KAMI MENANTIKAN KESAKSIAN SAUDARA YANG MENIKMATI FIRMAN TUHAN

Terjemahan

Tuesday, May 24, 2011

IBADAH DOA PENYEMBAHAN , 17 MEI 2011


tema:
Ya Abba, Ya Bapa
(seri 6)



Roma 8: 15
(8:15) Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

Oleh Roh itu kita berseru “Ya Abba, Ya Bapa” kepada Allah.
“Ya Abba, Ya Bapa” adalah seruan dari anak- anak Tuhan kepada Allah sebagai Bapa yang baik.
Abba artinya: Bapa yang baik, yang memelihara anak-anak Nya
Banyak bapa di muka bumi ini tetapi hanya satu Bapa yang baik , Dialah Allah yang hidup, Allah yang berkuasa, Allah yang menciptakan langit dan bumi dan segala isinya.

Seruan “Ya Abba, Ya Bapa” dari anak-anak Tuhan kepada Allah sebagai Bapa yang baik, ini membuktikan bahwa anak-anak Tuhan bukan lagi hamba atau budak dosa, melainkan anak Allah

Lebih terperinci
Galatia 4: 6-8
(4:6) Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
(4:7) Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.
(4:8) Dahulu, ketika kamu tidak mengenal Allah, kamu memperhambakan diri kepada allah-allah yang pada hakekatnya bukan Allah.

Bukti kita sebagai anak, adalah ada seruan “Ya Abba, Ya Bapa”
Seruan “Ya Abba, Ya Bapa” bukanlah seruan dari mulut yang masih berada di bawah perhambaan dosa
Kalau masih diperbudak dosa, tidak akan bisa berseru “Ya Abba, Ya Bapa”, tidak mengakui bahwa Allah adalah Bapa yang baik

Oleh sebab itu, dengan kemurahan Tuhan, maka setelah 430 tahun, bangsa Isarael dilepaskan dari Mesir, yaitu rumah perbudakan
Keluaran 12: 31-33
(12:31) Lalu pada malam itu dipanggilnyalah Musa dan Harun, katanya: "Bangunlah, keluarlah dari tengah-tengah bangsaku, baik kamu maupun orang Israel; pergilah, beribadahlah kepada TUHAN, seperti katamu itu.
(12:32) Bawalah juga kambing dombamu dan lembu sapimu, seperti katamu itu, tetapi pergilah! Dan pohonkanlah juga berkat bagiku."
(12:33) Orang Mesir juga mendesak dengan keras kepada bangsa itu, menyuruh bangsa itu pergi dengan segera dari negeri itu, sebab kata mereka: "Nanti kami mati semuanya."

Tuhan membebaskan bangsa Israel dari tanah perbudakan yaitu Mesir, dengan tujuan, supaya bangsa Israel beribadah kepada Tuhan
Ketika anak-anak Tuhan terbebas dari perbudakan dosa, maka ibadah adalah kesempatan untuk kita supaya berseru “Ya Abba, Ya Bapa”, kepada Allah sebagai Bapa yang baik

Matius 21: 16
(21:16) lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?"

Dari mulut bayi-bayi yang menyusu keluar puji-pujian, ini juga merupakan seruan “Ya Abba, Ya Bapa” kepada Allah sebagai Bapa yang baik

Ciri-ciri seorang bayi
1 Petrus 2: 2
(2:2) Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

Inilah ciri-ciri bayi: rindu akan susu yang murni
Kalau kerohanian kita seperti bayi, pasti merindukan air susu yang murni = merindukan Firman pengajaran yang benar dan murni
Biarlah kita seperti bayi, yang menaklukkan diri pada Firman, yang selalu rindu akan Firman pengajaran yang benar dan murni

Praktek seruan Ya Abba, Ya Bapa
A.   Keluaran 12: 32-33
(12:32) Bawalah juga kambing dombamu dan lembu sapimu, seperti katamu itu, tetapi pergilah! Dan pohonkanlah juga berkat bagiku."
(12:33) Orang Mesir juga mendesak dengan keras kepada bangsa itu, menyuruh bangsa itu pergi dengan segera dari negeri itu, sebab kata mereka: "Nanti kami mati semuanya."

Prakteknya adalah membawa kambing domba dan lembu sapi
Artinya: membawa korban persembahan kepada Allah
Oleh sebab itu, saat beribadah biarlah kita membawa korban persembahan kepada Tuhan, jangan sampai saat beribadah tidak membawa korban persembahan kepada Tuhan, baik kolekte, puji-pujian dan yang lain-lain.

Roma 12: 1
(12:1) Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Dalam ibadah harus ada korban persembahan yaitu mempersembahakan tubuh sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah, itulah ibadah kita yang sejati

Keterangan:
1.    Hidup
Artinya: tidak mengalami kematian rohani
Saat kita mempersembahkan korban persembahan kepada Tuhan, tidak dalam keadaan mati rohani

2.    Kudus = tidak bercacat cela atau kerut atau yang serupa itu = cemerlang = menjadi panutan/sorotan
Biarlah dalam ibadah pelayanan atau di mana saja komunitas kita, kita menjadi sorotan/panutan

3.    Berkenan kepada Allah = menyenangkan hati Tuhan
Semua yang kita perbuat baik hati maupun batin kita, berkenan di hadapan Tuhan, hanya untuk menyenangkan hati Tuhan

B.   Keluaran 12: 34-35, 39
(12:34) Lalu bangsa itu mengangkat adonannya, sebelum diragi, dengan tempat adonan mereka terbungkus dalam kainnya di atas bahunya.
(12:35) Orang Israel melakukan juga seperti kata Musa; mereka meminta dari orang Mesir barang-barang emas dan perak serta kain-kain.
(12:39) Adonan yang dibawa mereka dari Mesir dibakarlah menjadi roti bundar yang tidak beragi, sebab adonan itu tidak diragi, karena mereka diusir dari Mesir dan tidak dapat berlambat-lambat, dan mereka tidak pula menyediakan bekal baginya.

Prakteknya adalah menikmati roti bundar yang tidak beragi
Artinya: hidup benar sesuai dengan Firman Tuhan disertai dengan kasih yang tidak ada habis-habisnya dan tanpa dosa kejahatan

Hasilnya
Galatia 4: 7
(4:7) Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.

Hasilnya: terlepas dari perhambaan dosa  dan menjadi ahli-ahli waris oleh Allah

Galatia 4: 28-31
(4:28) Dan kamu, saudara-saudara, kamu sama seperti Ishak adalah anak-anak janji.
(4:29) Tetapi seperti dahulu, dia, yang diperanakkan menurut daging, menganiaya yang diperanakkan menurut Roh, demikian juga sekarang ini.
(4:30) Tetapi apa kata nas Kitab Suci? "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba perempuan itu tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anak perempuan merdeka itu."
(4:31) Karena itu, saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka.

Kalau tetap berada di bawah perhambaan dosa, tidak akan menjadi ahli waris.
Kita bukan lagi anak hamba perempuan tetapi kita sudah digambarkan seperti anak-anak perempuan merdeka, yaitu anak janji, menjadi ahli waris.

Galatia 4: 21-26
(4:21) Katakanlah kepadaku, hai kamu yang mau hidup di bawah hukum Taurat, tidakkah kamu mendengarkan hukum Taurat?
(4:22) Bukankah ada tertulis, bahwa Abraham mempunyai dua anak, seorang dari perempuan yang menjadi hambanya dan seorang dari perempuan yang merdeka?
(4:23) Tetapi anak dari perempuan yang menjadi hambanya itu diperanakkan menurut daging dan anak dari perempuan yang merdeka itu oleh karena janji.
(4:24) Ini adalah suatu kiasan. Sebab kedua perempuan itu adalah dua ketentuan Allah: yang satu berasal dari gunung Sinai dan melahirkan anak-anak perhambaan, itulah Hagar --
(4:25) Hagar ialah gunung Sinai di tanah Arab -- dan ia sama dengan Yerusalem yang sekarang, karena ia hidup dalam perhambaan dengan anak-anaknya.
(4:26) Tetapi Yerusalem sorgawi adalah perempuan yang merdeka, dan ialah ibu kita.

Menjadi ahli waris berarti berada di dalam Yesrusalem yang baru, Yerusalem sorgawi = masuk dalam kerajaan sorga
Kalau kita anak janji, anak dari perempuan merdeka, maka kita menjadi ahli waris kerajaan sorga.