KAMI MENANTIKAN KESAKSIAN SAUDARA YANG MENIKMATI FIRMAN TUHAN

Terjemahan

Tuesday, May 31, 2011

IBADAH DOA PENYEMBAHAN , 31 MEI 2011



tema:
Ya Abba, Ya Bapa
(seri 8)

Shaloom....!!! Salam sejahtera dalam nama Tuhan Yesus Kristus, oleh karena kemurahan Tuhan, kita boleh berada dalam hadirat Tuhan lewat Ibadah Doa Penyembahan.
Kembali kita melihat pembukaan rahasia FirmanTuhan tentang “Ya Abba, Ya Bapa”, sekarang kita sudah sampai pada seri yang ke 8.

Roma 8: 15
(8:15) Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

Oleh Roh itu kita berseru “Ya Abba, Ya Bapa” kepada Allah.
“Ya Abba, Ya Bapa” adalah seruan dari anak- anak Tuhan kepada Allah sebagai Bapa yang baik.
Abba artinya: Bapa yang baik, yang memelihara anak-anak Nya.
Banyak bapa di muka bumi ini tetapi hanya satu Bapa yang baik , Dialah Allah yang hidup, Allah yang berkuasa, Allah yang menciptakan langit dan bumi dan segala isinya.

Janganlah menonjolkan diri seperti ahli-ahli taurat dan orang-orang Farisi dalam ibadah pelayanan, supaya ada seruan “Ya Abba, Ya Bapa” (Matius 23: 1-13).

Roma 8: 14
(8:14) Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
Kehidupan seseorang yang dipimpin Roh Kudus adalah anak-anak Allah.

Roma 8: 16
(8:16) Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
Jika kehidupan kita sudah dipimpin oleh Roh Kudus, maka Roh Kudus akan bersaksi bersama-sama dengan roh kita = menjadi kesaksian.
Hal ini terjadi pada kehidupan perempuan Samaria.

Yohanes 4: 28-30
(4:28) Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ:
(4:29) "Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?"
(4:30) Maka mereka pun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.

Perempuan Samaria menjadi saksi bagi orang-orang Samaria, bagi orang-orang sebangsanya.

Syarat untuk menjadi saksi:
Yohanes 4: 12-15
(4:12) Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?"
(4:13) Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,
(4:14) tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."
(4:15) Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air."

Syaratnya:
Menerima air kehidupan = minum air kehidupan, yaitu Yesus sebagai air kehidupan.

Yohanes 7: 37-39
(7:37) Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!
(7:38) Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."
(7:39) Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.

Meminum air kehidupan berarti memberi diri dipimpin oleh Roh Kudus sampai pada kehidupan yang kekal.

Praktek minum air kehidupan:
Yohanes 4: 16-17
(4:16) Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini."
(4:17) Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,

Prakteknya: mengakui dosa kenajisan
Kalau kehidupan anak Tuhan memberi diri dipimpin Roh Kudus, prakteknya adalah mengakui dosa-dosa kenajisan.
Kalau dosa kenajisan tidak diakui, itu sangat membahayakan kehidupan anak Tuhan.
Satu kesalahan, itu hanyalah akibat, itu bukanlah akar permasalahan, tetapi akarnya adalah belum ada pengakuan, secara khusus, belum mengakui dosa kenajisan.
Jangan hanya ibadah rutinitas, tidak mengakui kuasa dari ibadah itu sendiri, itu sangatlah merugikan.

Inilah kelebihan Firman pengajaran, semakin rahasia Firman dibukakan, maka semua kesalahan yang tersembunyi dalam hati akan tersingkap.

Hagai 2: 11-15
(2:11) Pada tanggal dua puluh empat bulan yang kesembilan, pada tahun yang kedua zaman Darius, datanglah firman TUHAN kepada nabi Hagai, bunyinya:
(2:12) "Beginilah firman TUHAN semesta alam itu: Tanyakanlah pengajaran kepada para imam.
(2:13) Andaikata seseorang membawa daging kudus dalam punca bajunya, lalu dengan puncanya itu ia menyentuh roti atau sesuatu masakan atau anggur atau minyak atau sesuatu yang dapat dimakan, menjadi kuduskah yang disentuh itu?" Lalu para imam itu menjawab, katanya: "Tidak!"
(2:14) Berkatalah pula Hagai: "Jika seseorang yang najis oleh mayat menyentuh semuanya ini, menjadi najiskah yang disentuh itu?" Lalu para imam itu menjawab, katanya: "Tentu!"
(2:15) Maka berbicaralah Hagai, katanya: "Begitu juga dengan umat ini dan dengan bangsa ini di hadapan-Ku, demikianlah firman TUHAN, dan dengan segala yang dibuat tangan mereka; dan yang dipersembahkan mereka di sana adalah najis."

Kalau hidup dalam kenajisan, tidak akan tercapai pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, dosa kenajisan adalah penghalang bagi pembangunan tubuh Kristus, oleh sebab itu, roh najis terlebih dahulu disingkirkan, supaya pembangunan tubuh Kristus terwujud.

Akar dosa haruslah dicabut, lewat pengakuan di hadapan Tuhan, terlebih dosa kenajisan.

Ciri-ciri orang yang mengakui dosa kenajisan:
A.     Yohanes 4: 18
(4:18) sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar."
Cirinya : dibenarkan oleh kebenaran Allah
Dalam pola TABERNAKEL, halaman -> daerah pembenaran Allah
Di halaman terdapat 2 alat, yaitu:
1.       Mezbah Korban Bakaran -> pertobatan
Artinya: berhenti berbuat dosa dan tidak mengulangi lagi, seperti 2 tangan dan 2 kaki yang terpaku, dari sana mengalir darah (ada tanda darah).
Kesimpulannya: dibenarkan oleh darah pengorbanan Kristus
2.      Kolam Pembasuhan -> baptisan air
Artinya: satu dalam kematian dan kebangkitan Kristus
Kuasanya: hidup dalam hidup yang baru (hidup yang sudah dibaharui), baik dalam ibadah maupun di luar ibadah, dibaharui terus menerus

B.      1)  Yohanes 4: 19
(4:19) Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi.

Cirinya: mengakui Yesus seorang nabi
Mengakui Yesus seorang nabi, dalam pola terang TABERNAKEL, terkena pada meja roti sajian

2 Petrus 1: 19
(1:19) Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.

Mengakui Yesus seorang nabi berarti memberi diri diteguhkan oleh Firman pengajaran yang rahasianya dibukakan. Jika terjadi pembukaan rahasia Firman Tuhan, maka segala sesuatu yang tersembunyi di dalam hati, semuanya tersingkap.
Firman para nabi = Firman nubuatan = Firman pengajaran yang rahasianya dibukakan

2)  Yohanes 4: 25, 29
(4:25) Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami."
(4:29) "Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?"

Kristus artinya yang diurapi.
Ciri-ciri kehidupan yang diurapi Roh Kudus: menjadi kesaksian/menjadi terang, seperti Mesias menjadi terang dunia (memberitakan segala sesuatu kepada perempuan Samaria), demikian juga, perempuan Samaria menjadi kesaksian bagi orang-orang Samaria.
Dalam pola terang TABERNAKEL, kesaksian terkena pada pelita emas.

Hasilnya:
Yohanes 4: 20-25
(4:20) Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."
(4:21) Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
(4:22) Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
(4:23) Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
(4:24) Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."
(4:25) Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami."

Hasilnya:
Menjadi penyembah-penyembah di dalam roh dan kebenaran
Biarlah kita menjadi penyembah-penyembah dalam roh dan kebenaran, supaya kita bisa berseru “Ya Abba, Ya Bapa” kepada Allah sebagai Bapa yang baik, yang memelihara anak-anak Nya, lewat doa penyembahan.



TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA, MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI