KAMI MENANTIKAN KESAKSIAN SAUDARA YANG MENIKMATI FIRMAN TUHAN

Terjemahan

Friday, June 17, 2011

Ibadah Kaum Muda Remaja, 10 Juni 2011



IBADAH PELAYANAN OLEH KARENA KASIH KARUNIA

Kisah Para Rasul 9: 1-9
(9:1) Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,
(9:2) dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.
(9:3) Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.
(9:4) Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"
(9:5) Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
(9:6) Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat."
(9:7) Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang juga pun.
(9:8) Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.
(9:9) Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.
Tuhan menangkap Saulus.

Saulus dalam perjalanannya menuju ke Damsyik untuk membunuh laki-laki/perempuan yang mengikuti jalan Yesus, dalam perjalanan itu, Saulus dipanggil/ditangkap oleh Tuhan. Pada saat itu, Saulus melihat cahaya, dan seketika itu juga Saulus rebah dan tidak dapat melihat. Inilah awal mula Saulus bertobat.

1 Korintus 15: 3-8
(15:3) Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,
(15:4) bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;
(15:5) bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.
(15:6) Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.
(15:7) Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul.
(15:8) Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya.

Pemanggilan Tuhan sekaligus pertobatan Saulus ini, sama seperti bayi/anak yang lahir sebelum waktunya = PREMATUR
Bayi yang lahir sebelum waktunya disebut PREMATUR.

Ciri-ciri bayi prematur:
- Kepalanya besar
- Tubuh dan tulangnya lemah
- Kakinya kecil

Bila hal-hal itu terdapat pada seorang bayi, pasti bayi tersebut tidak dapat berbuat apa-apa.
Intinya, bayi yang prematur tidak dapat melakukan apapun/tidak dapat berbuat apa-apa.

Pertanyaannya:
“Mengapa Saulus dapat melayani Tuhan sementara Saulus mengaku bahwa dia adalah seperti bayi yang lahir sebelum waktunya (prematur)? Atau mengapa seorang yang tidak berdaya/tidak dapat berbuat apa-apa tetapi mampu melayani Tuhan ?”

Jawabannya:
1 Korintus 11: 8-10
(15:8) Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya.
(15:9) Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, bahkan tidak layak disebut rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah.
(15:10) Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.

Jadi jawabannya adalah karena KASIH KARUNIA.
Berarti, bila Rasul Paulus dapat melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh lebih dari 12 rasul yang lain itu karena kasih karunia Tuhan.
Sebab itu, hargailah segala kasih karunia yang telah Tuhan anugerahkan kepada kehidupan muda mudi remaja kita dan janganlah jauh dari kasih karunia.
Kasih karunia = kemurahan = anugrah Allah yang besar = yang tidak layak menjadi layak

Ibadah pelayanan adalah kasih karunia.
Buktinya:
Keluaran 4: 22-23
(4:22) Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung;
(4:23) sebab itu Aku berfirman kepadamu: Biarkanlah anak-Ku itu pergi, supaya ia beribadah kepada-Ku; tetapi jika engkau menolak membiarkannya pergi, maka Aku akan membunuh anakmu, anakmu yang sulung."

Israel adalah Yakub.
Esau adalah anak sulung dan  Yakub adalah anak yang kedua secara lahiriah, tetapi disini kita melihat Yakub yang adalah Israel sudah menjadi anak sulung Tuhan.
Tujuan Tuhan mengeluarkan Israel dari Mesir adalah supaya Bangsa Israel dapat beribadah dan melayani Tuhan.
Berarti hak kesulungan itu adalah Ibadah pelayanan, sebab itu bila kita jauh dari ibadah dan pelayanan maka akan mengalami kematian anak sulung seperti kematian anak sulung di Mesir.

Praktek untuk  memperoleh kasih karunia:
Kisah Para Rasul 9: 6
(9:6) Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat."

Disanalah Tuhan akan katakan,

Apa yang Tuhan katakan/ajarkan?
Kisah Para Rasul 9: 17-18
(9:17) Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: "Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus."
(9:18) Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis.

Saulus dibaptis oleh Ananias.
Inilah praktek untuk memperoleh kasih karunia yaitu memberi diri untuk dibaptis, oleh sebab itu, biarlah kehidupan muda mudi remaja kita memberi diri untuk dibaptis, sebab baptisan itu sangatlah penting dan berkuasa atas hidup kita.
Mari kita lihat bersama-sama mengenai baptisan air/baptisan selam.

Baptisan:
Roma 6:1-4
(6:1) Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu?
(6:2) Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
(6:3) Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
(6:4) Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Baptisan adalah satu dalam kematian dan kebangkitan Yesus.
Supaya kita dapat memperoleh kekuatan dalam beribadah dan melayani Tuhan, kita harus satu dalam kematian dan kebangkitan Yesus.

·         Kuasa kematian Yesus adalah: mengubur hidup yang lama.
Orang yang mati pasti dikubur. Bayangkan bila ada orang mati tetapi tangannya tidak ikut terkubur atau mulutnya tidak ikut dikubur pastilah orang yang melihatnya akan kabur ketakutan. Begitu juga kita, bila kita mengubur hidup yang lama berarti segala dosa, perbuatan-perbuatan yang lama harus benar-benar dikubur, jangan diulangi lagi.

·         Kuasa kebangkitan Yesus adalah: hidup dalam hidup yang baru.
Hidup dalam hidup yang baru artinya: yang lama sudah berlalu, dan hidupku bukannya aku lagi tetapi Yesus di dalamku.

Bila kita malas, tidak bergairah dalam beribadah atau melayani Tuhan, itu karena kita tidak satu dalam kematian dan kebangkitan Yesus, tidak mendapat belas kasih Tuhan. Tetapi lewat baptisan kita pasti akan berkobar-kobar dalam beribadah dan melayani Tuhan.

Roma 1: 1-7
(1:1) Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah.
(1:2) Injil itu telah dijanjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci,
(1:3) tentang Anak-Nya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud,
(1:4) dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.
(1:5) Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya.
(1:6) Kamu juga termasuk di antara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus.
(1:7) Kepada kamu sekalian yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus: Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus.

Akhirnya Saulus menerima jabatan sebagai rasul.
Saulus berubah nama menjadi Paulus, dan itu semua karena kasih karunia Tuhan .

Lebih diperinci lagi disini bahwa jabatan-jabatan diterima oleh karena baptisan yaitu kematian dan kebangkitan Yesus.
Efesus 4: 4-12
(4:4) satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,
(4:5) satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,
(4:6) satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.
(4:7) Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus.
(4:8) Itulah sebabnya kata nas: "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia."
(4:9) Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah?
(4:10) Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.
(4:11) Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
(4:12) untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

-          Yesus telah turun ke bagian bumi yang paling bawah = Mati/terkubur
-          Yesus telah naik = Bangkit
Yesus telah memberikan 5 jabatan, yaitu:
1.      Rasul
2.      Nabi
3.      Penginjil
4.      Gembala
5.      Guru/pengajar
Yesus memberikan 5 jabatan tersebut lewat kematian dan kebangkitan Nya, oleh sebab itu, supaya kita menerima karunia-karunia dan jabatan-jabatan dari Tuhan, biarlah kita satu dalam kematian dan kebangkitan Kristus = Memperoleh kasih karunia

Tujuan pemberian jabatan:
Efesus 4: 12
(4:12) untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

Untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pembangunan tubuh Kristus.
Kalau kehidupan muda mudi remaja kita diperlengkapi dalam pekerjaan pelayanan di ladang Tuhan, itu adalah kasih karunia supaya terwujudnya pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, yaitu menjadi mempelai perempuan Tuhan.
Biarlah di hari-hari terakhir ini, kehidupan muda mudi remaja kita yang sudah memperoleh kasih karunia dari Tuhan, yaitu menerima karunia-karunia dan jabatan, kita hargai dengan sungguh-sungguh supaya banyak orang masuk dalam pembangunan tubuh Kristus lewat pelayanan-pelayanan kita sambil menanti kedatangan Tuhan untuk yang kedua kali.
Biarlah segala puji hormat kebesaran dan kemuliaan hanya bagi Tuhan, nama Tuhan dipermuliakan di bumi seperti di sorga, Amin.

Tuhan Yesus Kristus Memberkati