KAMI MENANTIKAN KESAKSIAN SAUDARA YANG MENIKMATI FIRMAN TUHAN

Terjemahan

Friday, April 8, 2016

IBADAH DOA PENYEMBAHAN, 30 MARET 2016

IBADAH DOA PENYEMBAHAN,30 MARET 2016

“KITAB KOLOSE”
 (SERI 78)

Subtema : DIRASUKI OLEH ROH LAIN
                 
Shalom…!!!
Selamat malam, salam sejahtera bagi kita sekaliannya, salam dalam kasih Kristus, dengan kasih sayang dan kasih setia-Nya yang abadi kita dimungkinkan untuk melangsungkan Ibadah Doa Penyembahan malam ini.

Sebelum kita tersungkur di kaki Tuhan, terlebih dahulu kita memperhatikan firman penggembalaan untuk ibadah doa penyembahan dari surat yang dikirim rasul Paulus kepada jemaat di Kolose.
Kolose 1:21
(1:21) Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat,

Kita perhatikan kalimat: “Kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah.”
Ini menunjuk kepada:
-     Bangsa kafir = orang - orang yang tidak bersunat.
-     Orang fasik dengan segala perbuatan fasik mereka.
Mereka yang dahulu hidup jauh dari Allah memusuhi Allah dalam hati dan pikiran mereka dan itu nyata dalam setiap perbuatan-perbuatan mereka yang jahat.
Pendeknya setiap perbuatan-perbuatan jahat menunjukkan bahwa seseorang masih hidup jauh dari Allah.

Lebih jauh kita melihat orang yang hidup jauh dari Allah.
Efesus 2:11-13
(2:11) Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu--sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya "sunat", yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia, --
(2:12) bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia.
(2:13) Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.

Yang dahulu hidup jauh dari Allah berarti: “Tanpa Kristus, tanpa pengharapan, tanpa Allah di dalam dunia” = binasa, berujung pada kematian yang kekal.

Efesus 2:1
(2:1) Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.

Yang dahulu hidup jauh dari Allah; banyak melakukan pelanggaran juga banyak
melakukan dosa, sedangkan upah dosa adalah maut.

Efesus 2:2-3
(2:2) Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.
(2:3) Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain.

Penyebab-penyebab terjadinya dosa:
-     Mengikuti jalan dunia ini (ayat 2).
-     Mentaati penguasa kerajaan angkasa (ayat 2).
-     Hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging (ayat 3).

Kita masih memperhatikan....
KeteranganHIDUP DI DALAM HAWA NAFSU DAGING DAN MENURUTI KEHENDAK DAGING
Perkara ini dikaitkan dengan pribadi Esau.
Kejadian 25:25-28
(25:25) Keluarlah yang pertama, warnanya merah, seluruh tubuhnya seperti jubah berbulu; sebab itu ia dinamai Esau.
(25:26) Sesudah itu keluarlah adiknya; tangannya memegang tumit Esau, sebab itu ia dinamai Yakub. Ishak berumur enam puluh tahun pada waktu mereka lahir.
(25:27) Lalu bertambah besarlah kedua anak itu: Esau menjadi seorang yang pandai berburu, seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah.
(25:28) Ishak sayang kepada Esau, sebab ia suka makan daging buruan, tetapi Ribka kasih kepada Yakub.

Esau adalah seorang yang pandai berburu daging (binatang)” = hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging.

Tabiat- tabiat daging.
Galatia 5:19-21
(5:19) Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
(5:20) penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
(5:21) kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Ada 15 tabiat daging yaitu: (1) Percabulan, (2) kecemaran, (3) hawa nafsu, (4) penyembahan berhala, (5) sihir, (6) perseteruan, (7) perselisihan, (8) iri hati, (9) amarah, (10) kepentingan diri sendiri, (11) percideraan, (12) roh pemecah, (13) kedengkian, (14) kemabukan, (15) pesta pora.

Dengan tegas Rasul Paulus menghimbau kepada jemaat di Galatia supaya mereka tidak hidup di dalam hawa nafsu daging dan tidak hidup menurut keinginan daging.
Alasannya; orang yang hidup dalam hawa nafsu daging tidak mendapat bagian dalam kerajaan sorga.

Keadaan seseorang yang hidup menurut daging.
1.   Hidup menurut daging memikirkan hal-hal yang dari daging berarti; tidak memikirkan hal-hal yang dari Roh, yaitu ibadah dan pelayanan = tidak memikirkan perkara rohani.
Kalau tidak memikiran ibadah dan pelayanan tidak terbeban dengan segala kegiatan-kegiatan di dalam kandang penggembalaan.
2.   Hidup menurut daging berarti; ia sedang berada di bawah hukum Taurat.
Hukum Taurat berarti; “mata ganti mata, gigi ganti gigi.”
Artinya; kejahatan dibalas dengan kejahatan = orang yang berbuat salah tidak luput dari penghukuman = berujung pada kematian / binasa.
Pendeknya, hukum Taurat tidak mengenal belas kasihan dan tidak mengenal kasih karunia.
Praktek ibadahnya; dijalankan secara lahiriah saja, yaitu; mulut memuji Tuhan tetapi hatinya jauh dari Tuhan = mempersembahkan tubuh jasmani tetapi tidak mempersembahkan manusia batiniah dihadapan Tuhan.
Sama seperti orang yang sedang beribadah, dia berada di dalam gereja tetapi sesungguhnya hatinya jauh dari Tuhan sehingga setiap firman yang didengar pasti di tolak, firman Tuhan tidak tinggal diam di dalam hidupnya.
Ibadah lahiriah tidak mengandung janji baik untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang.

Sekarang pilih mana, hidup menurut daging atau Roh? sementara keinginan daging sangat bertentangan dengan keinginan Roh.
Galatia 5:16
(5:16) Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
(5:17) Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.

Saya tandaskan malam ini; keinginan daging, bertentangan dengan keinginan Roh.

Ciri-ciri hidup di dalam hawa nafsu daging.
Kejadian 25:27
(25:27) Lalu bertambah besarlah kedua anak itu: Esau menjadi seorang yang pandai berburu, seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah.

“Esau seorang yang suka tinggal di padang” à Esau manusia duniawi = lebih mengasihi dunia dari pada mengasihi Tuhan. Padang à dunia.

1 Yohanes 2:15
(2:15) Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.

Perhatikan; kalau seseorang mengasihi dunia maka kasih Allah tidak ada didalam diri orang itu.
Sebab itu selama kita masih menumpang di dunia ini hati hati dengan perkara perkara yang ada di dalam dunia ini.

1 Yohanes 2:16
(2:16) Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Semua yang ada di dalam dunia ini yaitu;
1.   Keinginan daging
2.   Keinginan mata
3.   Keangkuhan hidup.
Berarti ; ketiga hal tersebut terjadi disebabkan oleh karena semua yang ada di dalam duni ini. Sebab itu pada ayat 15 dikatakan; Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.

Yakobus 4:4
(4:4) Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

“Persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah.”
Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

Sekarang kita akan memperhatikan KEINGINAN MATA.
Keinginan mata = mata telah dipuaskan dengan dunia = memandang perkara-perkara di bawah, yaitu perkara lahiriah saja.

Lukas 13:10-11
(13:10) Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat.
(13:11) Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.

Seorang perempuan bungkuk berada di rumah Allah / Bait Tuhan.
Perempuan bungkuk à gereja Tuhan yang senantiasa memandang perkara-perkara di bawah = perkara-perkara lahiriah.

Amsal 12:25
(12:25) Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.

Kekuatiran dalam hati itulah yang membungkukkan seseorang.
Berarti kekuatiralah yang menyebabkan perhatian seseorang selalu tertuju kepada perkara-perkara lahirihah, andaikata ia lepas dari kekuatiran pastilah pandangannya tertuju pada perkara-perkara rohani / di atas.

Pertanyaannya: Siapakah perempuan bungkuk dalam kehidupan sehari-hari? (praktek bungkuk)
Matius 6:30-32
(6:30) Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?
(6:31) Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
(6:32) Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

Jadi praktek bungkuk dalam kehidupan sehari-hari adalah bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, mereka kuatir soal makan, minum dan pakaian.

Wahyu 11:1-2
(11:1) Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.
(11:2) Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."

Bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah / bangsa-bangsa lain à antikris.
Ibadah mereka tidak sampai kepada doa penyembahan = ibadah tidak masuk dalam ukuran = ibadah lahiriah.
Doa penyembahan = penyerahan diri kepada Tuhan secara totalitas. Inilah ibadah yang masuk pada ukuran Tuhan.

Matius 23:16-18
(23:16) Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.
(23:17) Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu?
(23:18) Bersumpah demi mezbah, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat.

Ahli Taurat dan orang farisi melayani tetapi terikat dengan perkara lahriah sehingga mengabaikan dua hal, yaitu;
a.   Bait suci = mengabaikan kesucian.
Praktek mengabaikan kesucian; tidak tekun dalam tiga amcam ibadah pokok sebab dalam ruangan suci terdapat tiga macam alat yaitu;
-     Pelita emas à ketekunan dalam ibadah raya minggu.
-     Meja roti sajian à ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab.
-     Mezbah dupa à ketekunan adlam ibadah doa penyembahan.
b.   Mengabaikan mezbah = mengabaikan Salib Kristus / tidak mau pikul salib  = tidak mau menyangkal diri dan tidak mau memikul salibnya.

1 Korintus 1:23-24
(1:23) tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,
(1:24) tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.

Pemberitaan tentang salib untuk orang-orang Yahudi adalah suatu batu sandungan, karena orang Yahudi menghendaki tanda saja = mujizat.
Kemudian, bagi orang Yunani; salib Kristus adalah suatu kebodohan.
Itu sebabnya bagi orang dunia, ibadah yang disertai dengan memikul salib bagi mereka adalah suatu kebodohan, sementara kita sendiri dalam kandang penggembalaan ini harus tekun dalam tiga macam ibadah pokok, kemudian mengambil bagian dalam ibadah dan pelayanan sesuai dengan karunia-karunia dan jabatan yang diperolah tiap-tiap orang, ditambah lagi dengan kegiatan-kegiatan di dalamnya. Kalau orang dunia  melihat itu adalah suatu kebodohan, karena pengikutan mereka hanya sebatas mencari hikmat, persis seperti ahli Taurat; hanya mengerti firman tetapi tidak menjadi pelaku, sehingga salib bagi mereka suatu kebodohan.

Saudaraku, saya melayani Tuhan memikul salib di tengah ibadah pelayanan ini bukan karena saya bodoh, tetapi karena saya tahu bahwa salib itu kekuatan dan hikmat Allah. Kalau saya melayani dengan kekuatan saya sendiri, saya tidak memperolah apa-apa. Kemudian melayani Tuhan hanya mengerti firman tetapi tidak hidup di dalamnnya saya tidak mengerti mana yang baik dan mana yang jahat.
Sesungguhnya salib adalah hikmat Allah dan kekuatan Allah.

Mari kita lihat...
Penyebab bungkuk.
Lukas 13: 11
(13:11) Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.

Perempuan itu dirasuki suatu roh itulah kekuatiran selama 18 tahun.
Jadi, orang yang dirasuki oleh roh lain bukan hanya pada saat dia bermanifestasi seperti orang yang kerasukan, tetapi, dikuasai roh kekuatiran itu juga sudah
dirasuki.
Inilah yang menyebabkan perempuan itu menjadi bungkuk selama 18 tahun, ini jangka waktu yang lama.
Orang bungkuk tidak dapat mendambakan sesuatu yang ada di atas, maka genaplah pepatah dunia yang mengatakan; bagai sipungguk merindukan bulan.

2 Timotius 3:1-4
(3:1) Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
(3:2) Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,
(3:3) tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,
(3:4) suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.

Ada 18 macam dosa akhir zaman, yaitu;
1
Mencintai dirinya sendiri
7
Tidak tahu berterima kasih
13
Garang
2
Menjadi hamba uang
8
Tidak mempedulikan agama
14
Tidak suka yang baik
3
Membual
9
Tidak tahu mengasihi
15
Suka mengkhianat
4
Menyombongkan diri
10
Tidak mau berdamai
16
Tidak berpikir panjang
5
Pemfitnah
11
Suka menjelekkan orang
17
Berlagak tahu
6
Berontak terhadap orang tua
12
Tidak dapat mengekang diri
18
Lebih menuruti hawa nafsu
Dengan adanya 18 macam dosa akhir zmana ini dapat dipastikan keadaan dunia semakin sukar bukan semakin baik.

18 = 6 + 6 + 6 kemudian 18 : 3 = 6
Berarti; tubuh jiwa dan roh dikusai daging.
à angka daging.
à tubuh, jiwa dan roh.

Wahyu 13:16-18
(13:16) Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
(13:17) dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
(13:18) Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

Mereka yang menerima tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya bebas / berhak menjual dan membeli.
Adapun tanda itu adalah: 666 itu adalah bilangan manusia daging.
Dan inilah cap meterai dari pada antikris yang akan diberikan sebagai tanda di tangan kanan atau didahi sehingga bebas menjual dan membeli.
Pendeknya, roh antikris = roh jual beli = senantiasa memandang perkara di bawah, perkara lahiriah.
Kalau hati dan pikiran tidak terikat dengan perkara lahiriah tidak mungkin dia menerima tanda itu, tetapi karena tubuhnya, jiwanya dan rohnya sudah dikuasai daging maka iapun mau menerima cap meterai dari pada antikris.
Hati-hati, jangan karena perkara lahiriah seseorang jauh dari ibadah dan pelayanan baik itu karena harta, kekayaan,  uang, kedudukan dan lain sebagainya, kalau saat ini saja berani melepaskan diri dari perkara rohani bagaimana pada saat puncak kesukaran? Saya tidak yakin dia mampu bertahan.
Tanggaplah dengan firman ini jangan biarkan begitu saja, dan jangan putus asa apabila kita ditegor dan dinasihati.
Tuhan menanggap kita anak dan mengasihi kita lebih dari yang kita tahu.

1 Yohanes 4:1-6
(4:1) Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
(4:2) Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,
(4:3) dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.
(4:4) Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
(4:5) Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka.
(4:6) Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.

Di sini dikatakan; “bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah.”
Berarti mengakui Yesus dan salibnya, itulah Roh Allah.
Kemudian, yang tidak mengaku Yesus dan salib-Nya, tidak berasal dari Allah.
Di sini ada himbauan; “janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah.”

Perbandingan antara roh yang berasal dari Allah dan bukan dari Allah.
-     Roh yang berasal dari Allah = mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia = mengakui Anak Manusia dan salib-Nya = salib Kristus lebih mulia dari semua yang ada di dalam dunia ini.
-     Roh antikris: menyangkal Yesus dan salib-Nya.
Nabi-nabi palsu berbicara tentang hal-hal duniawi, perkara di bawah = mengecilkan salib = menyangkal salib Kristus.

Sejenak kita memperhatikan penyangkalan Petrus terhadap salib Kristus.
Matius 26:69-75mele
(26:69) Sementara itu Petrus duduk di luar di halaman. Maka datanglah seorang hamba perempuan kepadanya, katanya: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Galilea itu."
(26:70) Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya: "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud."
(26:71) Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu."
(26:72) Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu."
(26:73 )Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ datang kepada Petrus dan berkata: "Pasti engkau juga salah seorang dari mereka, itu nyata dari bahasamu."
(26:74) Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam.
(26:75) Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

Penyangkalan yang pertama.
Petrus berkata: “Aku tidak tahu apa yang engkau maksud.”
= sudah tahu tetapi pura-pura tidak tahu = penyangkalan yang pertama terhadap salib Kristus.

Penyangkalan yang kedua.
Petrus bersumpah kemudian diikuti dengan perkataan: “Aku tidak kenal orang itu”, padahal Simon Petrus adalah murid pertama Yesus. Yesus yang menjadikan Petrus dari penjala ikan menjadi penjala manusia.
Kenal tetapi mengaku tidak kenal itu penyangkalan kedua terhadap salib.
Saudaraku, sebetulnya tidak perlu bersumpah, kalau ya katakan ya kalau tidak katakan tidak, lebih dari pada itu berasal dari Setan. Ikut Tuhan tidak perlu bersumpah, untuk meyakinkan sesuatu hal tidak perlu sumpah demi ini, demi itu.

Penyangkalan yang ketiga.
Mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah. Jadi bukan hanya bersumpah tetapi diawali dengan mengutuk.
Salib Kristus mampu mematahkan segala kutuk, tetapi kalau Petrus mengutuk berarti betul-betul dia menyangkal salib Kristus kemudian diikuti dengan perkataan; “Aku tidak kenal orang itu.”
Saudaraku, barangsiapa mempertahankan nyawanya ia akan kehilangan nyawanya.

1 Yohanes 4:4-6
(4:4) Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
(4:5) Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka.
(4:6) Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.

Roh antikris berbicara tentang perkara-perkara lahiriah (perkara-perkara di bawah).
Jadi kalau seorang hamba Tuhan lebih mengutamakan perkara lahiriah di tengah-tengah ibadah dan pelayanannya berarti ia sedang dikuasai oleh roh antikris, sedangkan Roh yang berasal meninggikan korban Kristus di tengah-tengah ibadah dan pelayanan.
Itulah perbedaan antara Roh Allah dengan roh Antikris.

Jalan keluarnya.
Lukas 13:10-11
(13:10) Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat.
(13:11) Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.

Ada di dalam rumah Tuhan pada haris sabat = menguduskan hari sabat.
Sabat = hari perhentian = hari ketujuh.

Menguduskan hari sabat, tujuannya:
a.   Lepas dari perbudakan dosa yang memahitkan hati... Ulangan 5:15.
b.   Mengikuti contoh teladan Tuhan... Keluaran 20:11.

Dampak positif menguduskan hari sabat di dalam rumah Tuhan.
YANG PERTAMA
Lukas 13:12
(13:12) Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh."

Mendengarkan panggilan Tuhan.
Setiap perkataan yang keluar dari mulut Allah itu adalah firman Allah... Matius 4:4.

Ulangan 8:1-3
(8:1) "Segenap perintah, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, haruslah kamu lakukan dengan setia, supaya kamu hidup dan bertambah banyak dan kamu memasuki serta menduduki negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu.
(8:2) Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.
(8:3) Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.

Orang yang mendengarkan firman Tuhan adalah orang yang senantiasa merendahkan diri.
Merendahkan diri dihadapan Tuhan adalah tanda bahwa ia  senantiasa berada di jalan salib.

YANG KEDUA
Lukas 13:13
(13:13) Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah.

Yesus meletakkan tangan-Nya di atas perempuan itu.

Matius 19:13-14
(19:13) Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
(19:14) Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga."
(19:15) Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.

Meletakkan tangan berarti tanda bahwa Tuhan berdoa untuk dia dan memberkati.

Berkat dari dua tangan Tuhan....
Yesaya 46: 3-4
(46:3) "Dengarkanlah Aku, hai kaum keturunan Yakub, hai semua orang yang masih tinggal dari keturunan Israel, hai orang-orang yang Kudukung sejak dari kandungan, hai orang-orang yang Kujunjung sejak dari rahim.
(46:4) Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.

Berada dalam dua tangan Tuhan = berada dalam gendongan dua tangan Tuhan.
Berarti; ditanggungdipikul dan diselamatkan.

Hasilnya.
Lukas 13:15
(13:13) Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah.

“Seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah.” Menunjukan
bahwa perempuan tersebut telah dipulihkan.
Dua hal terlihat saat perempuan tersebut dipulihkan.
a.   “Berdirilah perempuan itu” à suasana kebangkitan.
b.   “Mempermuliakan Tuhan.”

Ada tiga cara untuk mempermuliakan Tuhan, dengan:
1.    Tubuh berarti mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup kudus dan berkenan kepada Tuhan... 1 Korintus 6:19-20.
2.    Hasil pertama dari seluruh penghasilan .. Amsal 3:9.
3.    Memuliakan Tuhan dengan harta benda.... Amsal 3:9.
Itulah yang dilakukan oleh perempuan itu, dia berdiri dan memuliakan Allah berarti; sanggup memandang perkara di atas. Amin.

TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI
Pemberita firman;

Gembala sidang; Pdt. Daniel U. Sitohang

No comments:

Post a Comment