutkannya saja, jangan!
Segala sesuatu yang ditelanjangi akan nampak, kelihatan, sebab segala sesuatu yang nampak adalah terang.
Semua yang nampak adalah terang, artinya: mengakui dan memperlihatkan segala sesuatu dosa yang disembunyikan, termasuk dosa kecil.
Kalau tidak di dalam terang, pasti dosa disembunyikan. Kalau masih di dalam dosa, pasti tidak bisa menerangi sekitar.
Selama saya dan saudara tidak berani memperlihatkan dosa-dosa yang tersembunyi berarti belum menjadi terang, masih berada di dalam kegelapan.
Kalau sudah mengakui maka tidak akan mengulangi kembali kesalahan yang sama, baik di depan mata ataupun di belakang mata. Sebab itu, tidak usah kita malu untuk mengakui dosa.

Kegiatan ketika pelita menyala
Keluaran 30: 8
(30:8) Juga apabila Harun memasang lampu-lampu itu pada waktu senja, haruslah ia membakarnya sebagai ukupan yang tetap di hadapan TUHAN di antara kamu turun-temurun.
Kegiatannya: Harun membakar ukupan di hadapan Tuhan
Artinya: hidup di dalam doa penyembahan

1 Tesalonika 5: 5
(5:5) karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.
(5:6) Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.
(5:7) Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam.

Malam = kegelapan
Kegiatan di malam hari adalah tidur dan mabuk, tetapi kegiatan terang adalah BERJAGA-JAGA dan sadar.
Berjaga-jaga = hidup dalam doa penyembahan (Matius 26: 38-40)

2.      Di waktu pagi
Zefanya 3: 4-5
(3:4) Para nabinya adalah orang-orang ceroboh dan pengkhianat; para imamnya menajiskan apa yang kudus, memperkosa hukum Taurat.
(3:5) Tetapi TUHAN adil di tengah-tengahnya, tidak berbuat kelaliman. Pagi demi pagi Ia memberi hukum-Nya; itu tidak pernah ketinggalan pada waktu fajar. Tetapi orang lalim tidak kenal malu!

Pagi demi pagi Tuhan memberi hukum Nya, tidak pernah ketinggalan pada waktu fajar.
Setiap pagi Tuhan tidak pernah ketinggalan untuk memberikan hukum Nya, kebenaran Nya, keadilan Nya kepada saya dan saudara .

Ratapan 3: 22-23
(3:22) Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya,
(3:23) selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
Rahmat Tuhan selalu baru tiap pagi.

Mazmur 5: 2-4
(5:2) Berilah telinga kepada perkataanku, ya TUHAN, indahkanlah keluh kesahku.
(5:3) Perhatikanlah teriakku minta tolong, ya Rajaku dan Allahku, sebab kepada-Mulah aku berdoa.
(5:4) TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.

Pada waktu pagi adalah waktu yang tepat untuk menunggu-nunggu rahmat Tuhan, lewat doa penyembahan, karena setiap pagi rahmat Tuhan selalu baru.
Waktu pagi adalah waktu yang sangat baik, berharap kepada Tuhan dalam kecemasan, berseru disertai dengan tangisan, maka Tuhan mendengar dan menyelamatkan.

3.      Pada tengah hari
Amsal 4: 18
(4:18) Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.
Bertambah terang sampai rembang tengah hari.
Rembang tengah hari artinya kebenaran tanpa bayang-bayang dosa, itulah jalan orang benar.
Kalau kebenaran masih dibayang-bayang dosa, itu bukan rembang di tengah hari.
Biarlah kehidupan kita seperti rembang di tengah hari, semakin siang semakin terang.
Inilah kehidupan yang senantiasa berseru kepada Tuhan, hidup dalam kebenaran tanpa bayang-bayang dosa.

Sebagai contoh:
Yohanes 4: 4-6
(4:4) Ia harus melintasi daerah Samaria.
(4:5) Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf.
(4:6) Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.

Yesus melintasi Samaria, di situ ada sumur Yakub. Pada pukul 12, Yesus duduk di pinggir sumur Yakub yang ada di Samaria.
Kalau kita datang kepada Yesus, hidup di dalam Yesus, tinggal di dalam Yesus, maka kehidupan kita sama seperti perempuan Samaria, yang dahulu hidup dalam kenajisan tetapi ia menjadi benar seperti rembang di tengah hari, yaitu kebenaran tanpa bayang-bayang dosa.

Sebagai bukti:
Yohanes 4: 28-29
(4:28) Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ:
(4:29) "Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?"

Perempuan Samaria menjadi saksi bagi orang-orang Samaria, sehingga dengan demikian banyak orang-orang Samaria datang kepada Yesus dan percaya sebagai Tuhan dan Juruselamat.

TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA, MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI