KAMI MENANTIKAN KESAKSIAN SAUDARA YANG MENIKMATI FIRMAN TUHAN

Terjemahan

Wednesday, October 10, 2018

IBADAH KAUM MUDA REMAJA, 04 AGUSTUS 2018



IBADAH KAUM MUDA REMAJA, 04 AGUSTUS 2018

STUDY YUSUF
(Seri 135)

Subtema: PENILIK JEMAAT.

Shalom saudaraku.
Selamat malam salam sejahtera bagi kita sekaliannya, kita bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan masih memberi kesempatan bagi kita untuk mengusahakan dan memelihara Ibadah Kaum Muda Remaja sebagaimana biasanya, biarlah kiranya Tuhan memberkati kita.
Saya juga tidak lupa menyapa anak-anak Tuhan, umat Tuhan, hamba-hamba Tuhan, teramat lebih pemuda remaja dimanapun anda berada dalam maupun luar negeri kiranya Tuhan memberkati kita malam ini, lewat firman penggembalaan untuk Ibadah Kaum Muda Remaja dari Study Yusuf.

Kejadian 41:46
(41:46) Yusuf berumur tiga puluh tahun ketika ia menghadap Firaun, raja Mesir itu. Maka pergilah Yusuf dari depan Firaun, lalu dikelilinginya seluruh tanah Mesir.

Perhatikan kalimat; “lalu dikelilinginya seluruh tanah Mesir.”
Kalimat ini menceritakan bahwa Yusuf sedang menjalankan sebuah tanggung jawab yang Tuhan percayakan kepadanya.

Terlebih dahulu kita awali dari ...
Titus 2:6-10
(2:6) Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal
(2:7) dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu,
(2:8) sehat dan tidak bercela dalam pemberitaanmu sehingga lawan menjadi malu, karena tidak ada hal-hal buruk yang dapat mereka sebarkan tentang kita.
(2:9) Hamba-hamba hendaklah taat kepada tuannya dalam segala hal dan berkenan kepada mereka, jangan membantah,
(2:10) jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.

Kewajiban seorang hamba dan kewajiban seorang muda di hadapan Tuhan ialah: “menguasai diri dalam segala hal” dan menjadi “teladan dalam berbuat baik”, kiranya itu nyata dalam kehidupan kita sehari-hari.
Seorang muda dan juga yang sudah melayani kiranya menguasai diri dalam segala hal berarti tidak mudah dipengaruhi oleh hal-hal yang tak suci, kemudian menjadi teladan dalam berbuat baik dalam segala hal.
Saudaraku sekalipun ada kesempatan untuk berbuat dosa zinah dengan isteri Potifar namun Yusuf tetap berada di dalam penguasaan diri, inilah yang disebut benar yang murni. Kalau benar karena tidak ada kesempatan untuk berbuat dosa zinah itu bukan benar murni.
Jadi benar yang murni itu sekalipun ada kesempatan untuk berbuat zinah dengan isteri Potifar namun Yusuf tetap berada dalam penguasaan diri.
Kemudian Yusuf menjadi teladan dalam berbuat baik dari sejak:
-       Di rumah Yakub ayahnya.
-       Maupun ketika di rumah Potifar.
-       Bahkan pada saat di penjara sekalipun.
Jadi dimanapun Yusuf berada tetap menjadi teladan dalam hal berbuat baik.

Syarat di dalam menguasai diri dan menjadi teladan dalam berbuat baik:
a.     Jujur dan sungguh-sungguh dalam pengajaran, kemudian sehat dan tidak bercela dalam pemberitaan.
b.     Taat dan berkenan kepada tuannya dalam segala hal, berarti;
-       Jangan membantah (tidak dikuasai roh pendurhakaan).
-       Jangan curang.
c.     Tulus dan setia.

Kita kembali memperhatikan tanggung jawab Yusuf.
Kejadian 41:47-48
(41:47) Tanah itu mengeluarkan hasil bertumpuk-tumpuk dalam ketujuh tahun kelimpahan itu,
(41:48) maka Yusuf mengumpulkan segala bahan makanan ketujuh tahun kelimpahan yang ada di tanah Mesir, lalu disimpannya di kota-kota; hasil daerah sekitar tiap-tiap kota disimpan di dalam kota itu.

Akhirnya datanglah ketujuh tahun kelimpahan itu lalu Yusuf mengumpulkan segala bahan makanan dalam ketujuh tahun kelimpahan itu, inilah hasil dari sebuah tanggung jawab.

Kejadian 41:49
(41:49) Demikianlah Yusuf menimbun gandum seperti pasir di laut, sangat banyak, sehingga orang berhenti menghitungnya, karena memang tidak terhitung.

Yusuf menimbun gandum seperti pasir di laut sehingga orang berhenti menghitungnya.
Kesimpulannya; mimpi Firaun telah tergenapi persis seperti apa yang telah diartikan oleh Yusuf.

Kejadian 41:29-32
(41:29) Ketahuilah tuanku, akan datang tujuh tahun kelimpahan di seluruh tanah Mesir.
(41:30) Kemudian akan timbul tujuh tahun kelaparan; maka akan dilupakan segala kelimpahan itu di tanah Mesir, karena kelaparan itu menguruskeringkan negeri ini.
(41:31) Sesudah itu akan tidak kelihatan lagi bekas-bekas kelimpahan di negeri ini karena kelaparan itu, sebab sangat hebatnya kelaparan itu.
(41:32) Sampai dua kali mimpi itu diulangi bagi tuanku Firaun berarti: hal itu telah ditetapkan oleh Allah dan Allah akan segera melakukannya.

Yusuf mengartikan kedua mimpi Firaun yaitu:
-       Akan ada tujuh tahun kelimpahan di seluruh tanah Mesir.
-       Akan timbul tujuh tahun kelaparan sesudah tujuh tahun kelimpahan.
Dampak negatif tujuh tahun kelaparan: melupakan tujuh tahun kelimpahan bahkan bekas-bekas tujuh tahun kelimpahan tidak kelihatan lagi, sebab tujuh tahun kelaparan itu sangat hebat mengurus keringkan negeri Mesir.

Nubuatan Amos sesuai dengan apa yang terjadi di Mesir ...
Amos 8:11
(8:11) "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.
Satu kali nanti Tuhan akan mengirimkan kelaparan atas negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengar firman Tuhan. Ini harus diperhatikan sungguh-sungguh.
Sesudah tujuh tahun kelimpahan akan datang tujuh tahun kelaparan.
Jadi nubuatan nabi Amos ini sesuai dengan apa yang telah terjadi di tanah Mesir dan itu akan terjadi sesuai dengan firman Tuhan, supaya kaum muda remaja memperhatikannya dengan sungguh-sungguh. Selagi ada kesempatan untuk dengar firman Tuhan, perhatikan, lakukan dengan baik, jangan diabaikan dan jangan dilupakan begitu saja.
Sebab kelaparan yang akan terjadi ini sungguh dahsyat sebab akan melupakan tujuh tahun kelimpahan bahkan mengurus keringkan seluruh negeri, karena tujuh tahun kelaparan ini sungguh dahsyat. Jadi ini harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh.

Amos 8:12
(8:12) Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya.
Keadaan yang terjadi pada saat Tuhan mengirimkan kelaparan atas seluruh negeri, orang-orang akan mencari firman Tuhan tetapi tidak akan mendapatkannya kecuali menemukan DUA AJARAN LAIN, yaitu:
a.     Mengembara dari laut ke laut.
b.     Menjelajah dari utara ke timur.

Sekarang kita akan melihat dua ajaran ini.
Tentang: MENGEMBARA DARI LAUT KE LAUT -> antikris dan ajarannya.
Wahyu 13:1
(13:1) Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.
Binatang yang keluar dari dalam laut -> antikris.

Wahyu 13:16-18
(13:16) Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
(13:17) dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
(13:18) Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

Roh antikris adalah roh jual beli, artinya; bebas menjual dan bebas membeli. Meterainya atau cap untuk bebas menjual dan membeli adalah enam ratus enam puluh enam (666), pada tangan kanan ataupun di dahi mereka.
Inilah ajaran dari antikris inilah nanti yang akan ditemukan, karena selama masih ada kesempatan tidak digunakan, akhirnya saat negeri ini ditimpa malapetaka yang besar yaitu lapar dan haus mendengar firman Tuhan barulah mereka mencari firman Tuhan tetapi tidak mendapatkannya, selain mengembara dari laut ke laut.
Jadi meterainya adalah enam ratus enam puluh enam di dahi ataupun di tangan kanan.
6 yang pertama -> tubuh telah dikuasai daging.
6 yang kedua -> jiwa telah dikuasai daging.
6 yang ketiga -> roh telah dikuasai daging.
Jadi mereka yang sudah menerima cap meterai enam ratus enam puluh enam menunjukkan bahwa tubuh jiwa dan roh mereka telah dikuasai oleh daging, sebab angka enam itu berbicara tentang daging dengan segala perkara-perkara lahiriah.

Matius 6:31-32
(6:31) Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
(6:32) Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

Bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah kuatir soal apa yang akan dimakan, diminum dan dipakai, mereka sibuk mencari perkara-perkara lahiriah, sibuk dengan perkara daging saja. Pendeknya bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, dikuasai oleh roh jual beli (roh antikris).

Wahyu 13:15
(13:15) Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh.

Selanjutnya, mereka yang telah dikuasai oleh roh antikris, suatu kali nanti akan menyembah patung binatang atau patung antikris itu, sebab patung binatang itu dapat berbicara dan bertindak begitu rupa dan melakukan segala sesuatu yang ia mau.

Memang pada akhirnya akan terjadi pasar tunggal, maksudnya roda perekonomian ini akan dikendalikan oleh antikris. Awal mulanya ini nanti adalah pasar bebas, kalau sudah tercapai pasar bebas (satu negara kepada negara yang lain bebas berjual dan membeli) maka otomatis mata uangnya juga akan satu. Mata uang inilah yang disebut patung yang dapat berbicara dan bertindak begitu rupa mengatur segala sesuatu termasuk roda kehidupan manusia.
Hari ini masih ada kesempatan bagi kita untuk mengumpulkan seberapa firman yang kita terima sesuai dengan kehendak Tuhan, kita kumpulkan. Sebab nanti setelah tujuh tahun kelimpahan akan timbul tujuh tahun kelaparan yang dahsyat sampai nanti bekas-bekas tujuh tahun kelimpahan itu tidak terlihat, bahkan mengurus keringkan dunia ini sebab tujuh tahun kelaparan itu begitu dahsyat dan itu akan terjadi, sehingga nanti banyak orang mencari firman tetapi tidak mendapatkannya lagi kecuali ajaran dari antikris.

Kita patut bersyukur kepada Tuhan, dengan segala kemurahan hati-Nya kita diberikan kesempatan untuk mengumpulkan firman yang disampaikan dalam setiap pertemuan-pertemuan ibadah kita, dan firman itu mendarah daging.

Tentang: MENJELAJAH DARI UTARA KE TIMUR -> ajaran setan atau ajaran palsu.
Wahyu 13:11
(13:11) Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.

Kita dapat mengambil kesimpulan bahwa binatang yang keluar dari dalam bumi -> nabi-nabi palsu.
Sebab binatang itu bertanduk dua sama seperti anak domba tetapi kalau dia berbicara seperti seekor naga -> nabi-nabi palsu dengan ajarannya yang palsu.

Sekarang kita akan lihat ...
Yesaya 14:13-14
(14:13) Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
(14:14) Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!

Saudaraku bintang timur putra fajar disebut dengan lucifer mendirikan takhtanya jauh di sebelah utara. Kemudian tujuan mendirikan takhta di utara:
-       Untuk mengatasi bintang-bintang Allah.
-       Untuk mengatasi ketinggian awan-awan.
-       Hendak menyamai Yang Mahatinggi.
Di dalam Tuhan tidak seperti itu, kita tidak perlu bersaing satu dengan yang lain, hendak mengatasi imam-imam yang lain, hendak mengatasi awan-awan supaya terlihat lebih baik lebih harum, bahkan ingin menyamai Allah itu tidak lain tidak bukan adalah dosa kesombongan.

Jangan ada diantara kita ingin melebihi yang lain terlebih pelayan-pelayan, jangan ada merasa lebih dari yang lain, itu adalah dosa kesombongan.

Sekarang kita memperhatikan study banding dari Filipi 2.
Filipi 2:8-10
(2:8) Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
(2:9) Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama
(2:10) supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

Di sini kita melihat sebagai  manusia Yesus telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati bahkan sampai mati di kayu salib, sehingga Allah;
-       “Meninggikan Dia.”
Siapa yang merendahkan diri akan ditinggikan, sejauh mana kita merendahkan diri sejauh itulah Tuhan meninggikan kita.
-       “Mengaruniakan nama di atas segala nama kepada Yesus.”
Tujuannya supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada, baik yang di langit, yang di atas bumi, maupun di bawah bumi.
Yang di langit -> makhluk-makhluk atau penghuni sorga.
Yang di bumi -> segala yang bernafas baik manusia, maupun binatang, maupun tumbuh-tumbuhan.
Yang di bawah bumi -> alam berzah tempat arwah-arwah dan setan-setan.
Tetapi kenyataannya lucifer justru mendirikan takhtanya di sebelah utara untuk mangatasi bintang-bintang, untuk mengatasi awan-awan, bahkan menyamai Yang Mahatinggi.
Tuhan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, tidak ada di kolong langit ini selain nama Yesus yang sanggup menyelamatkan manusia.

Matius 7:15
(7:15) "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Serigala berbulu domba itulah nabi-nabi palsu, inilah binatang yang keluar dari dalam bumi atau daratan bertanduk dua seperti anak domba tapi kalau berbicara seperti naga, hamba Tuhan dengan ajaran palsu.

Matius 7:21-22
(7:21) Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
(7:22) Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

Pelayanan dari nabi-nabi palsu mereka hanya sebatas:
-       Bernubuat.
-       Mengusir setan
-       Mengadakan banyak mujizat atau tanda-tanda heran.
Tetapi mereka mengabaikan kehendak Allah atau mengabaikan salib Kristus.

Sekarang kita lihat ...
Matius 7:23
(7:23) Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Di hari-hari terakhir Tuhan berterus terang kepada mereka; “Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”
Kalau melayani Tuhan hanya sebatas bernubuat, mengusir setan, mengadakan tanda-tanda heran atau mujizat disebut, pembuat kejahatan dan Tuhan tidak menganal hamba Tuhan seperti ini.

Bermanja-manja di tengah ibadah pelayanan, tidak mau pikul salib, tidak mau berkorban itu adalah sihir, itu perbuatan kejahatan.
Sihir itu terjadi lewat pesona gaib, keubahan yang mempesona oleh kuasa gaib.
Perubahan itu terjadi bukan karena kuasa salib, misalnya benda berubah menjadi kucing atau suatu benda berubah menjadi ular, itu adalah sihir.
Biarlah kiranya firman malam ini mencelikkan mata rohani kita sekaliannya, jangan hindari berita salib, sebab perubahan tanpa proses salib itulah sihir.
Pendeknya; nabi-nabi palsu mengurangkan firman Tuhan.
Firman yang dikurangkan berarti, salib diganti dengan dua hal yaitu;
1.     Diganti dengan tanda-tanda heran.
2.     Diganti dengan teologi kemakmuran, artinya; orang Kristen tidak boleh miskin harus kaya.
Hari-hari ini begitu banyak ajaran setan, ajaran-ajaran palsu oleh karena kelicikan dari nabi-nabi palsu, mereka berkata Tuhan sudah berkorban untuk kita maka kita tidak perlu lagi berkorban. Itulah hamba-hamba pembuat kejahatan.

Amos 8:12
(8:12) Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya.
Menjelajah dari utara ke timur bertolak belakang dengan Pengajaran Tabernakel sebab Pengajaran Tabernakel dimulai dari pintu gerbang dan berakhir pada Ruangan Maha Suci, berarti dari Timur sampai ke Barat, itulah pelajaran dari Tabernakel.
Pembangunan Tabernakel persis seperti terbitnya matahari dan terbenamnya.
Timur -> pintu gerbang = percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Barat -> Ruangan Maha Suci = sempurna itulah sidang mempelai wanita Tuhan.
Kesimpulannya; menjelajah dari utara ke timur tidak sampai kepada pembangunan tubuh Kristus yang sempruna yaitu Mempelai Wanita Tuhan. Padahal sasaran akhir dari ibadah pelayanan kita di atas muka bumi adalah pesta nikah anak domba....Wahyu 19: 6-8.
Sedangkan bernubuat, mengusir setan, tanda-tanda heran atau mujizat, itu bagian dari pelayanan Yesus selama tiga tahun setengah, tetapi itu bukan puncaknya.

Akibat mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur.
Amos 8:13-14
(8:13) Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus;
(8:14) mereka yang bersumpah demi Asima, dewi Samaria dan yang berkata: Demi allahmu yang hidup, hai Dan! serta: Demi dewa kekasihmu yang hidup, hai Bersyeba! mereka itu akan rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi."

Pada hari itu rebah lesu anak-anak dara dan teruna-teruna.
Anak-anak dara teruna-teruna -> kerohanian yang masih mudah, belum dewasa secara rohani. Mereka itu akan rebah dan lesu bahkan tidak akan bangkit-bangkit lagi.
Tidak bangkit-bangkit = binasa sampai selamanya. Inilah akibat dari menerima dua ajaran tadi.

Sedikit kesaksian: ....
Saya masih ingat waktu sekolah Alkitab sering kali kami diberi puasa (tidak makan tidak minum) sehingga banyak diantara kami (terkhusus laki-laki/mahasiswa) jatuh lumpuh karena kakinya semakin mengecil, penyebabnya karena tidak ada lagi asupan-asupan sampai akhirnya dia lumpuh tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi saya waktu itu walaupun badan saya semakin mengecil dan kurus tetapi masih ada kekuatan karena sebelum masuk sekolah Alkitab saya bekerja sehingga banyak asupan-asupan yang masuk di dalam tubuh atau raga saya ini. Ini hanyalah gambaran bila tidak mendapat asupan-asupan pada saat terjadi kelaparan lumpuh tidak bisa berbuat apa-apa.

Jalan keluar supaya tidak binasa oleh karena tujuh tahun kelaparan tersebut.
Kejadian 41:33-36
(41:33) Oleh sebab itu, baiklah tuanku Firaun mencari seorang yang berakal budi dan bijaksana, dan mengangkatnya menjadi kuasa atas tanah Mesir.
(41:34) Baiklah juga tuanku Firaun berbuat begini, yakni menempatkan penilik-penilik atas negeri ini dan dalam ketujuh tahun kelimpahan itu memungut seperlima dari hasil tanah Mesir.
(41:35) Mereka harus mengumpulkan segala bahan makanan dalam tahun-tahun baik yang akan datang ini dan, di bawah kuasa tuanku Firaun, menimbun gandum di kota-kota sebagai bahan makanan, serta menyimpannya.
(41:36) Demikianlah segala bahan makanan itu menjadi persediaan untuk negeri ini dalam ketujuh tahun kelaparan yang akan terjadi di tanah Mesir, supaya negeri ini jangan binasa karena kelaparan itu."

Yusuf memberi pandangan/memberi masukan lewat suatu pengertian kepada Firaun supaya manusia jangan binasa oleh karena kelaparan yang akan terjadi.
Malam ini lewat berita firman Tuhan, firman penggembalaan Ibadah Kaum Muda Remaja tentang study Yusuf memberi suatu pengertian bagi kita semua sehingga dengan demikian kita mengerti tentang rencana Allah dalam hidup kita pribadi lepas pribadi dan atas dunia ini dari timur sampai ke barat, utara dan selatan.

Pandangan dan pengertian Yusuf kepada Firaun ialah:
a.     Mengangkat seorang yang BERAKAL BUDI DAN BIJAKSANA, menjadi kuasa atas tanah Mesir.
b.     Menempatkan PENILIK-PENILIK atas seluruh tanah Mesir.
Pada minggu-minggu yang lalu, saya sudah menyampaikan tentang mengangkat seorang yang berakal budi dan bijaksana.

Tentang: MENEMPATKAN PENILIK-PENILIK ATAS SELURUH TANAH MESIR.
1 Timotius 3:1-4
(3:1) Benarlah perkataan ini: "Orang yang menghendaki jabatan penilik jemaat menginginkan pekerjaan yang indah."
(3:2) Karena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat, suami dari satu isteri, dapat menahan diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang,
(3:3) bukan peminum, bukan pemarah melainkan peramah, pendamai, bukan hamba uang,
(3:4) seorang kepala keluarga yang baik, disegani dan dihormati oleh anak-anaknya.

Syarat penilik jemaat:
1.     Tak bercacat (jasmani rohani).
2.     Suami dari satu isteri (isterinya tidak boleh dua).
Jadi hamba Tuhan isterinya tidak boleh dua, kalau lihat hamba Tuhan isterinya ada dua tidak layak menjadi penilik jemaat.
3.     Dapat menahan diri (penguasaan diri).
4.     Bijaksana -> bintang-bintang yang bercahaya di langit untuk menuntun banyak orang kepada kebenaran.
5.     Sopan, berarti memilik etika dan tata krama memiliki aturan-aturan hidup tidak urakan.
6.     Suka memberi tumpangan.
7.     Cakap mengajar orang (sidang jemaat).
8.     Bukan peminum (tidak hidup dalam hawa nafsu daging).
9.     Bukan pemarah, tetapi peramah.
10.   Pendamai, suka berdamai tidak mudah tersinggung, tidak mengingat kesalahan orang, tidak ada benci, membawa damai dimanapun berada.
11.   Bukan hamba uang, melayani bukan untuk cari uang.
Jika seorang hamba Tuhan setia untuk memberi makan minum kawanan domba, itu kebanggan sidang jemaat terhadap gembalanya. Kalau saudara bangga dengan gembala seperti itu buktikanlah, karena kesejahteraan gembala adalah kesejahteraan jemaat.
12.   Seorang kepala keluarga yang baik, berarti bebas dari KDRT.
13.   Disegani oleh anak-anaknya.
14.   Dihormati oleh anak-anaknya.
Itulah penilik jemaat, itu yang dimaksud oleh Yusuf kepada Firaun dan penilik-penilik harus ditempatkan di kota-kota.
Saat ini kita ada di kota Allah, kota Yerusalem baru pusat kerajaan damai sejahtera tempat kita beribadah dan melayani, di kota ini Tuhan tempatkan seorang penilik. Doakan menjadi penilik sesuai suratan tahbisan 1 Timotius.

1 Timotius 3:5
(3:5) Jikalau seorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Allah?

Jikalau seseorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimana ia dapat mengurus jemaat. Ayat ini sudah jelas menegaskan bahwa YANG MENJADI SEORANG PENILIK ITU IALAH SEORANG LAKI-LAKI BUKAN PEREMPUAN.
Jadi gereja-gereja harus mengerti siapa yang menjadi penilik di dalam rumah Tuhan, siapa yang menjadi penilik jemaat, siapa yang menjadi gembala sidang tidak lain tidak bukan seorang kepala keluarga berarti laki-laki. Hari-hari ini banyak gereja salah mengartikan tentang seorang gembala. Banyak orang mencari alasan, dan mengatakan bahwa Tuhan juga memakai wanita, bukan hanya laki-laki. Alasan itu benar tidak salah, tetapi untuk menjadi penilik jemaat harus seorang kepala rumah tangga.

1 Timotius 3:6-7
(3:6) Janganlah ia seorang yang baru bertobat, agar jangan ia menjadi sombong dan kena hukuman Iblis.
(3:7) Hendaklah ia juga mempunyai nama baik di luar jemaat, agar jangan ia digugat orang dan jatuh ke dalam jerat Iblis.

Kemudian syarat untuk menjadi penilik jemaat:
-       Jangan baru bertobat.
Tujuannya; supaya layak menjadi kesaksian.
Baru bertobat, berarti belum banyak pengalaman untuk menjadi kesaksian.
-       Mempunyai nama baik di luar jemaat.
Tujuannya:
-       Supaya dia jangan di ganggu gugat oleh orang lain.
-       Supaya jangan jatuh ke dalam jerat iblis, yaitu kebebasan dunia.
Seorang penilik jemaat tidak boleh menginginkan kebebasan dunia, tidak boleh melepaskan diri dari tawanan roh hanya untuk menginginkan kebebasan dunia sebab itu adalah jerat iblis.
Sidang jemaat juga terlebih imam-imam jangan berusaha melepaskan diri dari tawanan roh hanya karena menginginkan kebebasan dunia sana, itu jerat setan.
Itulah sekilas tentang penilik, itulah yang diinginkan oleh Yusuf kepada Firaun supaya ditempatkan di kota-kota di seluruh tanah Mesir.

Kejadian 41:34-35
(41:34) Baiklah juga tuanku Firaun berbuat begini, yakni menempatkan penilik-penilik atas negeri ini dan dalam ketujuh tahun kelimpahan itu memungut seperlima dari hasil tanah Mesir.
(41:35) Mereka harus mengumpulkan segala bahan makanan dalam tahun-tahun baik yang akan datang ini dan, di bawah kuasa tuanku Firaun, menimbun gandum di kota-kota sebagai bahan makanan, serta menyimpannya.

Pekerjaan dari seorang penilik: “mengumpulkan seperlima dari hasil tanah Mesir selama tujuh tahun kelimpahan berlangsung.”
Persamaan dari SEPERLIMA = 2  (  = 2 ).

Kita lebih rinci melihat seperlima.
Keluaran 16:22, 36
(16:22) Dan pada hari yang keenam mereka memungut roti itu dua kali lipat banyaknya, dua gomer untuk tiap-tiap orang; dan datanglah semua pemimpin jemaah memberitahukannya kepada Musa.
(16:36) Adapun segomer ialah sepersepuluh efa.

Pada hari keenam bangsa Israel mengumpulkan roti/manna dua kali lipat banyaknya, yaitu dua gomer untuk tiap-tiap orang.
Adapun dua gomer = serperlima = dua kali sepersepuluh. Sebab segomer adalah sepersepuluh efa, berarti dua gomer = dua kali sepersepuluh efa = seperlima.
Sedangkan hari keenam itu berbicara tentang hari terakhir. Ada tujuh hari dalam satu minggu/sabat, jadi hari keenam itu berbicara tentang hari terakhir. Berarti di hari-hari terakhir ini kita harus mengumpulkan firman Allah dua kali lipat banyaknya.
Apa tandanya kalau seseorang mengumpulkan firman Tuhan dua kali lipat banyaknya? Tandanya adalah berkorban dua kali lipat, sikap yang baik saat mendengar firman Tuhan dua kali lipat, mengasihi Tuhan juga dua kali lipat, dalam segala perkara dua kali lipat, itu tanda seorang mengumpalkan dua gomer untuk tiap-tiap orang.
Jadi mengasihi Tuhan lebih dari waktu-waktu yang lalu, merendahkan diri juga dua kali lipat berarti lebih dari waktu-waktu yang lalu, itu tanda kalau seseorang sudah mengumpulkan firman Tuhan dua kali lipat.
Saya berharap kita mengerti, kita semakin dewasa karena memberi diri didewasakan oleh firman Tuhan. Karena di hari-hari terakhir ini mau tidak mau memang kita harus mengumpulkan firman Tuhan dua kali lipat banyaknya, tidak boleh acuh tak acuh terhadap firman Tuhan.

Keluaran 16:23-27
(16:23) Lalu berkatalah Musa kepada mereka: "Inilah yang dimaksudkan TUHAN: Besok adalah hari perhentian penuh, sabat yang kudus bagi TUHAN; maka roti yang perlu kamu bakar, bakarlah, dan apa yang perlu kamu masak, masaklah; dan segala kelebihannya biarkanlah di tempatnya untuk disimpan sampai pagi."
(16:24) Mereka membiarkannya di tempatnya sampai keesokan harinya, seperti yang diperintahkan Musa; lalu tidaklah berbau busuk dan tidak ada ulat di dalamnya.
(16:25) Selanjutnya kata Musa: "Makanlah itu pada hari ini, sebab hari ini adalah sabat untuk TUHAN, pada hari ini tidaklah kamu mendapatnya di padang.
(16:26) Enam hari lamanya kamu memungutnya, tetapi pada hari yang ketujuh ada sabat; maka roti itu tidak ada pada hari itu."
(16:27) Tetapi ketika pada hari ketujuh ada dari bangsa itu yang keluar memungutnya, tidaklah mereka mendapatnya.

Tuhan berikan enam hari lamanya untuk mengumpulkan manna, hari pertama sampai hari kelima satu gomer untuk tiap-tiap orang tetapi pada hari keenam (hari terakhir) mengumpulkan dua gomer untuk tiap-tiap orang yaitu; untuk dua hari (hari keenam dan hari ketujuh) sebab hari ketujuh tidak ada lagi manna atau roti.

Keluaran 16:27
(16:27) Tetapi ketika pada hari ketujuh ada dari bangsa itu yang keluar memungutnya, tidaklah mereka mendapatnya.

Hari ketujuh adalah hari perhentian disitu tidak tersedia lagi manna, kesempatan untuk mengumpulkan manna dimulai dari hari pertama sampai hari keenam. Hari pertama sampai hari kelima segomer untuk tiap-tiap orang, tetapi untuk hari keenam (hari terakhir) harus mengumpulkan manna dua kali lipat (untuk hari keenan dan hari ketujuh) sebab hari ketujuh tidak ada lagi manna.
Jangan keras hati, jangan sombong, jangan acuh tak acuh, jangan membenarkan diri untuk melepaskan diri dari kandang penggembalaan sebab itu adalah kesempatan bagi kita untuk mengumpulkan manna, sebab ini adalah hari-hari terakhir untuk mengumpulkannya dua kali lipat tiap-tiap orang.
Jangan celakakan dirimu dengan keinginan dagingmu, tapi perhatikanlah firman Tuhan dengan sungguh-sungguh.
Tapi  ada saja yang keras hati dari antara bangsa Israel, mereka masih keluar pada hari ketujuh untuk mencari manna, tetapi mereka tidak mendapatkannya.

Keluaran 16:28
(16:28) Sebab itu TUHAN berfirman kepada Musa: "Berapa lama lagi kamu menolak mengikuti segala perintah-Ku dan hukum-Ku?

Mencari manna pada hari ketujuh artinya; tidak mengikuti perintah Tuhan, tidak dengar-dengaran, kesempatan disia-siakan.

Keluaran 16:29-30
(16:29) Perhatikanlah, TUHAN telah memberikan sabat itu kepadamu; itulah sebabnya pada hari keenam Ia memberikan kepadamu roti untuk dua hari. Tinggallah kamu di tempatmu masing-masing, seorang pun tidak boleh keluar dari tempatnya pada hari ketujuh itu."
(16:30) Lalu beristirahatlah bangsa itu pada hari ketujuh.

Tuhan memberikan sabat itu kepada bangsa Israel, sehingga demi hari sabat kita mengumpulkan manna dua kali lipat di hari-hari terakhir ini, dan firman itu sendiri yang akan menghantar kita sampai pada hari perhentian bukan karena gagah hebat manusia, bukan karena kecakapan, kemampuan, bukan karena kepintaran manusia, tapi manna itu yang menjaga bangsa Israel sampai tiba di tapal batas Kanaan.
Demikian juga firman yang kita kumpulkan ini yang akan membawa kita masuk dalam kerajaan sorga, jadi jangan sampai diantara kita merasa sudah mengerti firman Tuhan, jangan ada diantara kita merasa bosan dan muak terhadap firman Tuhan. Tetapi biarlah kita mengumpulkannya, perhatikan firman Tuhan, lakukan dengan sungguh-sungguh. Kita mengumpulkan dua kali lipat, dua gomer, atau seperlima karena Tuhan menyediakan hari ketujuh.
Tujuan kita mendengar firman Tuhan tidak lain tidak bukan adalah untuk masuk ke dalam kerajaan sorga. Sebab itu pada hari keenam Tuhan berikan dua kali lipat (dua gomer) seperlima untuk keperluan hari keenam dan hari ketujuh. Sedangkan hari ketujuh adalah hari sabat hari perhentian bagi Tuhan Allah.

Pandangan Yusuf kepada Firaun bukan hanya mengangkat seorang yang bijaksana tetapi juga menempatkan penilik-penilik di di tiap-tiap kota.
Pekerjaan dari penilik untuk mengumpulkan seperlima dari bahan makanan itu sebagai persediaan untuk menghadapi tujuh tahun kelaparan yang dahsyat, itulah tugas dari penilik, itulah tanggung jawab seorang penilik mengumpulkan seperlima. Dan kalau kita diajar tentang sepertima jangan mengeraskan hati.
Lihat teruna-teruna, anak-anak dara, kerohanian yang belum dewasa saat terjadi kelaparan mereka rebah dan lesu tidak dapat bertahan sampai kepada kesudahannya.
Kesempatan emas dicampur diamond (berlian) dicampur dengan harta yang luar biasa jangan disia-siakan.
Saya berdoa di hari keenam (di hari-hari terakhir ini) kita berjuang terus mengumpulkan dua gomer untuk tiap-tiap orang, mengumpulkan dua kali lipat, mengumpulkan seperlima untuk keperluan hari ketujuh kita selamat, lepas dari kebinasaan. Tuhan memberkati kita. Amin.


TUHAN YESUS KRISTUS KEPALA GEREJA, MEMPELAI PRIA SORGA MEMBERKATI

Pemberita firman:
Gembala Sidang; Pdt. Daniel U. Sitohang



No comments:

Post a Comment